Rabu, 14 April 2021

Mulai Besok, Pemkab Cirebon Berlakukan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Alun-Alun Kejaksan Cirebon Baru Soft Opening, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon dan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan, Senin (12/4/2021). Soft launching tersebut...

Aston Cirebon Hotel Kembali Hadirkan Kampoeng Ramadhan

Cirebon,- Setelah tahun lalu tidak menghadirkan Kampoeng Ramadhan, tahun ini Aston Cirebon Hotel & Convention Center kembali menghadirkan Kampoeng...

Selama Dua Minggu, Naik BRT Trans Cirebon Gratis

Cirebon,- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan bersamaan dengan Soft Opening Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (12/4/2021). Selama...

Cirebon Photography Forum Gelar Hunting Bareng Munggahan Puasa⁣

Cirebon,- Komunitas Cirebon Photography Forum ( CPF) kembali melakukan silaturahmi sesama photografer dengan Konsep Adat Nusantara dan Casual yang...

Cirebon,- Mulai tanggal 15 sampai 19 September 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon akan menerapkan sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram milik Bupati Cirebon @kangimron.rosyadi menyebutkan bahwa penegakan disiplin protokol kesehatan di Kabupaten Cirebon dimulai tanggal 15 sampai 19 September 2020.

Menurut Imron, penularan Covid-19 di Kabupaten Cirebon sudah semakin masif dan tak terkendali, untuk itu mulai tanggal 15 sampai 19 September 2020 kami akan menerapkan sanksi kepada siapapun yang mengabaikan protokol kesehatan.

Loading...
BACA YUK:  Proyek Cirebon Power Datangkan Rezeki Bagi Penjahit

“Penegakan disiplin protokol kesehatan di Kabupaten Cirebon, kepada masyarakat diberitahukan bahwa mulai 15 sampai 19 September 2020 akan ada penerapan sanksi berupa denda adminstratif sebesar Rp. 100.000 hingga Rp. 500.000 kepada siapapun yang mengabaikan protokol kesehatan,” tulisnya.

Pihaknya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon wajib melaksanakan 4 M.

“Masyarakat wajib dan patuh terhadap protokol kesehatan serta melaksanakan 4 M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan),” ungkap Imron.

Sekedar diketahui, kasus konfirmasi di Kabupaten Cirebon sampai dengan tanggal 14 September 2020 mencapai 534 kasus.

Dari 534 kasus, 311 kasus diantaranya masih menjalani perawatan dirumah sakit dan isolasi mandiri, 198 kasus selesai isolasi, dan 25 kasus meninggal dunia. (AC212)

BACA YUK:  Karyawan Showroom Batik di Cirebon Jalani Vaksinasi Dosis Pertama ⁣⁣
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Eggroll Mang Wardjan, Kudapan Asli Cirebon yang Pas untuk Hari Raya

Cirebon,- Eggroll merupakan salah satu kudapan renyah dan bercita rasa manis. Biasanya disukai oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak,...

Selama Ramadan, Hotel Santika Cirebon Hadirkan Program Pawon Ramadan

Cirebon,- Bulan suci Ramadan kembali menyapa kaum muslim di seluruh dunia, Hotel Santika Cirebon pun tak ketinggalan untuk menyemarakkan bulan suci ini dengan menghadirkan...

Bulan Ramadhan, Ini Kesiapan Pertamina Amankan Pasokan Energi

Cirebon,- Memasuki Bulan Suci Ramadhan 2021, PT Pertamina (Persero) melalui Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat memastikan kesiapan pasokan BBM, LPG, dan avtur di wilayah...

RAFI 2021, Telkomsel Pastikan Kualitas Jaringan dan Layanan Prima di 554 POI

Jakarta,- Sepanjang Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1442 H, Telkomsel pastikan kualitas jaringan dan layanan yang prima. Kesiapan tersebut diwujudkan dengan secara konsisten dan...

More Articles Like This