Rabu, 19 Januari 2022

Maskot PON XIX Dilepas di Hutan

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Polresta Cirebon Berkomitmen Menindak Tegas Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat

Cirebon,- Seluruh jajaran Polresta Cirebon berkomitmen keras untuk pemberantasan geng motor di wilayah Kabupaten Cirebon. Hal ini dilakukan untuk...

TPID Kota Cirebon Akan Gelar Pasar Murah Pekan 18 – 20 Januari 2022

Cirebon,- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon akan menggelar operasi pasar murah. Rencananya, operasi pasar murah akan berlangsung...

Bandung, 7 September 2016,- Sepasang maskot PON XIX & Peparnas XV 2016 Jawa Barat Lala dan Lili, atau sepasang primata khas Jabar bernama latin Presbytis Comata, dilepas langsung Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Cagar Alam Patenggang, Kabupaten Bandung, Rabu (07/09/2016).

Gubernur yang akrab disapa Aher ini mengaku dipilihnya Surili, sebagai maskot PON XIX dan PEPARNAS XV 2016 Jawa Barat itu sendiri, atas dasar kebersahajaan, kelincahan, kehangatan, dan kelucuan lengkingannya mewakili sebagian sifat dan kemampuan para atlet.

BACA YUK:  Bea Cukai Cirebon Musnahkan Ratusan " Alat Mainan "

“Surili itu adalah jenis primata endemik asli Jawa Barat, dan kemudian ada di ambang kepunahan. Di hutan ini (Patenggang) jumlahnya tinggal 40 ekor kurang lebih. Ditambah dua sekarang. Mudah-mudahan dua ini berkembang biak lebih banyak lagi,” ujar Aher usai melepas Lili Lala (sepasang surili) di Kawasan Cagar Alam Situ Patenggang kepada aboutcirebon.

Loading...

Pemilihan Maskot PON XIX sendiri, dilakukan melalui sayembara sejak tanggal 1 Januari 2014, dilakukan secara terbuka ke seluruh Provinsi di Indonesia dan diumumkan di media massa.

Hal tersebut memiliki tujuan untuk mendapatkan logo dan maskot terbaik dari yang terbaik, serta untuk membangun rasa kebersamaan dengan daerah lainnya.

Persyaratan desain Maskot PON diantaranya; relevansi maskot dengan visi, misi dan semangat PON Jabar, originalitas, estetika, kreativitas, serta desain karya yang diajukan.

“Selama tiga bulan, desain yang terdaftar mencapai 500 desain, pada bulan Maret 2014, Dewan Juri telah menetapkan Surili sebagai Maskot PON terpilih,” ucap Aher. (AC250)

BACA YUK:  Vaksinasi COVID-19 Usia 6 -11 Tahun 28 - 29 Desember di Grage City Mall, Targetkan 2.000 Dosis
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Forum Pengada Layanan Apresiasi Atas Diresmikan RUU TPKS

Cirebon,- DPR RI resmi menetapkan Rancangan Undang-undang (RUU) TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) yang menjadi inisiator DPR. Dengan diresmikan...

Satu Warga Ber-KTP Kota Cirebon Positif Omicron, Isolasi di Wisma Atlet Jakarta

Cirebon,- Satu warga Kota Cirebon dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron. Namun, saat ini tengah menjalani isolasi di Wisma Atlet di Jakarta. Wali Kota Cirebon, Drs....

Dua Hari ke Depan Vaksinasi Anak di Kota Cirebon Tercapai

Cirebon,- Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Bariza Sulfi meninjau langsung vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Cirebon. Kegiatan vaksinasi dengan tema vaksinasi merdeka...

Pemkot Cirebon Targetkan Vaksin Anak Selesai Sebelum Akhir Januari 2022

Cirebon,- Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon meminta rumah sakit untuk melakukan kesiapsiagaan. Vaksinasi Covid-19 juga terus digenjot khususnya untuk anak...

More Articles Like This