Rabu, 5 Agustus 2020

3.000 Warga dari Wilayah III Cirebon Dapat Sertifikat dari Presiden Jokowi

Populer

Layanan Rapid Test di Stasiun Cirebon Hanya Rp. 85 ribu, Ini Syaratnya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon bekerja sama dengan RNI Group menyediakan pemeriksaan Rapid...

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Penertiban Aset PT KAI Daop 3 Cirebon Diwarnai Penolakan Warga

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon melakukan penertiban 2 aset berupa rumah perusahaan yang...

Telkomsel Hadirkan Paket ilmupedia E-Learning Session dengan kuota data 10GB senilai Rp. 10

Jakarta,- Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif baru untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, terutama memasuki masa Tahun Ajaran baru 2020/2021,...

Grab Cirebon Luncurkan Layanan Terbaru Grab Assistant, Ini Keunggulannya

Cirebon,- Setelah meluncurkan Grab Bike Protector dan Grab Car Protector beberapa waktu lalu, kini Grab Cirebon kembali meluncurkan layanan...

Cirebon,- Sebanyak 3.000 warga dari Wilayah III Cirebon mendapat sertifikat tanah dari Presiden Joko Widodo.

Penyerahan sertifikat berlangsung di The Radiant, Jalan Raya Cirebon – Kuningan, Kabupaten Cirebon, Minggu (11/3/2019).

Usai menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan warga, Jokowi sapaan akrab Joko Widodo mengatakan, ada 3000 sertifikat tanah yang sudah diserahkan untuk bapak/ibu sekalian.

Loading...

“Coba diangkat semua sertifikatnya, mau saya itung,” ujar Jokowi, disambut gelak tawa dari seluruh tamu undangan.

Kata dia, harus dihitung, agar saya tahu betul sertifikat sudah dipegang oleh semuanya. “Jangan-jangan nanti yang nerima hanya yang tadi di depan saja,” ungkapnya.

Menurutnya, meskipun 3.000 ini dari total yang diserahkan seharusnya 9.000, nanti sisanya akan dibagikan oleh Kepala Kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional).

“Setiap saya ke daerah, ke kampung, semuanya masuk ke telinga saya selalu sengketa lahan, sengketa tanah,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, seluruh sertifikat di Indonesia ini harusnya sudah diserahkan kepada masyarakat sebanyak 126 juta sertifikat. Namun sampai tahun kemarin yang selesai baru 51 juta, berarti separuhnya saja belum.

“Setiap tahun yang lalu-lalu, hanya diserahkan 500 ribu sertifikat pertahun di seluruh Indonesia, dan saya hitung berarti akan selesai 140 tahun baru selesai,” bebernya.

Menurutnya, kalau diteruskan setiap tahun hanya 500 ribu, 140 tahun barusl selesai. Maka, sejak tahun kemarin saya perintahkan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, pada tahun 2017, 5 juta sertifikan pertahun harus keluar dari Kantor BPN.

“Tahun ini 7 juta sertifikat harus keluar, kemudian tahun depan 9 juta harus keluar,” tegasnya.

Presiden Jokowi menargetkan kepada menteri, bahwa di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2023 sertifikat semuanya harus rampung.

“Janjian saya sama pak menteri, kalau 5 juta tidak selesai, 7 juta tahun tidak selesai hati-hati, pilihannya hanya dua diganti atau dicopot,” kata mantan Gubernur Jakarta ini. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Gubernur Jabar : Lockdown dan Pakai Masker Sama-sama Menurunkan Penyebaran Covid-19

Cirebon,- Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat menekankan kepada kepala daerah dalam penggunaan masker.Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil saat melakukan...

Ridwan Kamil Dorong Kepala Daerah Lakukan Tes Swab Mininal 1% Jumlah Penduduk

Cirebon,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan rapat gugus tugas bersama Kepala Daerah di Kota Cirebon, Rabu, (5/8/2020).Dalam rapat tersebut, pihaknya mendorong kepada kepala...

Uji Coba Vaksin Sinovac, Ridwan Kamil Siap Menjadi Relawan

Cirebon,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah mempersiapkan pengujian vaksin Covid-19 Sinovac asal Tiongkok.Dalam pengujian vaksin tersebut, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil tengah...

Jumlah Penumpang Kereta Api Meningkat di Tengah Pandemi, Ini Faktornya ⁣

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mencatat pada bulan Juli 2020 mengalami peningkatan jumlah penumpang kereta api mencapai 240...

Penumpang Meningkat, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api di Bulan Agustus

Cirebon,- Adanya peningkatan jumlah penumpang pada bulan Juli sebanyak 240 persen, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon kembali menambah perjalanan...

More Articles Like This