Program Pembiayaan BTPN Syariah Bantu Tingkatkan Usaha Para Perempuan Prasejahtera di Cirebon

Cirebon,- PT Bank BTPN Syariah Tbk terus fokus dalam penyaluran pembiayaan bagi perempuan prasejahtera yang produktif. Program yang diberi nama Tepat Pembiayaan bertujuan ini untuk membangun perilaku nasabah PT Bank BTPN Syariah Tbk agar menjadi berani berusaha, disiplin, kerja keras, dan saling membantu (BDKS).

Melalui program ini, PT Bank BTPN Syariah Tbk ingin memberikan kesempatan kepada perempuan-perempuan di Indoneisa dari keluarga prasejahtera untuk bisa berjuang dan mewujudkan taraf hidupnya menjadi lebih baik. Pada program tersebut sudah banyak nasabah yang naik kelas, dari yang awalnya mendapatkan pembiayaan Rp. 1,5 juta sekarang sudah mencapai puluhan juta.

Salah satu nasabah yang berhasil naik kelas yaitu Jurkaeni (46) asal Blok Tegalan, Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Jurkaeni merupakan pengrajin mainan yang sudah produknya sampai dijual ke luar Kabupaten Cirebon.

Program Penyaluran Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Oleh Bank BTPN Syariah Tbk

Jurkaeni sudah menjadi nasabah PT Bank BTPN Syariah Tbk selama 13 tahun. Awal mendapatkan pembiayaan hanya sebesar Rp. 1,5 juta untuk penambahan modal usahanya sebagai pengrajin mainan. Setelah itu, meningkat dan terus naik secara bertahap.

BACA YUK:  PT Pertamina EP Zona 7 Ciptakan Alat Pemantik Api Ke Flare Stack, Cukup 45 Detik Gunakan Android

“Saya sudah menjadi nasabah Bank BTPN Syariah selama 13 tahun. Awalnya mendapatkan pembiayaan sebesar Rp. 1,5 juta untuk tambahan modal, lalu secara bertahap menjadi Rp. 6 juta di tahun selanjutnya dan sekarang sudah mendapatkan pembiayaan Rp. 20 juta,” ujar Jurkaeni Sat ditemui About Cirebon di rumahnya, Kamis (19/1/2023).

Sejak ada penambahan pembiayaan, kata Jurkaeni, jumlah produksi mainan yang dibuatnya selalu bertambah. Setiap bulannya, Jurkaeni mengaku, bisa memproduksi mainan sampai ratusan kodi.

“Sebelum mendapatkan pembiaayan, awalnya hanya memproduksi 20 – 30 kodi mainan. Alhamdulillah sekarang sudah bisa mencapai seratusan kodi mainan selama sebulan. Mainan ini juga dijual sampai ke luar Jawa seperti Madura dan kota-kota lain,” ungkapnya.

Jurkaeni yang juga menjadi ketua sentra Jamblang 6 ini sudah memiliki sebanyak 30 anggota. Awalnya, kata Jurkaeni, nasabah yang ikut dalam kelompok sentra Jamblang 6 ini berjumlah 10 orang. Karena ketekunannya dan keaktifannya, Jurkaeni mengajak tetangga, teman-temannya yang seprofesi untuk menjadi nasabah

BACA YUK:  Sillas, Band Indie Pop Asal Cirebon akan Manggung di Jepang

Tidak heran, atas kerja kerasnya sebagai Ketua Sentra Jambalng 6, Jurkaeni diberikan penghargaan oleh PT Bank BTPN Syariah Tbk sebagai peserta seminar kewirausahaan area Cirebon 1 Jabar 10 dalam kisah sukses sebagai pengusaha tangguh melalui jaringan atau komunitas.

Dalam jaringan Sentra Jamblang 6, sering dilakukan Pertemua Rutin Sentra (PRS) yang dilakukan setiap dua minggu sekali. Di dalam PRS tersebut, terdapat aktivitas perbankan seperti menabung, pencairan pembiayaan, pendampingan dengan materi pengelolaan keuangan dan kesehatan serta materi tentang kewirausahaan oleh Community Officer (CO) dari BTPN Syariah.

“Kalau pertemuan PRS ini sudah rutin dilakukan setiap dua minggu sekali bersama dengan pihak BTPN Syariah. Setiap pertemuan ada menambung, pencairan pembiayaan, pendampingan, hingga materi tentang kewirausahaan,” katanya.

Sebagai ketua sentra, Jurkaeni bertanggungjawab kepada seluruh anggota sentra. Seperti halnya, bila ada ada anggota sentra yang tidak hadir dalam PRS dan tidak bisa membayar angsuran, dirinya bersama anggota lainnya saling membantu menanggung rentang.

Dipilihnya PT Bank BTPN Syariah Tbk sebagai tempat untuk pembiayaan, Jurkaeni mengaku sangat terbantu, apalagi bisa mengembangkan usahanya menjadi lebih maju lagi. Untuk mendapatkan pembiayaan juga sangat mudah dan selalu didampingi oleh petugas dari BTPN Syariah.

BACA YUK:  Tahun 2022, BTPN Syariah Salurkan Pembiayaan untuk Perempuan Prasejahtera di Cirebon Rp 260 Miliar

“Alhamdulillah sekarang sudah bisa mendapatkan untung dari produsen mainan ini bersihnya kurang lebih Rp. 5 juta perbulan. Tapi kan yang namanya usaha kadang tidak tentu ya, bisa naik dan turun,” pungkasnya.

Sementara itu, Surtama, Ketua RT 32 Blok Tegalan, Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon mengaku senang dengan hadirnya program pembiayaan dari PT Bank BTPN Syariah Tbk yang dapat menaikkan taraf kehidupan masyarakat sekitar. Karena, lanjut Surtama, sebagian besar warganya merupakan pengrajin mainan.

“Alhamdulillah masyarakat kita bisa teratasi dan tidak ada keluhan dengan adanya permodalan yang diberikan oleh BTPN Syariah. Dengan adanya program ini, taraf hidup masyarakat sudah mulai meningkat,” singkatnya.

Sekedar informasi, program Tepat Pembiayaan dari PT Bank BTPN Syariah Tbk merupakan pembiayaan secara berkelompok yang dinamai sentra. Di dalam sentar tersebut berisikan perempuan-perempuan prasejahtera yang berani berani berusaha, disiplin, kerja keras, dan saling membantu. Untuk membentuk sentra ini, minimal harus memiliki 10 orang anggota. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *