Selasa, 26 Oktober 2021

PPKM Darurat, WKM Hadirkan Menu Baru Ayam Bakar Pedesnya Masa Lalu

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan...

Obim Village & Cafe Resto Tawarkan Suasana Pedesaan di Bawah Kaki Gunung Ciremai

Kuningan,- Obim Village & Cafe Resto menghadirkan konsep yang berbeda dari yang lain. Dengan pedesaan, Obim Village ini menyuguhkan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Cirebon,- Pemerintah mencanangkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021. Selama PPKM darurat beberapa sektor diberlakukan pembatasan.

Salah satunya sektor kuliner, rumah makan atau warung makan tidak boleh ada yang melayani di tempat, semua harus take away. Atas keputusan tersebut, tempat makan memaksimalkan dengan penjualan online atau delivery order.

Seperti yang dilakukan Warung Kopi Manis (WKM) Cirebon, selama PPKM darurat tidak melayani makan di tempat. Mereka hanya mengandalkan delivery order dan juga take away.

Loading...

Anto Octavianto, pemilik WKM Cirebon mengatakan penjualan selama PPKM Darurat mengalami penurunan yang sangat drastis. Bahkan, penurunannya mencapai 85 persen.

BACA YUK:  PT Tokyu Land Indonesia Menjadi Salah Satu Pengembang Paling Progresif di Indonesia

Paket Ayam Bakar Pedesnya Masa Lalu

“Sangat berdampak yah, bukan lagi 50 persen tapi penurunannya mencapai 85 persen. Apalagi kita kan menjual tempat dan makanan yah, jadi memang sangat berdampak selama PPKM darurat ini,” ujar Anton kepada About Cirebon, Minggu (11/7/2021).

Namun menurut Anton, selama PPKM darurat WKM Cirebon tidak berhenti berinovasi. Sejak awal PPKM darurat pihaknya meluncurkan menu baru, yakni ayam bakar pedasnya masa lalu.

“Awalnya menu baru ini ingin dipisah dengan WKM. Namun, karena PPKM darurat keburu keluar, makanya kita masukan ke menu baru di WKM dan ternyata antusias peminatnya sangat tinggi,” kata Anton.

Anton menjelaskan, ayam bakar pedasnya masa lalu ini memiliki keistimewaan. Menu ini diracik dengan resep rahasia dan pedasnya seperti pedasnya masa lalu.

“Karena semua orang pasti mempunya masa lalu yang pedas. Jadi menunya pedes banget, itu yang istimewanya,” tambahnya.

Paket Puyuh Bakar Pedasnya Masa Lalu

Setiap harinya, peminat ayam bakar pedasnya masa lalu bisa terjual sampai 40 sampai 50 potong ayam. Kebanyakan, peminatnya memesan lewat aplikasi pesan antar, bahkan ada juga yang melalui delivery order bias WKM.

BACA YUK:  Horison Ultima Kertajati Siap Beroperasi Akhir Tahun 2021

“Selian menu ayam, menu lodeh sama dadar crispy masih paling banyak juga dipesan. Selain menu ayam bakar, kita juga ada puyuh bakar,” tambahnya.

Soal harga, ayam bakar pedesnya masa lalu dan puyuh bakar dibandrol dengan harga Rp. 24 ribu sudah termasuk nasi dan es teh manis.

“Untuk paket ayam bakar pedesnnya masa lalu ini hanya Rp. 24 ribu, udah termasuk nasi dan minum. Ayamnya super jumbo lagi,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

Peringati Bulan Inklusi, OJK Cirebon Gelar Vaksinasi dan Pembukaan Rekening Simpanan Pelajar

Cirebon,- Memperingati Bulan Inklusi Keuangan 2021, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Kantor OJK Regional 2 Jawa Barat, Kantor OJK Tasikmalaya dan PT...

Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-41 Digelar di Gegesik Cirebon

Cirebon,- Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke- 41 di Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Senin (25/10/2021). Pandemi Covid-19...

More Articles Like This