Kelompok Makanan Jadi Berikan Andil Terbesar Inflasi di Kota Cirebon

0
16

Solo,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon merilisi hasil inflasi Kota Cirebon pada bulan Juni 2019 sebesar 0,15 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 131,30.

1. Alami Inflasi

Aston Hotel

Joni Kasmuri, Kepala BPS Kota Cirebon saat mengisi materi Capacity Building Bank Indonesia Cirebon bersama media mengatakan bahwa yang mendorong inflasi pada bulan Juni 2019 lalu adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau.

“Tentunya perlu kita apresiasi kepada TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Kota Cirebon yang telah berusaha selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri melakukan operasi pasar murah,” ujarnya kepada About Cirebon usai mengisi materi Capacity Building yang berlangsung di The Royal Heritage  Solo, Kamis (4/7/2019).

“Dan operasi pasar murah tersebut ternyata efektif dalam menekan laju inflasi Kota Cirebon,” imbuhnya.

2. Kelompok yang Memberikan Andil Inflasi Terbesar

Dari tujuh kelompok pengeluaran, kata Joni, ada enam kelompok pengeluaran mengalami inflasi dan satu kelompok mengalami deflasi.

“Yang mengalami deflasi adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,31 persen,” terangnya.

Sedangkan, lanjut Joni, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau, memberikan andil inflasi terbesar pada bulan Juni 2019 sebesar 0,50 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar memberikan andil  inflasi sebesar 0,04 persen, kelompok sandang mengalami inflasi 0,58 persen, kelompok kesehatan mengalami inflasi sebesar 0,19 persen.

“Kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga mengalami inflasi sebesar 0,12 persen. Sementara, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami inflasi sebesar 0,28 persen,” jelasnya.

3. Perbandingan Indeks Harga Konsumen

Tingkat inflasi tahun kalender Juni 2019 dan tingkat inflasi tahun ke tahun Juni 2019 terhadap Juni 2018 masing-masing sebesar 1,02 persen dan 1,71 persen. Sedangkan pada periode yang sama, Juni 2018 terjadi inflasi sebesar 0,69 persen.

“Tingkat inflasi tahun kalender Juni 2018 dan tingkat inflasi tahun ke tahun Juni 2018 terhadap Juni 2017, masing-masing sebesar sebesar 2,10 persen dan 3,45 persen,” bebernya.

4. Perbandingan Antar Kota IHK di Jawa

Dari dua puluh enam kota IHK di Pulau Jawa, tercatat 24 kota Indek Harga Konsumen mengalami inflasi dan 2 kota IHK mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Depok sebesar 1,11 persen. Sementara inflasi terendah terjadi di Kota Kediri sebesar 0,08 persen. Deflasi terjadi di Kota Jember dan Malang,” terangnya.

Sedangkan, kata Joni, Dari 7 kota pantauan IHK di Provinsi Jawa Barat sendiri, tercatat semua mengalami inflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Depok sebesar 1,11 persen dan terendah terjadi di Kota Bandung 0,10 persen,” ungkapnya.

“Kalau Provinsi Jawa Barat mengalami inflasi 0,48 persen dan Nasional mengalami inflasi 0,55 persen,” tandasnya. (AC212)