Selasa, 7 Desember 2021

Tingkatkan Kesadaran Hukum, Tim Unpad di Trusmi Manfaatkan QR Code sebagai Motif Batik

Populer

Pria Asal Cirebon ini Sukses Menjadi Importir Ikan Koi

Cirebon,- Pehobi ikan koi asal Cirebon, Jawa Barat berhasil menjadi dealer koi import ternama di kancah dunia perkoian nusantara....

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Kearifan Lokal Kerajinan Gerabah di Blok Posong Arjawinangun, Cirebon Terancam Hilang, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Cirebon,- Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun terletak di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Secara kontur, letak permukaan tanah adalah datar...

Little Black Coffee and Tea Buka Cabang Baru, Hadirkan Konsep Collab Space

Cirebon,- Little Black Coffee and Tea kini melebarkan sayapnya dengan membuka cabang yang kedua untuk para pecinta kopi di...

Mengenal Metode ERACS yang Dijalankan Nagita Slavina, ini Penjelasan dr. Yasmin Dermawan

Cirebon,- Nagita Slavina baru saja melahirkan putra keduanya beberapa hari lalu dengan proses operasi sesar. Namun, setelah menjalani operasi...

Cirebon,- Transformasi digital pada era industri 4.0 yang tengah terjadi membuat manusia harus melakukan adaptasi atau penyesuaian kehidupan dalam berbagai bidang dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Misalnya belanja atau jualan online, pembelajaran online, layanan pemerintahan online, pembayaran online, perbankan online, dan sebagainya.

Termasuk pula di dalamnya dalam dunia batik, perlu melakukan inovasi atau terobosan baru yang lebih kekinian dengan pemanfaatan QR Code sebagai motif batik kontemporer.

BACA YUK:  Pahami Potensi Diri, Talkinc Bantu Anak Muda Dobrak Imajinasi Tanpa Batas

QR Code sebagai salah satu bentuk budaya era digital, dapat dimanfaatkan untuk dijadikan motif batik kontemporer Trusmi Cirebon, agar menarik minat generasi muda. Baik sebagai produsen yang melestarian budaya membatik maupun sebagai konsumen yang menghargai batik dengan cara menggunakan motif batik QR Code tersebut.

Loading...

QR Code yang dihasilkan oleh aplikasi QR Generator dan berbentuk unik untuk setiap konten yang dipresentasikannya, yang kemudian dibaca dengan cara discan dengan aplikasi QR scanner/reader. Hal ini sangat berpotensi untuk terus dikembangkan dan digunakan sebagai motif batik kontemporer.

QR Code yang dihasilkan dapat berisi berbagai konten, mulai dari berupa teks (misalnya nama toko, nama motif, nama pengrajin, alamat, dan sebagainya), gambar/foto, kartu nama, sampai konten berupa video. Dengan demikian, QR Code tersebut juga dapat digunakan sebagai media promosi untuk menarik minat konsumen dan meningkatkan penjualan.

Hal inilah yang kemudian dicoba dilakukan oleh pengrajin batik kontemporer Trusmi Cirebon. Selain menciptakan motif batik kontemporer, upaya tersebut juga untuk mendekatkan generasi muda yang sudah terbiasa dengan teknologi digital dengan batik sebagai budayanya.

Hal tersebutlah yang coba didorong dan dikembangkan oleh Tim Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat UNPAD dengan skema Academic Leadership Grant (ALG) yang diketuai oleh Prof. Dr. H. Eman Suparman, S.H., M.H., dengan anggota Dr. Enni Soerjati, Dr. Muhamad Amirulloh, dan Dr. Ema Rahmawati. Tim tersebut juga melibatkan mahasiswa S1 dan S3 FH Unpad, yaitu William Prasetyo dan Nelly Novianti.

BACA YUK:  Waspada Penipuan, Beredar Donasi Tempat Ibadah Mengatasnamakan Wakil Wali Kota Cirebon

Menurut Prof. Eman, kegiatan ini memberikan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat desa Trusmi Cirebon dalam hal perlindungan hak cipta motif batik kontemporer. Tim ALG juga mendampingi dan membiayai pencatatan hak cipta dari motif batik QR Code yang dihasilkan pengrajin batik Trusmi kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM RI.

BACA YUK:  Himas Coffee & Eatery Tawarkan Aneka Jenis Kopi dan Makanan

“Dengan upaya ini, tim penelitian dan pengabdian pada masyarakat berharap, semakin dimanfaatkannya teknologi dalam kegiatan produksi batik trusmi, khususnya penggunaan QR Code sebagai motif batik kontemporer Trusmi Cirebon,” ujarnya, Senin (25/10/2021).

“Serta, semakin tertariknya generasi muda di era digital untuk menggunakan batik kontemporer QR Code, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan perekonomian pengrajin batik Trusmi Cirebon,” tambahnya.

Prof. Eman menjelaskan, dirinya mengambil riset di Desa Trusmi Kabupaten Cirebon, karena di Trusmi memiliki batik tulis dan batik printing. Batik tulis itu pengrajinnya harus mendapat perlindungan hukum, yaitu di daftarkan hak ciptanya dan memiliki sertifikat hak cipta.

“Tim kami, ingin memadukan hal-hal tradisional dengan hal kekinian yaitu teknologi informasi seperti QR Code. Kami akan memfasilitasi para pengrajin, apabila sudah memiliki motif  akan kami daftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM RI dan kami yang akan membiayai mereka,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka memberikan pemahaman terkait dengan hukum dan hak cipta. Karena, kata Prof. Eman, tujuan hukum tersebut untuk mensejahterakan para pengrajin. (AC212)

Loading...
- Advertisement -

Latest News

Bersama Generasi Muda, ReSkills Ajak Berdayakan Masyarakat Melalui Charity Learning Festival 2.0

Jakarta,- ReSkills EdTech (ReSkills), sebuah startup global dari Malaysia dan juga platform edukasi yang menghubungkan calon pelajar dengan master...

Daftar Produk Brand Fladeo Sandal dan Sepatu Trendy untuk Wanita

Fashion sepatu dan sandal memang menjadi hal yang banyak dicari meskipun hanya digunakan sebagai alas kaki. Salah satunya brand Fladeo yang menjadi incaran bagi...

Peduli Bencana Gunung Semeru, Jurnalis Cirebon Galang Dana

Cirebon,- Bencana erupsi Gunung Semeru meluluhlantahkan pemukiman warga dan memakan korban jiwa serta luka. Bencana tersebut mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Seperti para Jurnalis di Cirebon...

Anggaran Rumah Ambruk Habis, Dinsos Kota Cirebon Berikan Baper Stok

Cirebon,- Hujan deras dan angin kencang terjadi di Kota Cirebon pada Jumat (3/12) hingga Sabtu (4/12) dini hari mengakibatkan rumah ambruk karena tertimpa pohon...

Wakil Wali Kota Eti Bersyukur Peredaran Rokok Ilegal di Kota Cirebon Hampir Nihil

CIREBON – Peredaran Rokok Ilegal di Kota Cirebon hampir nihil. Ada beberapa faktor pendukungnya. Salah satunya adalah tingkat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menghindari rokok...

More Articles Like This