Jumat, 18 September 2020

Penumpang Meningkat, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api di Bulan Agustus

Populer

Mulai Besok, Pemkab Cirebon Berlakukan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Cirebon,- Mulai tanggal 15 sampai 19 September 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon akan menerapkan sanksi bagi masyarakat yang melanggar...

Kopi Gincu Hadir Dengan Konsep Alam di Perkebunan Mangga

Cirebon,- Perkebunan mangga gedong gincu yang ada di Desa Sedong Lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon disulap menjadi Kedai Kopi...

5PM Coffee Hadirkan Konsep Rooftop Dengan View Gunung Ciremai

Cirebon,- Jumlah coffee shop semakin hari semakin meningkat di penjuru kota di Indonesia. Mereka tak hanya menyuguhkan kopi sebagai...

Pemkot Cirebon Gencar Razia Masker, Akhir September Perda Masker Disahkan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus melakukan pendisiplinan masyarakat dalam penggunaan masker di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).Walikota Cirebon,...

49 Kasus Baru Positif Covid-19, Ada yang Isolasi Mandiri dan Ada yang Dirawat

Cirebon,- Kasus Terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 49 orang.Sehingga, total kasus konfirmasi positif Covid-19 sampai dengan...

Cirebon,- Adanya peningkatan jumlah penumpang pada bulan Juli sebanyak 240 persen, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon kembali menambah perjalanan kereta api secara bertahap.

Setelah sebelumnya dihentikan sementara operasionalnya, pada bulan Agustus ini PT KAI kembali mengoperasikan 6 kereta api jarak jauh pada akhir pekan dan tanggal tertentu.

6 Kereta Api Jarak Jauh tersebut adalah KA Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi pp), KA Harina (Bandung – Surabaya Pasar Turi pp), Senja Utama Solo (Solo Balapan – Pasar Senen), Mataram (Pasar Senen – Solo Balapan), Matarmaja (Pasar Senen – Malang pp), dan Sawunggalih (Pasar Senen – Kutoarjo pp).

Loading...
BACA YUK:  Daop 3 Cirebon Catat 40 Kali Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Sepanjang 2020

Dengan demikian, sampai dengan 3 Agustus 2020, terdapat 26 KA penumpang atau sudah 19 persen dari total 134 KA penumpang reguler yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon

“Kereta api tersebut kami jalankan kembali setelah melihat minat masyarakat yang terus tumbuh untuk menggunakan transportasi kereta api,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, Rabu (5/8/2020).

Meski terjadi peningkatan perjalanan kereta api, lanjut Luqman, KAI tetap berkomitmen menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan menggunakan kereta api dengan aman, selamat, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan.

Pelanggan yang naik kereta api diharuskan memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak napas), serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang.

Khusus untuk pelanggan KA Jarak Jauh diminta untuk menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test, mengenakan face shield selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan.

BACA YUK:  4 Kode Atau Isyarat Dasar Saat Touring Menggunakan Sepeda Motor

Bagi pelanggan dewasa, face shield akan disediakan KAI. Sedangkan pelanggan dengan usia dibawah 3 tahun (infant) agar membawa face shield pribadi. Serta mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

“Bagi masyarakat yang akan melakukan rapid test di stasiun dihimbau melakukan satu hari sebelum perjalanan, dan datang di stasiun mininal 30 menit sebelum jam keberangkatan,” pesan Luqman.

Bagi yang ingin menggunakan transportasi kereta api, kata Luqman, tiket dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan secara online melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, dan mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Sedangkan loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.

“Penambahan kereta api di bulan Agustus ini kami harap dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tutup Luqman. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Hari Keempat, 150 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Petugas Gabungan di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Sebanyak 150 orang terjaring operasi yustisi protokol kesehatan yang digelar oleh petugas gabungan dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten...

Berikan Kenyamanan Pelanggan, Warung Kopi Manis Perluas Bangunan

Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang terletak di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon dengan konsep jadul ini tak henti-hentinya terus...

6.194 KPM PKH di Kabupaten Cirebon Mengundurkan Diri

Cirebon,- Sebanyak 6.194 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Cirebon mengundurkan diri dari kepersertaan bansos PKH selama tahun 2020.Banyaknya penerima...

120.000 KPM PKH Kabupaten Cirebon Segera Terima Bansos Beras

Cirebon,- Kementerian Sosial sudah mulai mendistribusikan Bantuan Sosial Beras (BSB) di beberapa wilayah Indonesia. Salah satunya adalah Kabupaten Cirebon,Jawa Barat.Sebanyak 120.000 KPM (Keluarga Penerima...

More Articles Like This