Rabu, 19 Januari 2022

Perlu Sinergi, Inovasi dan Digitalisasi untuk UMKM

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Polresta Cirebon Berkomitmen Menindak Tegas Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat

Cirebon,- Seluruh jajaran Polresta Cirebon berkomitmen keras untuk pemberantasan geng motor di wilayah Kabupaten Cirebon. Hal ini dilakukan untuk...

TPID Kota Cirebon Akan Gelar Pasar Murah Pekan 18 – 20 Januari 2022

Cirebon,- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon akan menggelar operasi pasar murah. Rencananya, operasi pasar murah akan berlangsung...

Cirebon,- Untuk meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), perlu adanya sinergitas seluruh pihak. Bank Indonesia hingga pemerintah daerah kabupaten/kota perlu melakukan kolaborasi dan sinergi yang baik dan menghilangkan ego sektoral.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Bakti Artanta mengatakan Bank Indonesia, maupun dinas, pemerintah kabupaten/kota tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Sehingga, untuk meningkatkan UMKM kita harus bersinergi dan kolaborasi.

BACA YUK:  Tingkatkan SDM Pendidik dan Tenaga Pendidik, UGJ Gelar Prajabatan

“Kita harus bersinergi dan kolaborasi, makanya saya selalu tekankan yaitu tiga pilar. Pertama sinergi, sinergi semua pihak seperti sinergi program, sinergi kegiatan kita lakukan bersama-sama. Supaya UMKM bisa didorong dari beberapa sisi,” ujar Bakti saat ditemui About Cirebon, Selasa (16/11/2021).

Loading...

Kedua, lanjut Bakti, di masa pandemi COVID-19 perlu adanya inovasi, kreativitas dan itu banyak dibuktikan oleh teman-teman UMKM di beberapa tempat.

“Dengan inovasi dan kreativitas, dia (UMKM) muncul dan tetap stabil dan eksis. Bahkan bertahan di masa pandemi,” ungkapnya.

Dan ketiga, kata Bakti, perlu adanya digitalisasi. Digitalisasi ini perlu dilakukan mulai dari hulu sampai hilir, termasuk dari sisi transaksi digital.

“Ini yang perlu kita dorong bersama-sama. Karena zaman bukan manual lagi, semua serba digital. Oleh karena itu, digital perlu kita dorong dari sisi hulu, hilir, maupun yang lainnya,” pungkas Bakti. (AC212)

BACA YUK:  Pemkot Cirebon Targetkan Vaksin Anak Selesai Sebelum Akhir Januari 2022
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Forum Pengada Layanan Apresiasi Atas Diresmikan RUU TPKS

Cirebon,- DPR RI resmi menetapkan Rancangan Undang-undang (RUU) TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) yang menjadi inisiator DPR. Dengan diresmikan...

Satu Warga Ber-KTP Kota Cirebon Positif Omicron, Isolasi di Wisma Atlet Jakarta

Cirebon,- Satu warga Kota Cirebon dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron. Namun, saat ini tengah menjalani isolasi di Wisma Atlet di Jakarta. Wali Kota Cirebon, Drs....

Dua Hari ke Depan Vaksinasi Anak di Kota Cirebon Tercapai

Cirebon,- Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Bariza Sulfi meninjau langsung vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Cirebon. Kegiatan vaksinasi dengan tema vaksinasi merdeka...

Pemkot Cirebon Targetkan Vaksin Anak Selesai Sebelum Akhir Januari 2022

Cirebon,- Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon meminta rumah sakit untuk melakukan kesiapsiagaan. Vaksinasi Covid-19 juga terus digenjot khususnya untuk anak...

More Articles Like This