Selasa, 19 Oktober 2021

Malam Tahun Baru Imlek di Vihara Dewi Welas Asih Berlangsung Khidmat

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

GH Kopi Cirebon Hadirkan Live Musik Jazz

Cirebon,- Setelah menghadirkan program Movie Night setiap Sabtu malam, kini GH Kopi Cirebon di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kedawung,...

BukuWarung dan Alfamart Bekali 11.000 UMKM dengan Keterampilan Pembukuan Digital

Jakarta,- BukuWarung memperluas jangkauan komitmennya untuk meningkatkan kapabilitas pelaku UMKM Indonesia. Kali ini, BukuWarung berkolaborasi dengan PT Sumber Alfaria...

Cirebon,- Malam perayaan Tahun Baru Imlek 2019, ratusan masyarakat Tionghoa di Kota Cirebon memadati Vihara Dewi Welas Asih, Jalan Kantor, Kota Cirebon, Senin (4/2/2019) malam.

Pantauan About Cirebon, suasana malam tahun baru Imlek 2019 di Vihara Dewi Welas Asih begitu sangat terasa. Tampak pula masyarakat Tionghoa yang beribadah di Vihara begitu Khidmat.

Turut hadir dalam perayaan malam tahun baru imlek kali ini, Wakil Wali Kota Cirebon, Hj. Eti Herawati didamping Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani (HSG).

  1. Kedamaian Bisa Terjaga di Kota Cirebon
Loading...

Wakil Wali Kota Cirebon, Hj. Eti Herawati dalam kesempatan tersebut mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat yang merayakan.

“Intinya pada perayan tahun baru imlek ini, harapan kami kedamaian bisa terjaga di Kota Cirebon,” ujarnya kepada awak media.

Selain mengunjungi Vihara Dewi Welas Asih, Wakil Wali Kota Cirebon juga mengunjung beberapa vihara yang ada di Kota Cirebon.

“Rencananya nanti pada saat perayaan Cap Go Meh, saya juga akan hadir,” ungkapnya.

  1. Masuk Kalender Wisata Kota Cirebon

Cirebon dengan berbagai budaya yang sangat luar biasa, seperti perayaan keagamaan ini bisa menjadi agenda wisata untuk Kota Cirebon.

Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati dan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Sapuyra Gani mengunjungi Vihara Dewi Welas Asih

Menurut Eti, seluruh event-event yang ada di Kota Cirebon baik budaya, kesenian, hingga perayaan keagamaan seperi ini sudah dimasukan kedalam kalender wisata yang ada di Kota Cirebon.

BACA YUK:  Oasis Bistro & Poolside Aston Cirebon Hotel Hadirkan Menu Terbaru

“Apalagi kan, kalender tahunan di Kota Cirebon sudah kita buat. Setiap bulannya dalam kalender sudah ada kegiatan event. Ini juga (perayan tahun baru imlek) termasuk salah event yang menyedot pengunjung,” terangnya.

  1. Akulturasi yang sangat luar biasa

Cirebon terkenal dengan akulturasi yang sangat luar biasa, kata Eti, kedepan Cirebon akan membuat kampung Pecinan, Kampung Arab, dan Kota Tua.

BACA YUK:  Kisah dari Brebes : Mengharukan Pertemuan Ibu Kandung dan Anaknya , Setelah 40 Tahun Terpisah

“Karena Cirebon akulturasinya sangat luar biasa, kita akan tonjolkan itu. Saat ini masih dalam proses,” katanya.

Menurut Eti, akulturasi di Cirebon merupakan kekayaan yang ada di kota Cirebon, dan tentunya kita harus menjaga dan saling menghargai antar sesama.

  1. Rangkaian acara malam Imlek

Sementara itu, Iwan Santori, selaku Ketua Panitia acara Imlek dan Cap Go Meh di Vihara Dewi Welas Asih menjelaskan kegiatan imlek ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahunnya, yang bertujuan untuk melestarikan budaya masyarakat Tionghoa.

“Semoga dengan kita melestarikan budaya ini dapat mempererat dan mempersatukan kerukunan antar umat beragama, serta kerukunan bangsa Indonesia pada umum,” ujar kepada About Cirebon.

Pada perayaan tahun baru Imlek di Vihara Dewi Welas Asih, Iwan memaparkan rangkaian acara malam ini para umat datang ke Vihara untuk melakukan sembahyang, penyalaan lilin, hingga beramah tamah.

“Malam imlek ini adalah malam terakhir di tahun 2569 penanggalan imlek. Jadi besok sudah masuk tahun 2570 dengan shio babi,” jelasnya.

  1. Shio Babi

Dalam penanggalan masyarakat Tionghoa, kata Iwan, ada 12 unsur shio, dan kebetulan tahun 2570 dalam penanggalan imlek masuk pada tahun shio babi.

“Semoga di tahun babi ini, kemakmuran membawa kepada mereka yang bershio babi dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia,” kata Iwan.

“Mudah-mudahan, kita semua bisa makmur, rukun dan bersatu, serta Indonesia dapat menambah maju,” imbuhnya.

  1. Makna Penyalaan Lilin

Pada malam tahun baru imlek, identik dengan penyalaan lilin. Di Vihara Dewi Welas Asih sendiri, jumlah lilin yang dinyalakan tidak terbatas, bahkan banyak juga umat yang langsung membeli lilin secara langsung.

BACA YUK:  Inilah Konsep Rumah Temen di Cirebon, Ada Apa Aja Sih?

Ratusan lilin dinyalakan di Vihara Dewi Welas Asih

Menurut Iwan, penyalaan lilin di malam tahun baru imlek memilik makna, yakni agar tahun baru nanti jalan kita dapat diterangi oleh cahaya, dan bisa mendatangkan kemakmuran.

BACA YUK:  Puluhan Hewan Peliharaan di Kota Cirebon Terima Vaksinasi Rabies

“Untuk ukuran lilin yang ada disini mulai dari ukuran 20 kati hingga 2.000 kati,” terangnya.

Menurut Iwan, lilin yang dinyalakan di Vihara Dewi Welas Asih ini ada sekitar 300 sampai 500 lilin pada malam tahun baru imlek tahun ini. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan...

Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Wilayah Jawa Bagian Barat

Jakarta,- Seiring dengan keberhasilan Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, aktivitas masyarakat terus meningkat dan kembali normal. Hal ini juga berpengaruh langsung pada peningkatan...

Kunjungan Masa Reses, Fitria Pamukasawati Dapat Aduan Infrastruktur

Cirebon,- Sambangi warga RW 14 Permata Harjamukti Utara, Kota Cirebon, Wakil Ketua DPRD dari fraksi PDI Perjuangan, Fitria Pamungkaswati banyak mendapat aspirasi. Kegiatan tersebut...

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Yayasan...

More Articles Like This