Sabtu, 25 September 2021

Pemkab Cirebon Keluarkan Surat Edaran Peniadaan Pasar Malam Muludan

Populer

KAI Buka Lowongan Kerja dan Tidak Dipungut Biaya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat...

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon...

Kampoeng Photography dan Videography (KPV) Merayakan Anniversary yang Kedua

Cirebon,- Kampung Photographer adalah sebutan dari Komunitas Photography dan Videography (KPV) yang terletak di Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin...

Inilah Pembalap Muda Purworejo Masuk di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2022

Purworejo,-  Kabar membanggakan datang dari dunia balap motor Indonesia. Pasalnya, Fadillah Arbi Aditama yang merupakan pembalap muda asal Purworejo ini resmi di...

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan...

Cirebon,- Melihat angka penularan Covid-19 di Kabupaten Cirebon yang terus meningkat, Bupati Cirebon Drs. H. Imron menerbitkan surat edaran (SE) terkait peniadaan tradisi Muludan.

Tradisi pasar malam atau Muludan di Kabupaten Cirebon setiap tahunnya diselenggarakan di beberapa titik. Seperti di Komplek makam Sunan Gunung Jati, Buyut Trusmi Plered, Desa Tuk Kecamatan Kedawung, dan lainnya.

BACA YUK:  Beragam Keunggulan vivo V21 untuk Memaksimalkan Aktivitas Sehari-hari dan Gaya Hidup Pengguna

Selain Muludan, acara seperti tradisi arak-arakan juga ditiadakan untuk tahun 2020 ini.

Loading...

Menurut Imron, ditiadakannya tradisi Muludan di wilayah Kabupaten Cirebon karena melihat kondisi penyebaran Covid-19 setiap harinya selalu meningkat.

“Setiap hari angka penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon terus meningkat,” ujar Imron di Kantor Bupati Cirebon, Jumat (2/10/2020).

Menurut Imron, kegiatan Muludan seperti pasar malam dan juga arak-arakan yang diselenggarakan menjelang hari kelahiran Nabi Muhammad SAW mengundang keramaian. Sehingga, pihaknya untuk sementara meniadakan kegiatan tersebut pada tahun 2020.

“Dengan tidak mengurangi rasa khidmat dan menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur, Pemkab Cirebon meniadakan tradisi muludan tahun ini karena pandemi,” ungkapnya.

Walaupun meniadakan kegiatan Muludan atau pasar malam, kata Imron, Pemkab Cirebon tetap mengizinkan adanya ritual yang sifatnya internal dan tidak mengundang keramaian.

“Untuk tradisi yang sifatnya internal, kami mengizinkan, tapi tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Pemkab Cirebon Targetkan Penurunan Angka Stunting
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Bupati – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Tekan kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2021

Cirebon,- Bupati Cirebon Imron Rosyadi dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon Mohamad Lutfi tandatangani Nota Kesepakatan...

Kampung Dongeng Kuningan Salurkan Buku Bacaan untuk Taman Baca Masyarakat

Kuningan,- Pergerakan literasi pada masyarakat Kuningan semakin meningkat. Hal tersebut ditandai dengan bermunculannya beberapa Rumah Baca/TBM (Taman Bacaan Masyarakat). Sebagai penggiat literasi, Kampung Dongeng Kuningan...

Inilah Pesona Alam Sanghyang Dora Majalengka sebagai Destinasi Berkemah

Majalengka,- Menikmati suasana baru dengan berkemah, bisa jadi alternatif liburan yang menyenangkan. Dan, salah satu referensi tempat berkemah yang tengah banyak diminati oleh para...

Pesan Raisa untuk Wanita Indonesia

“Aku ingin membagikan arti kecantikan positif untuk membuat semua wanita bersinar, merasa kuat, dan mampu menggapai masa depan yang lebih bahagia.” -Raisa Andriana Empowerment  Semua wanita memiliki...

More Articles Like This