Jelang Pemilu, Pemerintah Kota Cirebon Gelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilu

0
17

Cirebon,- Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019, Pemerintah Daerah Kota Cirebon melakukan Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilu yang berlangsung di Ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon, Jalan Siliwangi, Rabu (10/4/2019).

Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilu tahun 2019 dihadiri Walikota Cirebon, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kapolres Cirebon Kota, Dandim 0614, dan stakeholder yang terlibat.

Aston Hotel

1. Persiapan yang Matang

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan bahwa untuk mewujudkan Pemilu serentak berjalan dengan lancar perlu adanya persiapan yang matang.

“Kami percaya, penyelenggara Pemilu sudah menyampaikan persiapannya kepada semua petugas hingga tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara),” ujar Azis.

Lanjut Azis, Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilu tahun 2019 bertujuan untuk mencari kemungkinan-kemungkinan yang bisa menimbulkan permasalahan pada saat berlangsungnya Pemilu.

“Sehingga, dengan kesempatan ini apa-apa saja yang perlu disiapkan dan yang perlu diantisipasi. Jadi, utamanya adalah untuk mencari tahu iti,” ungkapnya.

2. Antisipasi yang Harus Diperhatikan

Lanjut Azis, rapat koordinasi kesiapaan pemilu ini dihadiri seluruh yang terlibat, artinya bahwa kita siap mendukung Pemilu dan mencari persoalaan yang muncul bisa diselesaikan bersama.

“Mumpung masih ada waktu, kita menggali apa saja yang perlu disiapkan dan diantisipasi,” bebernya.

Azis menjelaskan bahwa kita tahu Pemilu tahun ini merupakan pemilu pertama dilaksanakan serentak dengan memilih lima. Kemungkinan, untuk penghitungan suara akan dilaksanakan sampai larut malam.

“Ini yang perlu diantisipasi, jangan sampai mati lampu. Kita harus benar-benar kontrol persiapannya seperti listrik,” kata Azis.

Azis pun menginginkan semua pengusaha ikut berpartisipasi dalam pemilu serentak tahun 2019, seperti pengusaha fotocopy yang ada di setiap Kecamatan.

“Bila perlu kita berikan surat edaran kepada pemilik fotocopy untuk buka dan berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilu ini,” terangnya.

Kemudian, kata Azis, yang perlu diperhatikan dan menjadi penting adalah masalah makan untuk penyelenggara yang terlibat dalam pemilu ini.

“Jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan suasana lapar saat pemilu berlangsung. Kalau hal ini terjadi bisa masuk dan menjadi persoalan,” tegasnya.

Azis berharap dengan kegiatan ini dapat sebuah cara-cara untuk antisipasi, agar pemilu berjalan dengan aman dan lancar. (AC212)