Rabu, 27 Oktober 2021

Tes Sample PCR Burung Pipit yang Mati di Balaikota Cirebon, Hasilnya Negatif

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Hasil lengkap pemeriksaan sample burung Pipit yang mati mendadak di halaman Balaikota Cirebon belum selesai. Namun, berdasarkan uji laboratorium, rapid test Avian Influenza dan pengujian PCR flu New Castle (ND) menunjukkan hasil negatif.

Kabid Pertanian dan Peternakan DKP3 Kota Cirebon, Iin Inayati menjelaskan untuk hasil lengkap pemeriksaan sample burung Pipit belum seluruhnya selesai. Sedangkan untuk pemeriksaan sampel PCR ND dan Rapid Test Avian Influenza hasilnya negatif.

BACA YUK:  Tahun Depan, Program Prioritas Kota Cirebon Kembali Diwujudkan

“Kalau hasil lengkap belum keluar. Karena sample itu masih harus diuji di laboratorium bakteriologi,” ujar Iin, Kamis (16/9/2021).

Loading...

Selain itu, lanjut Iin, hasil otopsi bangkai burung Pipit yang mati mendadak tidak ditemukan kerusakan pada organ dalam burung. Sehingga, pihaknya memastikan kematian burung Pipit tersebut bukan karena infeksi virus.

Berdasarkan kesimpulan pemeriksaan sementara dari hasil test PCR dan otopsi terhadap bangkai burung Pipit, pihaknya menduga matinya burung Pipit tersebut karena faktor cuaca ekstrem.

“Kesimpulan kami sementara, penyebab kematian burung Pipit di halaman Balaikota Cirebon karena faktor cuaca ekstrem,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This