Gunakan Teknologi eFishery, Petani Ikan di Cirebon Diuntungkan

Cirebon,- Teknologi pemberi pakan ikan otomatis buatan Indonesia, eFishery menguntungkan bagi petani ikan.

Pasalnya, teknologi eFishery ini menggabungkan pemberian pakan otomatis dengan algoritma dan sensor untuk meningkatkan efisiensi pakan dalam bisnis perikanan. Karena, untuk pemberian pakan ikan hanya dilakukan menggunakan smartphone.

Seperti yang dialami oleh Suganda, Ketua Kelompok Kersa Mulya Bakti yang menggeluti Budi daya ikan lele di Desa Kertasura, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon ini bisa menaikkan omset panennya setelah menggunakan alat eFishery tersebut.

“Keuntungan alat ini yaitu memudahkan pekerjaan kita sehari-hari, dan yang lebih efektif lagi alat ini tepat waktu untuk pemberian pakan ikan,” ujar Suganda kepada About Cirebon, Rabu (21/10/2020).

“Dengan tepat waktu akan menghasilkan efek yang baik untuk ikan lele,” tambah Suganda.

BACA YUK:  Ketersediaan Pasokan dan Harga Pangan, Inilah Langkah Pemda Kota Cirebon Jaga Stabilitas Ekonomi

Suganda yang telah menggunakan alat eFishery selama tiga tahun ini, menurutnya sangat menguntungkan. Karena ikan lele berpengaruh oleh pasar, sehingga dengan menggunakan alat ini seperti kita memompa balon. Artinya kalau pasar lagi sepi kasih pakan hanya dua kali, tapi kalau pasar lagi bagus bisa diberikan per tiga jam atau sehari bisa 7 kali pemberian pakan.

“Jadi kalau pasar lagi bagus kita bisa mengenjot, karena kalau pakai tenaga manusia sebanyak 7 kali kasih pakan ke kolam itu tidak mampu. Kalau menggunakan alat ini kan tidak,” bebernya.

Suganda mengaku, sejak menggunakan alat eFishery ini dapat menaikan omset saat panen dan juga mempercepat masa panen.

BACA YUK:  Ekonomis dan Minimalis, Limbah Kayu Jadi Holder HP Ala Bang Pi'i

“Yang biasanya dua bulan panen, sekarang bisa satu bulan setengah sudah panen. Karena, kita kasih pakan lebih teratur dan juga merata,” kata Suganda.

Pemberian pakan ikan dengan teknologi eFishery ini dioperasikan menggunakan smartphone. Dimana, untuk mengatur jadwal pakan hanya dioperasi melalui smartphone.

“Kita bisa mengoperasi pakan ini bisa dilakukan dari rumah. Hanya saja, untuk mengisi pakan ikan ke dalam drum masih manual, tapi bisa di kontrol 3 sampai seminggu,” pungkasnya.

Sementara itu, Rinanti, selaku Marketing Manager eFishery menjelaskan bahwa eFishery autofeeder ini sebenarnya ingin membantu pembudidaya ikan agar bisa meningkatkan bisnis budidayanya.

“Yang tadinya kasih pakan manual, kita berikan teknologi automatic feeder ini supaya mereka tidak kasih pakan secara manual dan pertumbuhan ikannya lebih cepat serta rata,” ujar kepada About Cirebon.

BACA YUK:  Hasil KKN Mahasiswa UNU Cirebon : Banyak Potensi Wisata Lokal yang Perlu Dikembangkan

Alat eFishery autofeeder ini, kata Rinanti, dapat melontarkan pakan ikan sejauh 10 meter. Sehingga, pertumbuhan ikan sama-sama merata dan lebih cepat.

Menurut Rinanti, potensi perikanan di Indonesia ada 30 jutaan kolam dan yang sudah menggunakan eFishery autofeeder ini sudah ada belasan ribu kolam atau sudah mencapai 7 sampai 9 persen.

“Untuk target tentu saja kami inginya 100 persen, karena visi jangka panjangnya eFishery sendiri adalah menjadikan ikan ini sebagai protein nomor satu di Indonesia. Walaupun sekarang sudah nomor satu di Indonesia, tapi kita ingin seluruh masyarakat bisa makan ikan,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 205 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.