Kamis, 24 Juni 2021

Akibat Pandemi Covid-19, Banyak Program Kegiatan Pemerintah Kabupaten Cirebon Ditangguhkan

Populer

Polresta Cirebon Gelar Penyekatan Sejumlah Ruas Jalan di Kecamatan Sumber Demi Kebaikan Masyarakat

Cirebon,- Jajaran Polresta Cirebon melakukan penyekatan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Selasa (22/6/2021). Kegiatan tersebut merupakan...

Kombes Pol Arif Budiman Pimpin Polresta Cirebon

Cirebon,- Kombes Pol Arif Budiman, resmi memimpin Polresta Cirebon menggantikan Kombes Pol M. Syahduddi. Acara pisah sambut Kapolresta Cirebon...

Bupati Cirebon : Santri Diminta Melanjutkan Pendidikan hingga ke Perguruan Tinggi

Cirebon,- Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, menghadiri acara haflah akhirussanah santri tingkat ibtidaiyah hingga aliyah di Pondok Pesantren An Nashuha,...

Inilah Tempat Ngopi di Majalengka yang Wajib Dikunjungi Para Penikmat Kopi⁣

Majalengka,- Siapa sih yang tidak suka dengan kopi? Hampir semua orang menyukai kopi. Mulai dari remaja hingga dewasa, laki-laki...

Karyawan Mall dan Pusat Perbelanjaan di Cirebon Jalani Vaksinasi

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon kembali menggelar vaksinasi Covid-19. Kali ini menyasar terhadap...

Cirebon,- Akibat Pandemi Covid-19 membuat hampir semua sektor terdampak. Bahkan, rencana pembangunan di Kabupaten Cirebon ikut terkena imbasnya.

Terkait hal tersebut, DPRD Kabupaten Cirebon memberikan rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Cirebon tahun 2020 pada rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Senin (19/4/2021) kemarin.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana, SE mengatakan, tahun 2020 Kabupaten Cirebon masih adanya Pandemi Covid-19. Tentunya banyak program kegiatan pemerintah yang ditangguhkan.

Loading...

“Hampir di setiap dinas semua program ditangguhkan karena Covid-19. Tetapi manakala itu skala prioritas pada tahun 2021 atau 2022 program yang prioritas harus diutamakan,” kata Rudiana.

Rudiana menjelaskan, pihaknya menyadari target capaian mereka tidak sesuai apa yang sudah direncanakan. Makanya, kenapa di paripurna penyampaian Rekomendasi LKPJ sekalian ada pembentukan pansus perubahan RPJMD 2019-2024.

BACA YUK:  Komisi II DPRD Kota Cirebon Fasilitasi YPIPB dengan PD Pembangunan Bahas Penggunaan Aset⁣

“Di RPJMD ada target dan capaian Pemerintah Kabupaten Cirebon. Tetapi dengan adanya Pandemi Covid-19 ini tentunya target dan capaian tidak sesuai apa yang kita harapkan sebelumnya. Sehingga, kami dari DPRD ada pembahasan tentang perubahan RPJMD tahun 2019-2024,” ungkapnya.

Selain itu, kata Rudiana, dengan adanya Pandemi Covid-19 tentunya ada imbas terhadap capaian pembangunan di Kabupaten Cirebon.

“Di masa pandemi ini target capaian kita turunkan. Harusnya lima tahun selesai tetapi sekarang ada pandemi dan recofusing target bisa selesai ini malah tidak sesuai target,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya perubahan RPJMD dan adanya Pandemi Covid-19, capaian target program Pemda Cirebon belum sepenuhnya tercapai.

“Misalkan kita mempunyai target menyelesaikan rutilahu selama kurun waktu lima tahun dengan 10 ribu capaian rutilahu. Tetapi dengan adanya pandemi ini dan ada recofusing maka targetnya tidak sampai 10 ribu. Karena RPJMD ini merupakan visi misi Bupati Cirebon,” beber Rudiana.

BACA YUK:  Peringati Hari Lansia, Pemkab Cirebon Berikan Vaksin Covid-19 ke Kelompok Masyarakat Lanjut Usia

Rudiana berharap, ke depan seluruh dinas harus fokus terhadap pencapaian indikator sasaran strategis yang sudah ditetapkan oleh kepala daerah.

“Usulan perubahan terhadap peraturan daerah menjadi pintu masuk bersama untuk memastikan ukuran capaian kinerja menjadi dasar dari OPD dalam melakukan penyusunan pogram. Serta rekomedasi ini merupakan masukan yang bisa digunakan pemerintah daerah untuk menghasilkan di sisa pembangunan Kabupaten Cirebon agar lebih baik lagi,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kabupaten Cirebon terhadap LKPJ tahun 2020.

“Memamg ada beberapa catatan yang  dikemukakan para anggota dewan. Nanti kami Pemkab Cirebon akan menindaklanjuti rekomendasi DPRD seperti masalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya dan infrastruktur,” ujar Imron.

Imron mengungkapkan, banyak program Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon yang tidak sesuai target disebabkan adanya Pandemi Covid-19.  Sehingga semua anggaran terkena Recofusing.

“Semoga pandemi ini segera berakhir. Sehingga semua sektor kembali normal seperti sediakala,” harap Imron. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Zalora Big Fashion Sale untuk Penuhi Kebutuhan Fashion dan Gaya Hidupmu⁣

Jakarta,- ZALORA, destinasi online fashion, beauty, lifestyle utama di Asia kembali menghadirkan ZALORA Big Fashion Sale, menawarkan promosi terbesar...

Kapolresta Cirebon Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

Cirebon,- Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budikan memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) para Kasat dan Kapolsek jajaran, Rabu (23/6/2021). Upacara sertijab tersebut berlangsung...

Tingkatkan Kapasitas, HIPMI BPC Kota Cirebon Gelar Diklatcab

Cirebon,- Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Badan (BPC HIPMI) Kota Cirebon menggelar Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcab). Kegiatan tersebut berlangsung di Volte...

Surat Edaran Wali Kota Terbaru : Mall Dibatasi Hingga Pukul 20.00 WIB

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Dalam surat edaran (SE) Walikota Cirebon Nomor: 443/SE.54-PEM berlaku mulai...

More Articles Like This