Selasa, 30 November 2021

Kesultanan Cirebon Menolak Penobatan Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan

Populer

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Open Bidding di Pemkab Cirebon Minta Pendampingan KPK RI

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta para pejabat Eselon II yang ikut tes seleksi open bidding mampu membuat inovasi untuk kemajuan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Cirebon,- Jumenengan atau Pengukuhan Sultan Sepuh XV Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin diwarnai penolakan.

Aksi penolakan tersebut terjadi dari Keluarga Kesultanan Cirebon usai kegiatan Jumenengan di Bangsa Prabayaksa, Keraton Kasepuhan Cirebon, Minggu (30/8/2020).

Bahkan, sebelum acara Jumenengan sempat terjadi penolakan dari Ratusan Santri yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Dzuriyah Sunan Gunung Jati yang berlangsung di depan Keraton Kasepuhan.

Loading...

Penolakan yang terjadi di Bangsal Prabayaksa Keraton Kasepuhan Cirebon sempat diwarnai aksi dorong antara Keluarga Kesultanan Cirebon dan pengawal Keraton Kasepuhan.

BACA YUK:  Disdik Kota Cirebon Berikan Apresiasi dan Deklarasi Program Sekolah di Taman Sehati

Dalam aksinya, Kesultanan Cirebon menolak penobatan PRA Luqman Zulkaedin menjadi Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon mengantikan Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat.

“Kami semua dari kesultanan cirebon menyatakan menolak penobatan luqman Zulkaedin menjadi Sultan Kasepuhan Cirebon,” ujar Ratu Mawar Kartina kepada awak media usai prosesi Jumenengan di Keraton Kasepuhan.

Menurut Ratu Mawar, Luqman Zulkaedin bukanlah nasab dari Sunan Gunung Jati, karena Keraton Kasepuhan adalah peninggalan dari Sunan Gunung Jati dan yang berhak adalah trah yang senasab dengan Sunan Gunung Jati.

“Kita sudah melakukan penolakan bukan kami saja, mungkin dari Ulama, pesantren pesantren menyatakan menolak Luqman Zulkaedin menjadi Sultan Sepuh,” tegasnya.

Untuk langka selanjutnya, menurut Ratu Mawar, akan melakukan pelaporan kepada pihak kepolisian terkait kejadian saat ini. Karena konteks saat ini kita ingin meluruskan sejarah yang senasab dengan Sunan Gunung Jati.

“Karena Keraton Kasepuhan ini adalah peninggalan dari Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati,” katanya.

Historisnya, tambah Ratu Mawar, trah yang langsung dari Syekh Syarif Hidayattullah itu terputus sampai sultan yang kelima atau Sultan Matangaji. Sultan keenam adalah produk kolonial dan bukan keturunan trah satu nasab dengan Sunan Gunung Jati.

BACA YUK:  Ikuti Pemerintah Pusat, Kota Cirebon Terapkan PPKM Level 3 Saat Natal dan Tahun Baru

“Kita bicara tentang waktu. Gejolak seperti ini bukan pertama kali, tapi sudah terjadi sejak tahun 1968. Karena kondisi politis saja akhirnya tidak di ekspos seperti sekarang,” bebernya.

“Dengan momentum saat ini, situasi yang tepat dan harus. Karena kita tidak bisa menerima lagi bahwa bukan yang trah Gunung Jati menduduki Keraton Kasepuhan. Ini sama saja Keraton Kasepuhan dijajah oleh produk Belanda,” tegasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenaikan Harga Minyak Goreng Harus Diredam

Jakarta,- Gejolak kenaikan harga minyak goreng hingga akhir tahun diprediksi masih terus merangkak naik. Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik...

Ratusan ASN di Kota Cirebon Dapat Anugerah Satyalancana Karya Satya

Cirebon,- Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Pemerintah Daerah Kota Cirebon memberikan anugerah kepada 218 Aparatur Sipil Negara (ASN). Anugerah...

Hadirkan Program Yes Preneur, Anis Matta: UMKM Masa Depan dan Pilar Ekonomi Indonesia

Cirebon,- Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta bersama rombongan terus melakukan roadshow ke berbagai daerah di Indonesia. Kali ini, Ketua Umum bersama rombongan mengunjungi...

Jalin Kemitraan, RS Sumber Kasih Cirebon Gelar Kompetisi Futsal

Cirebon,- Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon menggelar Futsal Competition bersama mitra kerja. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 27 -28 November 2021 di Lapangan...

More Articles Like This