Senin, 17 Februari 2020

Kisah Lely Solihati ; Pintar Bagi Waktu untuk Anak Kembar Lima

Populer

Sudah 4 Hari, Anak 4 Tahun Asal Pamengkang Cirebon Masih Koma Akibat Gigitan Ular Berbisa

Cirebon,- Anak perempuan usia 4 tahun asal Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon masih tak sadarkan diri di ruang...

Begini Kronologis Bocah 4 Tahun yang Masih Koma Karena Digigit Ular

Cirebon,- Adila Oktavia bocah 4 tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah, Kecamatan Mundu,...

Mulai 14 Februari 2020, Tiket Mudik Lebaran Sudah Bisa Dipesan

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menjual tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H mulai H-90 sebelum...

Suasana Haru Iringi Pemakaman Adila Bocah 4 Tahun yang Meninggal Akibat Gigitan Ular

Cirebon,- Suasana haru mengiringi pemakaman Adila Oktavia anak perempuan usai empat tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06...

Koma Lima Hari, Bocah 4 Tahun yang Digigit Ular Berbisa Meninggal Dunia

Cirebon,- Anak perempuan Adila Oktavia berusia 4 tahun asal Desa Pamengkan, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah,...

Cirebon, – Masih ingatkah dengan bayi kembar 5 AIUEO? Bagaimana mereka sekarang?

Inilah kisah yang dibagikan oleh ibunda AIUEO, Lely Solihati yang biasa dipanggil Amieh, kepada About Cirebon.

Semenjak kehadiran 5 buah hatinya pada 10 Januari 2016, Amieh Lely bersama sang suami, Habibie Ahmad Akbar, sangat pintar membagi waktu. Bagaimana tidak, kesibukannya sangat double antara mengurus 5 anak kembar AIUEO, sang kakak Shakira yang kini berusia 5 tahun, dan tetap menjalani bisnisnya.

Keluarga Besar AIUEO

Loading...

Bagi kebanyakan orang, mengurus 1 bayi atau anak kembar sangatlah repot. Namun wanita berusia 32 tahun ini semakin mengerti memposisikan dirinya untuk membagi waktu. Apalagi dia juga membantu suaminya di studio foto, juga sebagai pengelola makeup wedding, prawedding, wisuda, dan lainnya.

Dua tahun sudah, AIUEO berusia saat ini. Amieh dan suami terkadang menatap anak-anaknya ketika AIUEO tertidur dan berbincang, “Anak kita sudah besar ya bieh (sapaan untuk suaminya – Abieh)

“Waktu terasa sangat cepat, perasaan baru kemarin lahirin ke-5 anak kembar, dan sekarang sudah besar, tumbuh sehat,” ungkap Amih sambil mata berkaca-kaca.

Ribet bercampur seru dan mengasyikkan. Amieh begitu menikmati setiap fase tumbuh kembang anaknya. AIUEO dididik dengan penuh kasih sayang oleh Amieh dan juga Abieh. Mereka saat ini mempekerjakan 2 orang asisten untuk membantu pekerjaan rumah dan juga mengurusi anak-anak. Sedangkan kakak Shakira sekolah full day di salah satu sekolah di Cirebon.

Usai magrib, adalah momentum berkumpul ke-6 anaknya. Amieh dan Abieh menggunakan waktu tersebut untuk bermain bersama anak-anak sambil belajar. Seperti belajar doa-doa pendek, mengaji, dan lainnya.

“Gak gampang ngajak mereka belajar, karena lagi belajar ada yang tiba-tiba jambak-jambakan, gigit, dan nangis berjamaah kadang-kadang,” kata amieh.

AIUEO juga memiliki guru bahasa Inggris yang datang dan belajar di rumahnya. Pengenalan hewan, buah-buhan dalam bahasa Inggris, menjadi dasar untuk AIUEO. Ini dirasa penting bagi Amieh karena anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan yang begitu cepat atau disebut Golden Age. Untuk itu Amieh juga sangat berhati-hati dalam berbicara, agar anak-anak tidak mengikutinya.

“AIUEO sekarang lagi seneng ngoceh, jadi yang diomongin mereka selalu ikutin,” imbuhnya.

Lucunya, Amieh dan Abieh memberlakukan hukuman kecil-kecilan kepada AIUEO dan juga kakak Shakira. Jika anak-anak nakal semisal menjambak atau memukul, dihukum untuk berdiri di pojokan rumah. Meski hanya beberapa detik atau menit saja, anak-anak menurutinya. Meski kadang hal itu diulang lagi, dihukum lagi, dan sebagainya. Terpenting Amieh dan Abieh menerapkan kedisiplinan kepada anaknya sedini mungkin.

Beruntung, Amieh memiliki sosok Abieh yang mendukung dan mensupportnya. Bahkan Abieh juga ikut serta mengurus anak-anaknya, tanpa lelah, tanpa mengeluh. Sampai akhirnya mereka pintar membagi waktu, sehingga kasih sayang keluarga menjadi prioritas.

Terkadang, Amieh juga mengikuti kegiatan seminar atau workshop parenting. Ini sebagai bekal dan sebagai tempat belajar baginya. Bagaimana belajar memahami karakter anak, belajar mendidik anak, dan belajar memanage diri.

Ditulis oleh Ani Miniyati

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Baso Pentol Jeletot Ambu, Cocok Untuk Para Pecinta Kuliner Pedas

Cirebon,- Bagi para pecinta pedas, tidak ada salahnya coba makanan yang satu ini. Namanya Pentol Jeletot Ambu atau baso...

Sebagai Bentuk Syukur, HUT Sindangkasih FM ke-47 Gelar Bakti Sosial dan Hadirkan Puluhan Artis Pantura Cirebon

Cirebon,- Dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-47, Radio Sindangkasih FM menggelar acara syukuran yang berlangsung di Ramayan Cirebon Square Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu...

D’Classic Barber & Coffee Hadir di Cirebon Dengan Konsep Berbeda

Cirebon,- D’Classic Barber & Coffee yang berlokasi di Jalan Raya Galunggung, No. 171 Perumnas Kota Cirebon hadir dengan konsep yang berbeda. D’Classic Barber & Coffee...

GMC Cirebon Bungkam Tuan Rumah Scorpio Jakarta di Srikandi Cup Seri 2

Jakarta,- Tim basket putri GMC Cirebon memetik kemenangan kedua pada Srikandi Cup seri 2 Jakarta, setelah mereka mengalahkan tuan rumah Scorpio (58-36) di GOR...

Senangnya Puluhan Anak-anak Yatim Saat Diajak Berwisata Edukasi

Cirebon,- Raut muka bahagia terpancar dari puluhan anak-anak yatim saat memasuki Trans Studio Mini Cirebon yang ada di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon,...

More Articles Like This