Jumat, 28 Februari 2020

Perkembangan Ekonomi di Wilayah Ciayumajakuning Menunjukkan Pertumbuhan Positif

Populer

Satlantas Polres Cirebon Kota Gelar Operasi Jaran Lodaya 2020, Ini Sasarannya

Cirebon,- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota menggelar Operasi Jaran Lodaya 2020 yang berlangsung dari tanggal 22 Februari...

McDonald’s Kembali Membuka Gerainya di Kota Cirebon, Ini Kelebihannya

Cirebon,- McDonald’s Indonesia kembali membuka gerainya kembali yang bertempat di Jalan Brigjen Darsono, Bypass, Kota Cirebon dan akan resmi...

BPOM Jawa Barat Sita Ribuan Kosmetik Tanpa Ijin Edar di Cirebon

Cirebon,- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Barat menyita ribuan kosmetik yang diduga ilegal di rumah penyimpanan di...

Manulife Cirebon Gelar Program CSR Penyediaan Sumber Air Bersih

Cirebon,- Masyarakat desa Nanggela Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon tampak bergembira setelah sumur bor sebagai sumber mata air bersih mengalir...

Pertumbuhan Pasar Modal di Kota Cirebon Cukup Prospektif

Cirebon,- Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat, Reza Sadat Shahmeini mengatakan bahwa potensi pertumbuhan jumlah investor pasar...

Cirebon,- Perekonomian Indonesia pada tahun 2019 menghadapi tantangan yang tidaklah ringan. Perlambatan ekonomi global sudah mulai kita rasakan, khususnya dalam aktivitas perdagangan luar negeri dan kegiatan usaha di sektor riil.

Namun demikian, secara umum stabilitas makro ekonomi masih tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi nasional masih tercatat 5,02 persen di kuartal III-2019 dan diharapkan pada akhir tahun masih di atas 5 persen sebagaimana proyeksi Bank Dunia.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Ahmad Hidayat mengatakan stabilitas sektor jasa keuangan juga dapat terjaga dengan baik yang didukung oleh tingkat permodalan dan likuditas yang memadai serta profil risiko yang terjaga.

“Capaian ini merupakan modal yang penting bagi industri keuangan untuk dapat tumbuh lebih baik dan meningkatkan perannya sebagai katalis dan motor penggerak kegiatan ekonomi nasional,” ujarnya dalam sambutan pelantikan dan serah terima jabatan Kepala OJK Cirebon, Kamis (23/1/2020).

Loading...

Baca Yuk : Arief Budi Wibisono Kini Jabat Kepala OJK Cirebon Gantikan Muhammad Lutfi

Sejalan dengan perekonomian nasional, menurut Hidayat, perkembangan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning juga menunjukkan pertumbuhan postif. Survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia pada Triwulan IV-2019 menunjukkan kinerja sektor ekonomi utama di wilayah Ciayumajakuning tumbuh positif dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Khususnya di sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,” teranganya.

Selain itu, tingkat inflasi di Kota Cirebon juga masih terkendali dan terjaga rendah sehingga daya beli masyarakatnya tetap terjaga. Inflasi Kota Cirebon pada Desember 2019 tercatat sebesar 2,0 persen (yoy), lebih rendah dari angka nasional yang sebesar 2,72 persen (yoy).

“Namun demikian hal ini tentu tidak membuat kita semua terlena. Masih besar peluang dan momentum yang bisa kita manfaatkan untuk mendorong perekonomian. Perlu strategi yang tidak biasa agar hasil yang kita inginkan dapat lebih optimal,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Hidayat, dalam rangka menyikapi berbagai tantangan perekonomian global dan domestik, serta memenuhi tuntutan dari Pemerintah dan masyarakat, pada tahun 2020 ini OJK akan mengimplementasikan 5 (lima) kebijakan strategis.

“Yang pertama meningkatkan skala ekonomi industri keuangan melalui peningkatan nominal modal minimum dan akselerasi konsolidasi baik konvensional maupun syariah untuk meningkatkan daya saing dan peran industri jasa keuangan,” bebernya.

Kedua, mempersempit regulatory & supervisory gap antar sektor jasa keuangan untuk mengurangi potensi terjadinya regulatory arbitrage. Ketiga, Mendorong digitalisasi produk dan layanan keuangan serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung kepatuhan terhadap regulasi.

Kemudian keempat, mempercepat penyediaan akses keuangan masyarakat serta mendorong penerapan market conduct dan perlindungan konsumen yang lebih baik. serta kelima mendorong pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya juga ingin menitipkan pesan kepada seluruh Pemimpin Satuan Kerja di OJK agar selalu bersinergi dengan seluruh stakeholder, demi terwujudnya sektor jasa keuangan yang berdaya saing dan berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas,” pungkasnya. (AC212).

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

dr. Aginta, SpOG : Hamil itu Harus Sehat dan Ceria

Menjadi dokter kandungan memotivasi dr. Aginta Mega Lestari Ginting, SpOG untuk berbagi kebahagiaan kepada para perempuan. Menurutnya, kehamilan adalah...

Pertamina Suntik Modal Wirausaha Hingga Rp. 2 Milyar di Wilayah Region III

Bandung,- Gina Adhityalugina, dengan bangga menunjukkan produk pouch kulit berlabel "Gammara". Perempuan asal Bandung itu percaya diri produknya akan siap bersaing di pasar lokal...

Telkomsel Raih Enam Penghargaan dari Opensignal

Jakarta,- Konsistensi Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas dengan teknologi terdepan guna menjamin kenyaman gaya hidup digital pelanggan kembali mendapatkan penghargaan dari Opensignal. Telkomsel memenangkan enam penghargaan...

Kota Cirebon Masuk Prioritas Dalam Rencana Program Kota Layak Huni

Cirebon,- Asian Development Bank (ADB) melakukan penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon terkait program kota layak huni. Kota layak huni berkelanjutan merupakan...

KPP Pratama Cirebon Satu dan Dua Gelar Business Development Service

Cirebon,- Mendukung UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Cirebon, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Satu dan Dua menggelar kegiatan Business Development Service (BDS),...

More Articles Like This