Sabtu, 17 April 2021

Kapolres Cirebon Kota Nyatakan Perang Dengan Berandalan Bermotor

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Alun-Alun Kejaksan Cirebon Baru Soft Opening, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon dan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan, Senin (12/4/2021). Soft launching tersebut...

Selama Dua Minggu, Naik BRT Trans Cirebon Gratis

Cirebon,- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan bersamaan dengan Soft Opening Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (12/4/2021). Selama...

Pendaftaran BLT BPUM Kota Cirebon Mulai Dibuka, Ini Syaratnya

Cirebon,- Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi UMKM dibuka Rabu (14/4/202) kemarin. Pendaftaran...

Konsisten dan Semangat Jalani Usaha akan Membuahkan Hasil⁣

Cirebon,- Menjadi pengusaha adalah jalan yang ditempuh oleh pasangan Mila Wijayanti dan Syahrizal Rizal. Keduanya memiliki berbagai usaha, mulai...

Cirebon,- Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan menyatakan perang dengan berandalan bermotor. Hal tersebut disampaikan saat Konferensi Pers di Mapolres Cirebon Kota, Rabu (03/02/2021).

“Ketika saya masuk (menjabat Kapolres Cirebon Kota) banyak diberi tahu, bahwa disini (Cirebon) ada namanya geng motor. Saya sampaikan tidak ada namanya geng motor, yang ada adalah berandalan bermotor,” tegas Imron.

Lanjut Imron, Indonesia negara hukum, tidak ada aturan hukum yang boleh dilanggar oleh orang-orang yang namanya geng. Namanya orang, yang melakukan kejahatan kalau memang terjadi.

Loading...
BACA YUK:  Beli Smartphone Apapun di Telering, Gratis Kartu Perdana Dengan Bonus Kuota Total 672 GB

“Kalau itu orang yang tidak tertib aturan hukum, kalau itu tidak tertib lalu lintas, apa namanya? Orang yang melanggar, berarti berandalan yang tidak mau diatur,” ungkapnya.

Menurut Imron, sudah banyak yang menjadi korban dari kenakalan yang mengaku dirinya bermotor. Dalam arti yang melakukan kejahatan.

“Tidak semua yang punya hobi motor (melakukan kejahatan), tapi ada beberapa yang menyalahgunakan dari kegiatan tersebut. Yaitu oknum-oknum yang menyalahgunakan dari perkumpulan tersebut,” ujarnya.

“Artinya, ini atensi betul buat saya. Karena Kamtibmas Kota Cirebon harus kita jaga dan kita laksanakan bersama-sama,” imbuhnya.

Kali ini, kata Imron, terjadi pidana pada tanggal 20 Desember 2020. Pelaku dua orang atas nama MY (20) dan MW (20) datang bersama rekan-rekannya melakukan pengerusakan dan aksi tawuran dengan kelompok lain di Stadion Bima.

“Disitulah kedua berandalan bermotor bertemu. Dan terjadilah saling menyerang dan tawuran,” bebernya.

Dari kelompok korban yang diserang berjumlah 15 orang dan lawan kurang lebih 200 orang. Karena 15 orang kalah, akhirnya kabur dan terjadi pengroyokan kepada dua korban.

“Korban mengalami luka di tangan dan motornya rusak. Pelaku dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman di atas 6 tahun penjara dan 362 KUHP dengan ancaman kurang lebih di atas 5 tahun penjara,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Dari Pengalaman Pribadi, Rapper Cirebon Andi Lowgan Luncurkan Single Perdana
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tingkatkan Kemampuan Gamer Indonesia, Telkomsel Kembali Gelar Dunia Games League 2021

Jakarta,- Untuk meningkatkan kemampuan para Gamer Indonesia, Telkomsel kembali menggelar Dunia Games League (DGL) 2021. Kompetisi tersebut akan dibuka...

Hargai Perjuangan Difabel, Polresta Cirebon Berikan Sim D Gratis

Cirebon,- Ada suasana yang sedikit berbeda di Polresta Cirebon ketika Sat Lantas Polresta Cirebon melakukan pengujian SIM D kepada peserta uji SIM dari komunitas...

STF Muhammadiyah Cirebon Pilihan Cerdas Generasi Muda Meraih Presatasi

Cirebon,- Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Muhammadiyah Cirebon yang berlokasi di Jalan Cideng Indah No. 3 Kertawinangun, Kabupaten Cirebon merupakan transformasi berkemajuan dari Akademi Farmasi...

Daop 3 Cirebon Serahkan Barang Temuan Kepada Kepolisian

Cirebon,- PT. KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon menyerahkan 14 barang berharga milik penumpang KA yang tertinggal kepada Unit Reskrim Polres Cirebon Kota, Kamis...

More Articles Like This