Kamis, 26 November 2020

3.000 Warga dari Wilayah III Cirebon Dapat Sertifikat dari Presiden Jokowi

Populer

Mulai Besok, Pertamina Hadirkan Program Pertalite Harga Khusus di Cirebon

Cirebon,- Sebagai upaya mendukung kualitas udara yang lebih baik, PT Pertamina (Persero) memperluas kembali implementasi Program Langit Biru (PLB)...

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Kementerian Kominfo Ajak Mahasiswa Universitas CIC Kembangkan Urban Farming Berbasis Teknologi

Cirebon,- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menggelar acara pojok literasi yang berlangsung di Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC)...

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Wali Kota Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri

Cirebon,- Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, dirinya tengah melakukan isolasi mandiri di rumah dinas...

At-Taqwa Center Kota Cirebon Hadirkan Paket Wisata Religi Masjid Kuno

Cirebon,- At-Taqwa Center Kota Cirebon meluncurkan paket wisata religi Masjid Kuno yang ada di Kota Cirebon, Sabtu (21/11/2020). Paket wisata...

Cirebon,- Sebanyak 3.000 warga dari Wilayah III Cirebon mendapat sertifikat tanah dari Presiden Joko Widodo.

Penyerahan sertifikat berlangsung di The Radiant, Jalan Raya Cirebon – Kuningan, Kabupaten Cirebon, Minggu (11/3/2019).

Usai menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan warga, Jokowi sapaan akrab Joko Widodo mengatakan, ada 3000 sertifikat tanah yang sudah diserahkan untuk bapak/ibu sekalian.

Loading...

“Coba diangkat semua sertifikatnya, mau saya itung,” ujar Jokowi, disambut gelak tawa dari seluruh tamu undangan.

BACA YUK:  Rehearsal Show: Nonton Mocca Latihan Dari Rumah

Kata dia, harus dihitung, agar saya tahu betul sertifikat sudah dipegang oleh semuanya. “Jangan-jangan nanti yang nerima hanya yang tadi di depan saja,” ungkapnya.

Menurutnya, meskipun 3.000 ini dari total yang diserahkan seharusnya 9.000, nanti sisanya akan dibagikan oleh Kepala Kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional).

“Setiap saya ke daerah, ke kampung, semuanya masuk ke telinga saya selalu sengketa lahan, sengketa tanah,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, seluruh sertifikat di Indonesia ini harusnya sudah diserahkan kepada masyarakat sebanyak 126 juta sertifikat. Namun sampai tahun kemarin yang selesai baru 51 juta, berarti separuhnya saja belum.

“Setiap tahun yang lalu-lalu, hanya diserahkan 500 ribu sertifikat pertahun di seluruh Indonesia, dan saya hitung berarti akan selesai 140 tahun baru selesai,” bebernya.

Menurutnya, kalau diteruskan setiap tahun hanya 500 ribu, 140 tahun barusl selesai. Maka, sejak tahun kemarin saya perintahkan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, pada tahun 2017, 5 juta sertifikan pertahun harus keluar dari Kantor BPN.

“Tahun ini 7 juta sertifikat harus keluar, kemudian tahun depan 9 juta harus keluar,” tegasnya.

Presiden Jokowi menargetkan kepada menteri, bahwa di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2023 sertifikat semuanya harus rampung.

BACA YUK:  Rehearsal Show: Nonton Mocca Latihan Dari Rumah

“Janjian saya sama pak menteri, kalau 5 juta tidak selesai, 7 juta tahun tidak selesai hati-hati, pilihannya hanya dua diganti atau dicopot,” kata mantan Gubernur Jakarta ini. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GOR Watubelah akan Digunakan sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Cirebon,- Gedung Olah Raga (GOR) Watubelah Sumber, Kabupaten Cirebon akan digunakan sebagai tempat isolasi warga yang terkonfirmasi positif covid...

Mudahkan Investasi Emas dari HP, Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Jakarta,- Mengakomodir kebutuhan nasabah dalam berinvestasi emas, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) meluncurkan fitur e-mas di Mandiri Syariah Mobile (MSM). Melalui fitur e-mas ini, nasabah...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020 lalu, minat guru dan nakes...

Tiket KA untuk Libur Natal dan Tahun Baru Sudah Bisa Dipesan

Cirebon,- Jelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membuka pemesanan tiket kereta api jarak jauh sejak...

More Articles Like This