Kamis, 28 Oktober 2021

Mahasiswa di Cirebon Gelar Aksi Tolak Omnibus Law

Populer

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Arstone Gallery Cirebon Tawarkan Produk Marmer, Granit, Travertine, dan Onyx

Cirebon,- Arstone Gallery yang berlokasi di Jalan Pagongan No. 15 A (Samping Lengko Barno), Kota Cirebon menghadirkan pengalaman belanja...

Cirebon,- Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Cirebon Raya melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU Omnibus Law di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (16/7/2020).

Namun, belum sempat berorasi di depan gedung DPRD Kota Cirebon, puluhan mahasiswa dihadang aparat kepolisian. Alasannya, puluhan mahasiswa tersebut belum memberikan surat pemberitahuan sesuai dengan UU Nomor 9 Tahun 1998.

Setelah dilakukan negosiasi, para mahasiswa tersebut langsung membubarkan diri secara tertib. Rencananya, aksi unjuk rasa akan dilakukan kembali dengan lebih banyak lagi.

Loading...

Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Cirebon Raya, Galih Melana mengatakan aksi ini merupakan aksi protes, karena rencananya hari ini akan disahkannya produk Undang-undang Omnibus Law.

BACA YUK:  Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

“RUU Omnibus Law ini merangkum dari semua aspek hukum menjadi satu. Nah ini jelas, undang-undang yang cacat hukum menurut kita,” ujar Galih kepada awak media.

Menurut Galih, bila sampai RUU Omnibus Law ini sampai disahkan, banyak aspek yang dirugikan, seperti aspek buruh, masyarakat, aspek petani dan aspek nelayan.

“Ini membahayakan, karena ada sesuatu yang dirampas seperti ruang hidup. Kenapa ruang hidup itu dirampas, seperti contohnya Amdal (Analisis Dampak Lingkungan), izin mendirikan bangunan (IMB),” terangnya.

“IMB itu dicabut dan Amdal tidak diperhatikan, ini memperlonggar ruang investasi. Disamping itu, perekonomian masuk ke Indonesia, akan tetapi ada ketimpangan disitu, makanya kita menolak Omnibus Law,” tambahnya.

Galih menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan aksi kembali sampai tuntutan terpenuhi dan mendesak DPRD Kota Cirebon menyatakan sikap untuk ikut menolak Omnibus Law.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Cirebon Kota, Kompol Indarto menjelaskan terkait pembubaran aksi tersebut karena sesuai dengan Undang-undang tata cara penyampaian pendapatnya kurang pas, karena tidak sesuai dengan aturan ketentuan.

BACA YUK:  Kesultanan Kanoman Gelar Tradisi Tawurji dan Ngapem

“Tata cara aksi tersebut tidak sesuai dengan aturan ketentuan, karena dalam ketentuannya 3×24 jam minimal menyampaikan kepada aparat kepolisian,” ujarnya.

Menurut Indarto, aksi yang dilakukan hari ini, mereka menyampaikan baru kemarin sore bahwa akan melakukan aksi.

Untuk itu, tambahnya, sebagai penanggung jawab keamanan dan menjaga Kamtibmas yang kondusif tidak terjadi gangguan Kamtibmas, pihaknya mengimbau untuk membubarkan diri untuk tidak melakukan aksi.

“Walaupun awalnya ingin tetap melanjutkan aksi, Alhamdulillah dari mereka menyadari dan bisa menerima setelah dilakukan negosiasi,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Fun Tour de Bali dengan Bersepeda

Cirebon,- Enam orang penggemar sepeda melakukan perjalanan dengan bersepeda melalui kegiatan Fun Tour de Bali, Jakarta – Bandung –...

Lantik Tujuh Kepala Sekolah, Walikota Cirebon Pesan Lakukan Manajemen Pendidikan

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis melantik tujuh Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon. Pelantikan berlangsung di Ruang Adipura,...

Peringati Maulid Nabi, Masjid Al-Maksudhi Hadirkan Gus Miftah

Cirebon,- Masjid Al-Maksudhi yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon menggelar pengajian, Selasa (26/10/2021) malam. Kegiatan ini berkolaborasi...

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel Swissbell Hotel Kota Cirebon, Selasa...

More Articles Like This