Ini Tujuan Diselenggarakan Talkshow Tips dan Trik Menjadi Ibu Baru

0
45
Talkshow Bincang Ibu yang berlangsung di Gramedia Cipto, Sabtu (16/02/2018)

Cirebon,- Komunitas Prenatal Yoga Cirebon bekerja sama dengan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda menggelar Talkshow Bincang Ibu yang berlangsung di Gramedia Cipto, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Sabtu (16/2/2019).

Talkshow ini mengambil tema perubahan yang terjadi pada ibu baru dari sisi psikologis yang bertajuk “Tips dan Trik Menjadi Ibu Baru”, bersama Herlina S. Dhewantara S.Psi yang merupakan psikolog dari RSIA Cahaya Bunda.

Aston Hotel

1. Tujuan Diselenggarakan Talkshow

Nofita, selaku penggagas komunitas dan pelatih Prenatal Yoga Cirebon mengatakan acara #BincangIbu ini sengaja digagas untuk mendukung para ibu baru agar tidak merasa sendiri, hilang arah serta meningkatkan kesadaran bahwa perubahan emosi ini wajar dialami oleh ibu baru

Selama masa pendampingan dengan ibu-ibu, lanjut Nofita, rata-rata feadbacknya yang merasa perlu dukungan dari orang-orang sekitar, yakni setelah persalinan mengalami kebingungan.

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3
“Tips dan Trik Menjadi Ibu Baru”, bersama Herlina S. Dhewantara S.Psi yang merupakan psikolog dari RSIA Cahaya Bunda

“Contohnya seperti permasalahan ASI tidak keluar, sampai hal yang parah hingga anaknya dipukul dan segala macamnya,” ujarnya kepada About Cirebon.

Yang paling utama dari kegiatan ini, kata Nofita, yaitu agar para suami tahu apa yang dibutuhkan istrinya setelah melahirkan.

“Karena, selama ini kan kalau setelah lahiran biasanya fokusnya ke bayi, sehingga banyak yang lupa kepada ibunya,” kata Nofita.

“Padahal, ibu setelah melahirkan itu perlu banget yang namanya dukungan yang bagus,” imbuhnya.

2. Melakukan Yoga

Lanjut Nofita, perubahan fisik pada ibu hamil dan rasa tidak nyaman yang muncul selama masa kehamilan merupakan hal yang wajar.

“Begitupun dengan perubahan emosi yang terjadi yang dipengaruhi oleh hormon yang muncul selama masa kehamilan,” jelas Nofita.

Menurut Nofita, hal tersebut bisa diminimalisir salah satunya dengan melakukan Yoga, karena beberapa diantara manfaat yoga untuk ibu hamil adalah tidak hanya fokus pada fisik saja tetapi juga menimbulkan perasaan nyaman dan tenang,” jelas ibu empat anak ini.

3. Alami Ketidakstabilan Emosi

Sementara itu, Herlina S. Dhewantara S.Psi, Psikolog Cahaya Bunda menjelaskan bahwa wanita setelah melahirkan mengalami ketidakstabilan emosi misalnya tiba-tiba ibu merasa sedih kemudian senang, kecewa, tidak puas terhadap dirinya, rendah diri, merasa tidak mampu merawat anak, dan sebagainya.

Sebagian mungkin, lanjutnya, karena pengaruh baby blues, tapi nyatanya semua ibu baru akan mengalami gejolak emosi karena salah satunya pengaruh perubahan hormon.

“Informasi ini seharusnya sudah dipahami oleh calon ibu dan suaminya, sebagai pendukung dan pendamping utama istri,” kata Ade sapaan akrab Herlina.

4. Hal yang wajar

Masa kehamilan dan sesudah melahirkan, kata Ade, lazim bagi seorang wanita mengalami perubahan hormon yang mempengaruhi fisik maupun emosinya.

“Hal tersebut disebabkan karena di masa kehamilan produksi hormon progesteron dan estrogen pada wanita mengalami peningkatan dan setelah melahirkan hormon tersebut turun secara drastis sehingga sangat wajar apabila wanita mengalami gejolak emosi pada dirinya,” terang Ade.

5. Komitmen RSIA Cahaya Bunda

Sementara itu, Marketing Manager Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda, Yudi mengatakan sebagai Rumah Sakit Ibu dan Anak, memiliki kepedulian terhadap isu perubahan emosi menjadi ibu baru.

“Untuk itu, kami berkomitmen untuk selalu mendukung serta memfasilitasi kebutuhan para ibu dari persiapan kehamilan hingga setelah ibu melahirkan,” ungkap Yudi.

Lanjut Yudi, salah satu komitmenya adalah berkolaborasi dengan komunitas ibu Prenatal Yoga Cirebon dalam kegiatan #BincangIbu.

“#BincangIbu memang dirancang menjadi wadah bagi para ibu untuk saling bertukar informasi serta berkonsultasi dengan para ahli di bidangnya yang terkait dengan masalah keluarga,” bebernya.

“Kedepannya tidak menutup kemungkinan Prenatal Yoga dapat bekerja sama dengan instansi, komunitas, maupun kelompok organisasi manapun yang sejalan dengan Prenatal Yoga Cirebon,” tutup Yudi. (AC212)