Rabu, 27 Oktober 2021

Kapolres Cirebon Kota: Kita akan Dalami Permasalahan Sampah, Apakah Ada Indikasi Pelanggaran

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Sejak beberapa hari, sejumlah Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di Kota Cirebon mengalami overload atau penumpukan sampah.

Bahkan, tumpukan sampah yang berada di TPSS meluber hingga memakan badan jalan. Melihat hal tersebut, pihak Kepolisian, TNI, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon melakukan pengangkutan sampah tersebut.

Menurut Kepala DLH Kota Cirebon, belum diangkutnya sampah disejumlah TPSS di Kota Cirebon beberapa hari lalu dikarenakan permasalahan anggaran yang belum cair.

Loading...
BACA YUK:  Ratusan Warga di 15 Desa di Cirebon, Serentak Dilatih Literasi Digital

Namun, Kapolres Cirebon Kota, AKBP. Roland Ronaldy saat melakukan pengangkutan sampah di TPSS Jalan Kesambi, Kota Cirebon mengatakan selain permasalahan anggaran BBM kendaraan pengangkut sampah, kita juga akan mendalami permasalahan sampah yang menumpuk ini.

“Selain masalah anggaran BBM, kita akan dalami permasalahan ini, apakah ada indikasi-indikasi terkait pembuangan oleh oknum yang tidak tertib atau seperti apa,” ujarnya kepada awak media, Rabu (5/9/2019).

Roland menjelaskan bahwa dalam aturan, pembuangan sampah di TPSS ada kategori-kategorinya siapa saja yang bisa membuang di TPSS dan siapa yang harus langsung ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

“Ini yang masih kita kaji bersama-sama, kira-kira siapa yang menyebabkan ini (penumpukan sampah), kemudian mencari solusinya,” jelas Roland.

“Jadi, kita cari akar permasalahanya dulu, kemudian nanti kita cari solusinya dan kita dorong Perdanya ini seperti apa untuk masalah sampah ini,” imbuhnya.

Menurut Roland, penumpukan sampah yang terjadi di TPSS di Kota Cirebon sangat parah sekali, karena di TPSS Jalan Wahidin saja penumpukan sampah sampai menutup hingga setengah jalur, dan ini di luar dari kewajaran.

Pihaknya akan melakukan pengangkutan sampah bersama-sama dengan Dandin 0614 Kota Cirebon dan DLH sampai bersih.

“Kalau tidak ada aksi, nanti kita yang kerja untuk membersihkan sampah-sampah ini,” tegasnya. (AC212)

BACA YUK:  Ratusan Warga di 15 Desa di Cirebon, Serentak Dilatih Literasi Digital
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This