Menunggu Kehadiran Pemkot dan Pemkab Cirebon di Dunia Social Media

0
521

Komunikasi antar pemimpin daerah dan warganya selama ini banyak dilakukan dengan menggunakan face to face. Bahkan warga masih banyak yang bingung bagaimana untuk menyalurkan aspirasi ataupun melaporkan situasi keadaan di sekitarnya seperti kondisi jalan dan lain sebagainya kepada para pemangku jabatan.

Dunia ini semakin canggih, bahkan warga sudah banyak memiliki HP atau gadget baik yang jadul maupun sudah berinternet. Lewat social media, sebenarnya mempermudah komunikasi antar Walikota/Bupati dengan SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) bahkan dengan warganya.

Aston Hotel

Twitter, sebagai salah satu sosial media yang sangat digandrungi warga Cirebon bisa dijadikan komunikasi yang efektif antar pejabat dan warganya. Bahkan, lewat twitter segala aspek tentang kondisi daerah bisa terungkap dan bagi Walikota/Bupati maka mereka bisa segera memfollow up apa yang dikeluhkan warganya.

Salah satu pemerintah daerah yang berhasil menjadikan twitter sebagai salah komunikasi yang efektif adalah Kota Bandung. Walikota Bandung, Ridwan Kamil melalui akun @RidwanKamil mampu menginstruksikan kepada semua SKPD sampai ke tingkat kelurahan untuk membuat akun twitter. Hal ini juga bisa sebagai sarana yang efektif dan efisien bagi warga dan pemerintah daerah untuk berkomunikasi. Contoh, warga melaporkan jalan yang rusak kepada Walikota/Bupati via twitter cukup dengan mention, maka Walikota/BupatiĀ  cukup meretweet atau mention ke akun SKPD yang bersangkutan sehingga dinas terkait bisa langsung menindaklanutinya.

Semoga, Walikota Cirebon dan Bupati Cirebon bisa memanfaatkan social media berupa twitter sebagai salah satu komunikasi dengan warga yang efektif, efisien dan cepat. Warga dunia twitter di Cirebon menunggu kehadiran Walikota dan Bupati Cirebon di social media.

Penulis : Agus Gineer, Founder About Cirebon dan Pemulung Informasi di Dunia Maya