Kamis, 2 Desember 2021

Mengenal Kereta Singa Barong Keraton Kasepuhan Berteknologi Modern

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon,- Keraton Kasepuhan Cirebon memiliki kereta kencana yang dinamakan Kereta Singa Barong. Kereta Singa Barong dibuat pada tahun 1549 Masehi oleh Pangeran Losari.

Kereta Singa Barong adalah sebuah kereta yang bentuknya terdiri dari bagian tubuh burung, gajah, dan naga.

Kiman Sugiman, Wakil Kepala Bagian Pemandu Keraton Kasepuhan mengatakan kereta singa barong merupakan kendaraan khusus Sultan sehingga istrinya pun tidak boleh menaiki kereta tersebut.

Loading...

“Kereta Singa Barong digunakan untuk kendaraan Sultan pada acara-acara adat dan ditarik oleh empat ekor kerbau bule,” ujarnya kepada About Cirebon, Sabtu (25/8/2018).

Ia menjelaskan, Kereta Singa Barong asli buatan Cirebon atas prakasa dari Gusti Panembahan Pakungwati yang merupakan arsitek kereta singa barong dibuat oleh Panembahan Losari.

BACA YUK:  Aspedi Ciayumajakuning Resmi Dikukuhkan di Keraton Kacirebonan

“Panembahan Losari membuat kereta singa barong tersebut merupakan perpaduan dari beberapa budaya. Ada kata Paksi, Naga dan Liman ,” bebernya.

Menurutnya, Paksi diambil dari bahasa Sanskerta yang artinya sayap, kemudian naga bentuk kepalanya, dan liman artinya gajah dari bahasa sanskerta. Tiga lambang tersebut mengartikan bahwa Cirebon menjalin persahabatan dengan tiga negara dan tiga budaya.

Seperti liman atau gajah, lanjut dia, menandakan Cirebon telah menjalin persahabatan dengan negara India yang berkebudayaan Hindu. Kemudian bentuk kepala naga, itu dari China dengan berkebudayaan Budha.

“Lalu, sayap atau paksi dalam arti di kereta kecana tersebut adalah burok, kendaraan Nabi Muhammad semasa Miraj dan mengambarkan bahwa Cirebon sudah menjalin persahabat dengan negara Timur Tengah yang berkebudayaan Islam,” jelasnya.

Menurutnya, Kereta Singa Barong digunakan untuk upacara-upacara kebesaran seperti penobatan raja, upacara kirab agung, serta peringatan tahun baru islam.

“Kereta Singa Barong dari Sunan Gunung Jati kemudian diteruskan kepada turunannya dan berakhir digunakan pada tahun 1942 Masehi. Hinga sekarang kereta tersebut ada di Museum Keraton Kasepuhan Cirebon,” ungkapnya.

BACA YUK:  Aspedi Ciayumajakuning Resmi Dikukuhkan di Keraton Kacirebonan

Kereta Singa Barong ini memiliki teknologi yang modern dengan menggunakan suspensi pegas lempengan besi, serta badan kereta diikat dengan sabuk dari bahan kulit kerbau.

Sehingga, ketika kereta berjalan tidak ada guncangan. Badan kereta berayun maju mundur, sehingga menggerakan lidah pada mulut kepala naga kereta keluar masuk dan menggerakan sayap mengepak seolah mau terbang.

Kemudian, Kiman menjelaskan pada tahun 1996, karena akan ada Festival Keraton Nusantara di Indonesia, Kereta Singa Barong dibuatlah replikanya untuk dikirab pada tahun 1997.

“Kereta Singa Barong yang replika, sekarang masih digunakan untuk acara-acara kebesaran seperti Festival Keraton Nusantara pada tahun 2017 kemarin,” tutupnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Tidak Miliki Pita Cukai, Rokok Ilegal Rugikan Keuangan Negara

Cirebon, - Peredaran rokok ilegal harus terus dipersempit, bahkan dihilangkan. Pasalnya, selain lebih berbahaya terhadap kesehatan, rokok ilegal juga merugikan keuangan negara. Kepala Kantor Kantor...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This