Senin, 30 November 2020

Hati-hati, Beredar Fillet Ikan Patin Berbahaya

Populer

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Rumah Sakit dan Tempat Isolasi Mandiri di Kota Cirebon Full

Cirebon,- Kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Cirebon kembali meningkat. Sampai hari ini, total kasus konfirmasi di Kota Cirebon mencapai...

CSB Mall Kembali Gelar CSB Fashion Week 2020⁣

Cirebon,- CSB Mall kembali menggelar event tahunan CSB Fashion Week (CFW) yang berlangsung di Atrium Utama CSB Mall, Jalan...

Jakarta, 10 Oktober 2017,- Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (satgas 115) membongkar praktik penyeludupan daging ikan patin impor ilegal. Daging Patin yang diduga berasal dari Vietnam ini diketahui memiliki kandungan bahan kimia tripolyphosphate yang melebihi ambang batas dan dapat membahayakan kesehatan konsumen.

BACA YUK:  Hadapi Bencana Banjir, Tim Gabungan di Kabupaten Cirebon Lakukan Latihan Water Rescue

“Kita mendapatkan laporan temuan fillet patin tersebut yang sudah beredar di pasar ritel Jakarta dan kota-kota sekitarnya,” ujar Yunus Husein, Wakil Ketua Satgas 115 saat ditemui di kantor pusat KKP, Jakarta, Senin (9/10).

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun belum mengeluarkan izin untuk memasukkan produk daging ikan patin impor ke dalam negeri. Jadi bila ada penjualan daging ikan patin impor di pasar ritel merupakan produk ilegal.

Loading...

Pihak KKP mengklaim sudah mengantongi beberapa nama ritel yang menjual produk daging ikan patin ilegal tersebut.

Fakta lain yang ditemukan pihak KKP adalah daging ikan patin impor asal Vietnam dijual lebih murah sekitar Rp 6.000-7.000/kg, sedangkan yang diproduksi di Indonesia harganya sekitar Rp 14.000-15.000/kg. (AC350)

BACA YUK:  Lestarikan Lingkungan Hidup, Mandiri Syariah Tanam 1000 Pohon di Area Masjid Tol Cipularang
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Masyarakat Terdampak Pandemi Dapat Bantuan Beras 11 Ton

Cirebon,- Polresta Cirebon mendistribusikan bantuan beras untuk warga terdampak pandemi Covid-19. Total bantuan beras yang disalurkan mencapai 11 ton. Kapolresta...

Pendiri Codefirst dari Cirebon Raih 2nd Winner Pada Ajang Wirausaha Muda Mandiri 2020⁣

⁣Cirebon,- Founder Startup Codefirst, Aditya Kurniawan Chandra, B.Com (Acc&Fin), M.M yang juga Dosen Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC) berhasil meraih prestasi sebagai 2nd Winner...

by.U Telkomsel Dapat Predikat Brand Pilihan Generasi Z di Indonesia

Jakarta,- by.U sukses mendapat predikat sebagai brand (merek) pilihan Generasi Z di Indonesia dalam acara Marketeers Youth Choice Brands of the Year 2020. Pada...

20 Tahun Berkarya, MJ Batiqu Persembahkan Koleksi Busana Pria Kekinian

Cirebon,- Jaenudin atau yang dikenal dengan MJ Batiqu, Designer atau perancang busana khusus pria ternama di Kota Cirebon mempersembahkan koleksi terbaru dalam gelaran CSB...

More Articles Like This