Rabu, 30 September 2020

KPU Kota Cirebon Belum Memutuskan Pemungutan Suara Ulang

Populer

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kembali mengunjungi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi mandiri, Jumat...

Ini yang Dilakukan Ponpes Husnul Khotimah Menyusul 46 Santri Positif Covid-19

Kuningan,- Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah yang berada di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan ditutup sementara mulai hari...

Cirebon,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon belum memutuskan rekomendasi Panwascam untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 24 TPS dari empat kecamatan di Kota Cirebon.

Empat kecamatan yang direkomendasikan oleh Panwascam untuk PSU yaitu Kecamatan Kejaksan sebanyak 18 TPS, Lemahwungkuk 2 TPS, Kecamatan Pekalipan 1 TPS, dan Kecamatan Kesambi 3 TPS.

Sampai saat ini, KPU Kota Cirebon masih akan menindaklanjuti surat rekomendasi dari Panwas Kecamatan yang berasal dari empat kecamatan tersebut.

Loading...

Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani mengatakan kami mengundang empat Panwas Kecamatan untuk mengklarifikasi surat yang disampaikan. Karena, dalam suratnya tersebut ada beberapa hal yang harus diperjelas agar tidak salah ditindaklanjuti.

“Namun, sampai pukul 16.00 WIB, Panwas belum ada satupun yang hadir. Jadi, kita belum juga memutuskan pleno,” ujarnya kepada awak media di Kantor KPU Kota Cirebon, Jalan Palang Merah, Sabtu (30/6/2018).

BACA YUK:  Kabupaten Cirebon Pertama Terapkan Pengobatan Terapi Plasma di Ciayumajakuning

Menurutnya, KPU bisa memutuskan Rapat Pleno setelah bisa memastikan dari Panwas, bahwa surat rekomendasi tersebut sesuai dengan yang mereka maksud.

Dalam surat rekomendasi tersebut, lanjut Emirzal, KPU diminta untuk melaksanakan PSU. Tapi, PSU yang dimaksud apa dulu, apakah PSU keseluruhan pemilihan Gubernur dan Wali Kota atau hanya Wali Kota atau Gubernur.

“Karena belum ada kejelasan di surat rekomendasi panwas, dan kami ingin memastikan lagi benar tidak surat yang dikirimkan Panwas ke KPU itu benar. Karena dari satu lampirannya ada berita acara tanpa diberi cap,” bebernya.

Ada juga, kata Emirzal, yang dasar hukumnya bertabrakan. Kemudian, ada salah satu panwas yang hari ini kita tahu logo Panwas sudah berubah, tapi dari empat surat tersebut masih ada yang menggunakan logo berbeda.

“Jadi kami harus kroscek semuanya ini, kalau nanti kita salah menindaklanjuti lagi malah menimbulkan persoalan yang baru,” katanya.

BACA YUK:  Forkopimda Kabupaten Cirebon Bagikan 2,5 Juta Masker Hingga ke Pelosok Desa

KPU Kota Cirebon masih berkoordinasi dengan KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi, termasuk dengan Panwas Kota Cirebon. Pihaknya juga ingin langsung mengetahui dari Panwas Kecamatan yang sudah mengeluarkan rekomendasi.

“Kita kan tidak bisa menebak-nebak rekomendasinya kalau tidak jelas,” tegasnya.

“Mudah-mudahan, paling telat sebelum jam 24.00 WIB sudah bisa memutuskan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, sesuai dengan perundang-undangan dalam peraturan KPU, pada saat Panwas memberikan rekomendasi untuk melaksanakan PSU, KPU dapat melaksanakan PSU. Namun, akan dilihat dulu rekomendasinya seperti apa.

Dalam prosesnya, Emirzal mengatakan, rekomendasi tersebut terbit setelah Panwas melakukan penelitian atau pengecekan permasalahan ini benar-benar terjadi kecurangan.

“Sesuai peraturan, maksimal pelaksanaa PSU empat hari sesudah hari H berdasarkan PKPU No. 8 tahun 2018 tentang pemungutan suara,” tandasnya.

Akan tetapi, untuk mengantisipasi terjadinya PSU, KPU Kota Cirebon telah mengintruksikan pencetakan surat suara dan hologram.

Sekedar diketahui, Surat rekomendasi untuk PSU kepada KPU Kota Cirebon atas dasar terindikasi adanya pembukaan kotak suara yang terjadi di 24 titik TPS. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Petugas Gabungan di Kota Cirebon Kembali Gelar Operasi Penegakan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat, Satpol PP Kota Cirebon, Dinas Perhubungan...

Masyarakat Kabupaten Cirebon Dapat Bantuan Zakat Rp 2,7 Milyar

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag, kembali menyalurkan bantuan untuk masyarakat. Bantuan ini merupakan kerja sama Pemkab Cirebon dengan Badan Amil Zakat Nasional...

Bupati Cirebon Minta Bidan Kawal Pencegahan Covid-19 di Tingkat Desa

Cirebon,- Seluruh bidan di Kabupaten Cirebon, diminta ikut terlibat dalam pencegahan penyebaran virus covid 19 di tingkatan desa.Menurut Bupati Cirebon, Drs H Imron salah...

Kembangkan Industri Teknologi, Telkomsel Tech Titans League Siap Digelar

Jakarta,- Telkomsel menghadirkan Tech Titans League, sebuah program terbaru yang bertujuan mengajak para talenta unggul bidang teknologi di Tanah Air untuk mengembangkan pengetahuan serta...

More Articles Like This