Senin, 24 Januari 2022

Perkembangan Ekonomi di Wilayah Ciayumajakuning Menunjukkan Pertumbuhan Positif

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022)....

Mulai Tahun 2023 Tenaga Honorer Dihapus, ini Kata Sekda Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang....

Cirebon,- Perekonomian Indonesia pada tahun 2019 menghadapi tantangan yang tidaklah ringan. Perlambatan ekonomi global sudah mulai kita rasakan, khususnya dalam aktivitas perdagangan luar negeri dan kegiatan usaha di sektor riil.

Namun demikian, secara umum stabilitas makro ekonomi masih tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi nasional masih tercatat 5,02 persen di kuartal III-2019 dan diharapkan pada akhir tahun masih di atas 5 persen sebagaimana proyeksi Bank Dunia.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Ahmad Hidayat mengatakan stabilitas sektor jasa keuangan juga dapat terjaga dengan baik yang didukung oleh tingkat permodalan dan likuditas yang memadai serta profil risiko yang terjaga.

Loading...

“Capaian ini merupakan modal yang penting bagi industri keuangan untuk dapat tumbuh lebih baik dan meningkatkan perannya sebagai katalis dan motor penggerak kegiatan ekonomi nasional,” ujarnya dalam sambutan pelantikan dan serah terima jabatan Kepala OJK Cirebon, Kamis (23/1/2020).

BACA YUK:  Kolaborasi PWI, PMI dan At-Taqwa Center dalam Kegiatan Donor Darah

Baca Yuk : Arief Budi Wibisono Kini Jabat Kepala OJK Cirebon Gantikan Muhammad Lutfi

Sejalan dengan perekonomian nasional, menurut Hidayat, perkembangan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning juga menunjukkan pertumbuhan postif. Survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia pada Triwulan IV-2019 menunjukkan kinerja sektor ekonomi utama di wilayah Ciayumajakuning tumbuh positif dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Khususnya di sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,” teranganya.

Selain itu, tingkat inflasi di Kota Cirebon juga masih terkendali dan terjaga rendah sehingga daya beli masyarakatnya tetap terjaga. Inflasi Kota Cirebon pada Desember 2019 tercatat sebesar 2,0 persen (yoy), lebih rendah dari angka nasional yang sebesar 2,72 persen (yoy).

“Namun demikian hal ini tentu tidak membuat kita semua terlena. Masih besar peluang dan momentum yang bisa kita manfaatkan untuk mendorong perekonomian. Perlu strategi yang tidak biasa agar hasil yang kita inginkan dapat lebih optimal,” jelasnya.

BACA YUK:  Sektor Jasa Keuangan di Wilayah III Cirebon Tahun 2021 Menunjukkan Angka Positif

Oleh karena itu, kata Hidayat, dalam rangka menyikapi berbagai tantangan perekonomian global dan domestik, serta memenuhi tuntutan dari Pemerintah dan masyarakat, pada tahun 2020 ini OJK akan mengimplementasikan 5 (lima) kebijakan strategis.

“Yang pertama meningkatkan skala ekonomi industri keuangan melalui peningkatan nominal modal minimum dan akselerasi konsolidasi baik konvensional maupun syariah untuk meningkatkan daya saing dan peran industri jasa keuangan,” bebernya.

Kedua, mempersempit regulatory & supervisory gap antar sektor jasa keuangan untuk mengurangi potensi terjadinya regulatory arbitrage. Ketiga, Mendorong digitalisasi produk dan layanan keuangan serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung kepatuhan terhadap regulasi.

Kemudian keempat, mempercepat penyediaan akses keuangan masyarakat serta mendorong penerapan market conduct dan perlindungan konsumen yang lebih baik. serta kelima mendorong pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya juga ingin menitipkan pesan kepada seluruh Pemimpin Satuan Kerja di OJK agar selalu bersinergi dengan seluruh stakeholder, demi terwujudnya sektor jasa keuangan yang berdaya saing dan berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas,” pungkasnya. (AC212).

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Peduli Banjir Waled, DPC PKB Kabupaten Cirebon Dirikan Posko

Cirebon,- Banjir yang menggenang di wilayah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon beberapa hari lalu menyita banyak perhatian masyarakat, tak terkecuali...

Cegah Penyebaran Omicron, Goa Sunyaragi Perketat Protokol Kesehatan untuk WNA

Cirebon,- Badan Pengelola Taman Air Goa Sunyaragi (BPTAGS) memperketat wisatawan asing atau WNA yang hendak berkunjung ke objek wisata Goa Sunyaragi. Pengetatan turis asing...

Terus Kembangkan dan Lindungi UMKM, Batur Mba Wulan Gelar Acara “Ngopi”

Cirebon,- Sebagai wujud komitmen dan kepedulian akan pengembangan UMKM di Wilayah Cirebon, BMW (Batur Mba Wulan) menggelar diskusi bareng lewat Ngopi (Ngobrol Hepi) Bareng...

Hujan Deras di Kota Cirebon, Tumbangkan Pohon dan Timpa Pengendara

Cirebon,- Hujan deras dan angin kencang melanda Kota Cirebon pada Minggu sore, (23/01/2022) mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Cipto Kota Cirebon dan menimpa pengendara...

More Articles Like This