Bulan Januari 2019, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,20 Persen

0
18

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon merilis bahwa pada bulan Januari 2019, Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,20 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 130,24.

Kepalan BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri mengatakan dari 7 kota pantauan IHK di Provinsi Jawa Barat, tercatat semua kota mengalami inflasi.

Aston Hotel

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bekasi /sebesar 0,67 persen dan terendah terjadi di Kota Bandung 0,09 persen,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima About Cirebon, Senin (4/2/2019).

1. Kelompok yang Memberikan Andil Inflasi

Dari tujuh kelompok pengeluaran, kata Joni, empat kelompok pengeluaran mengalami inflasi, dua kelompok mengalami deflasi, dan satu kelompok tidak mengalami perubahan indeks.

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3

“Kelompok yang memberikan andil inflasi terbesar adalah bahan makanan sebesar 0,1974 persen dan Sub Kelompok yang memberikan andil inflasi terbesar adalah sayur-sayuran yaitu sebesar 0,0558 persen,” beber Joni.

Lanjut Joni, tingkat inflasi kota Cirebon tahun kalender Januari 2019 sebesar 0,20 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun dari Januari 2019 terhadap Januari 2018 sebesar 1,97 persen.

“Untuk Provinsi Jawa Barat mengalami inflasi sebesar 0,33 persen dan Nasional mengalami inflasi 0,32 persen,” ungkapnya.

2. Perbandingan Indeks Harga Konsumen/ Inflasi Tahunan

Menurut Joni, tingkat inflasi tahun kalender Januari 2019 dan tingkat inflasi tahun ke tahun dari Januari 2019 terhadap Januari 2018, masing-masing sebesar 0,20 persen dan 1,97 persen.

“Sedangkan pada periode yang sama, Januari 2018 terjadi inflasi sebesar 1,01 persen,” kata Joni.

Sedangkan, lanjut Joni, tingkat inflasi tahun kalender Januari 2018 dan tingkat inflasi tahun ke tahun  Januari 2018 terhadap Januari 2017 masing-masing sebesar sebesar 1,01 persen dan 4,53 persen.

3. Perkembangan Indeks Harga Konsumen atau Inflasi Menurut Kelompok Pengeluaran

Pada bulan Januari 2019, empat kelompok pengeluaran mengalami inflasi, dua kelompok mengalami deflasi, dan satu kelompok tidak mengalami perubahan indeks.

Joni mengatakan, Kelompok bahan makanan mengalami inflasi 0,86 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami inflasi 0,10 persen.

Kemudian, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mengalami inflasi sebesar 0,25 persen. Kelompok sandang mengalami inflasi 0,66 persen.

Kelompok kesehatan mengalami deflasi 0,08 persen. Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks.

Serta, Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,71 persen.

4. Perbandingan Inflasi/Deflasi Antarkota IHK di Jawa

Dari dua puluh enam kota IHK di Pulau Jawa, kata Joni, tercatat semua kota Indeks Harga Konsumen mengalami inflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bekasi yaitu 0,67 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Bandung yaitu 0,09 persen,” tandasnya. (AC212)