Sabtu, 30 Mei 2020

Pemda Kabupaten Cirebon Tanggung Biaya Perawatan Korban Meninggal Akibat Gigitan Ular

Populer

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sumber Ditutup Sementara Selama 14 Hari

Cirebon,- Dua Pedagang Pasar Sumber Kabupaten Cirebon terkonfirmasi Positif Covid-19 setelah dilakukan tes massal swab pada tanggal 18 Mei...

Mulai Besok Grage Mall dan Grage City Mall Siap Beroperasi Kembali

Cirebon,- Setelah menutup sementara operasional mall, Grage Group memutuskan Grage Mall dan Grage City Mall akan dibuka kembali besok,...

Tanpa Gejala Klinis, Dua Pedagang Pasar Sumber Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Dua pedagang Pasar Sumber terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil test swab massal menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction)...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga,...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat...

Cirebon,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon akan menanggung biaya pengobatan Adila (4) warga Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon yang meninggal akibat gigitan ular berbisa.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengatakan mengenai pembiayaan selama almarhum menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati (RSDGJ) ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon.

“Alhamdulillah kami sudah komunikasi dengan Pak Bupati, Sekda, dan Kepala BKD (Badan Keuangan Daerah), bahwa pembiayaan nanti Pemerintah Daerah akan menanggung biayanya,” ujar Enny, saat ditemui About Cirebon di Jalan Pemuda, Rabu (12/2/2020) sore.

Enny menghimbau karena saat ini sedang musim hujan dan banjir, masyarakat yang memiliki kebun, dan daerah dekat dengan pesawahan, pintu rumah agar selalu tertutup.

Loading...

“Bila pintu terbuka, takutnya ular masuk. Lalu bila ada rumah yang bolong agar segera ditutup,” ungkapnya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan rumah dan halamannya, serta menghindari berternak unggas di dalam rumah.

“Rumah harus bersih, halaman juga harus bersih. Jangan sampai tikus masuk rumah dan juga jangan ada ternak di dalam rumah maupun halaman,” bebernya.

“Karena memang, ular biasanya suka makan tikus dan ayam. Maka untuk menghindari masuknya ular, agar tidak berternak di dalam rumah,” tambahnya.

Enny menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon memiliki serum anti bisa ular sebanyak 100 vial untuk mengantisipasi. Bahkan setiap Puskesmas juga memiliki stok serum anti bisa ular.

“Setiap Puskesmas memiliki serum anti bisa ular. Tapi di gudang Dinkes Kabupaten Cirebon sendiri memiliki 100 vial,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Setiap Pekan, PT Soca Samudera Nusantara Rutin Berbagi Nasi dan Masker

Cirebon,- PT Soca Samudera Nusantara membagikan nasi kotak dan masker kepada para pengendara yang melintas di Jalan Pangeran Cakrabuana,...

Kota Cirebon Siap Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Cirebon,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai tanggal 12 Juni 2020.Keputusan tersebut berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Barat...

Masuk Zona Biru, Kabupaten Cirebon Tidak Perpanjang PSBB

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Cirebon berakhir pada hari ini, Jumat 29 Mei 2020.Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon tidak akan memperpanjang masa...

Saat Pandemi Covid-19, Membaca Bisa Mengatasi Kebosanan di Rumah

Cirebon,- Di tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap melaksanakan aktivitas di rumah aja.Dengan pembatasan aktivitas di luar rumah, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk...

Pasar Sumber Ditutup, Pedagang Rela Demi Kesehatan Bersama

Cirebon,- Setelah ditemukan pedagang pasar sumber yang terkonfirmasi positif Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon menutup sementara operasional pasar selama 14 hari ke depan.Penutupan Pasar...

More Articles Like This