Sabtu, 18 September 2021

Hari Pahlawan, KAI Gratiskan Guru dan Nakes Naik Kereta Api

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, KAI membagikan voucher tiket KA Jarak Jauh secara cuma-cuma kepada guru dan tenaga kesehatan.

Dalam program tersebut, KAI menyediakan 10.000 voucher tiket KA yang bisa digunakan untuk periode keberangkatan 8 hingga 30 November 2020.

“Program Gratis Naik KA ini dihadirkan untuk menghormati dan menghargai guru dan tenaga kesehatan yang merupakan para pahlawan tanpa tanda jasa,” ujar Wisnu Pramudyo Vice President Daop 3 Cirebon, Jumat (6/11/2020).

Loading...

Menurut Wisnu, guru adalah sosok utama di garda terdepan pendidikan nasional, mengingat pendidikan adalah wadah pondasi yang sangat penting pencetak generasi bangsa.

Sedangkan para tenaga kesehatan merupakan para pahlawan kemanusiaan pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Mereka yang berada di garis terdepan tidak hanya mengorbankan waktu, pikiran, dan tenaga, tetapi juga rela mengorbankan risiko kesehatannya demi keselamatan orang lain.

BACA YUK:  Masuk PPKM Level 3, Pemda Kota Cirebon Berikan Kelonggaran Hingga Dimungkinkan Pembelajaran Tatap Muka

“Yang berhak mendapatkan voucher adalah guru TK hingga SMA atau sederajat dan tenaga kesehatan. Program ini tidak berlaku untuk dokter, petugas administratif, dan tata usaha,” terang Wisnu.

“Syarat untuk mendapat voucher bagi guru adalah menyerahkan fotokopi identitas guru seperti Kartu/Surat Keterangan. Adapun untuk tenaga kesehatan, menyerahkan fotokopi Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku,” tambahnya.

Pembagian voucher di wilayah Daop 3 Cirebon pada KA Ranggajati untuk kelas Eksekutif sebanyak 50 voucher dan KA Kaligung untuk kelas Ekonomi sebanyak 1.008 voucher. Penukaran voucher kelas eksekutif dan ekonomi bisa dilakukan di Customer Service Stasiun Cirebon.

Penukaran Voucher tiket KA Ranggajati (Eksekutif) relasi Cirebon-Jember keberangkatan jam 05.35 dibatasi mulai tanggal 7 sedangkan 11 November 2020. untuk keberangkatan tanggal 8,13,14,15,20,21,22,27,28,29 November 2020 (KA Ranggajati jalan pada hari Jumat, Sabtu, Minggu).

BACA YUK:  Kolaborasi Yayasan Rumah Yatim, BJB dan Pemkab Cirebon Salurkan 1.000 Paket Sembako

Sedangkan penukaran voucher tiket KA Kaligung dibagi untuk 2(Dua) keberangkatan, yang pertama relasi Cirebon prujakan-Semarang keberangkatan jam 09.10 dan relasi Brebes-Semarang keberangkatan dari stasiun Brebes jam 04.45 dan 12.15 , penukaran voucher tanggal 11 sedangkan 29 November 2020 untuk keberangkatan 12 sedangkan 30 November 2020.

“Melalui program ini, KAI hanya menggratiskan tiket KA nya saja melalui voucher yang diberikan. Adapun untuk biaya Rapid Test sebesar Rp 85.000 jika dilakukan di stasiun, menjadi tanggung jawab pengguna voucher,” kata Wisnu.

Saat menggunakan layanan KA Jarak Jauh, menurut Wisnu, pelanggan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19, seperti kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius dan surat keterangan Rapid atau Swab yang masih berlaku.

Selain itu, pelanggan diharuskan menggunakan Face Shield yang disediakan oleh KAI secara cuma-cuma selama dalam perjalanan dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

Untuk informasi lebih lanjut terkait program Gratis Naik KA Bagi Guru dan Tenaga Kesehatan ini, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

“Terima kasih kepada para guru dan tenaga kesehatan atas pengabdian dan jasa-jasanya selama ini. Voucher gratis ini kami berikan untuk Anda sebagai kepedulian dan bukti bakti KAI untuk Indonesia,” tutup Wisnu. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Gandeng Punakawan, Sosialisasikan Pentingnya Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

Cirebon,- Satpol PP Jawa Barat bersama Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes)....

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon ini memiliki segudang prestasi di...

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan halaman Sempoa SIP) pada Jum’at,...

Revitalisasi Mangrove Pesisir Utara Jawa Perlu Dilakukan Bersama-sama

Cirebon,- Fungsi ekosistem mangrove di Pesisir Utara tidak hanya berhenti pada gerakan penanaman mangrove saja. Harus ditindaklanjuti dengan gerakan penanaman dan pemeliharaan mangrove. Gerakan penanaman...

More Articles Like This