Inspirasi Dari Purworejo : Patung Spiderman Gendong Anak di Alun-alun Purworejo Penuh Makna

Purworejo,- Viral Patung mirip tokoh superhero Spiderman, Batman, dan Superman bergaya kearifan lokal jadi daya tarik wisatawan di Alun-alun Purworejo, Jawa Tengah.

Mengusung tema pahlawan super (superhero) dengan kearifan lokal, patung tersebut menjadi viral di media sosial.

Sisi selatan Alun-alun Purworejo terdapat Spiderman yang menggendong anaknya sambil membawa mangkok berisi makanan. Dan Batman membawa kendang bekas kaleng biskuit berlogo ‘Tengu’.

Seperti dilansir infopurworejo, sebelah utara, depan pendopo Rumah Dinas Bupati, ada Superman duduk dengan jubah sarung sambil menerbangkan layang-layang. Patung superhero lucu itu menjadi magnet spot foto anak-anak.

BACA YUK:  Wakil Wali Kota Cirebon Sambut Baik Hadirnya Agenda Cirebon

“Ada filosofi dan makna pembuatan patung superhero. Kita boleh mengidolakan superhero dari luar negeri, tapi jangan lupa jati diri budaya lokal kita. Mengapa kami pilih superhero luar negeri karena, anak-anak kecil lebih familiar,” jelas Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan di kantornya, Senin (9/5/2022).

Makna Spiderman menggendong anak dengan kain batik untuk mengingatkan bahwa “momong anak” adalah budaya Indonesia yang pelan-pelan hampir terlupakan.

Saat ini karena kesibukan orang tua, momong menjadi urusan asisten rumah tangga (ART) atau baby sitter.

BACA YUK:  Ramadan Wedding Expo 2022 Grage City Mall, Bisa Bangkitkan Perekonomian

Patung Batman membawa gendang melambangkan bahwa kita memiliki kesenian lokal musik dangdut.

“Logo Tengu di kaleng biskuit itu juga ada maknanya, agar anak-anak sekarang tahu bahwa tengu adalah salah satu hewan berbentuk kecil. Harapannya, orang tua yang datang bisa memberikan penjelasan pada anak-anaknya tentang budaya lokal yang tersirat pada patung-patung superehero itu,” harap Aan.

Sedangkan patung Superman dengan jubah sarung kotak-kotak membawa layang-layang mengingatkan kita asiknya bermain layang-layang saat musim kemarau.

Pada libur Lebaran tahun 2022 ini, alun-alun terbesar di Jawa Tengah itu pun diserbu pengunjung. Nantinya, setiap tahun Dinporapar akan mengganti hiasan alun-alun sesuai dengan tema yang diambil. (INFOPURWOREJO)

BACA YUK:  Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Berikan Edukasi Hukum Bermedia Sosial di SMKN 1 Mundu
(Dilihat: 116 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.