Rabu, 28 Oktober 2020

Gamelan Degung Banten Berusia Ratusan di Keraton Kasepuhan Kembali Dibunyikan

Populer

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Mulai Besok Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Kota Cirebon Dicabut

Cirebon,- Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Cirebon rencananya akan berlangsung sampai 31 Oktober 2020. Namun, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi...

Cirebon, 9 Agustus 2014, – Gamelan Degung Banten yang berusia lima abad yang lalu masih  tersimpan di Museum Keraton Kasepuhan Cirebon dan  dibunyikan kembali pada  Jum’at sore  (08/08/2014).

Gamelan Degung Banten peninggalan di abad 1426, Jumat sore, telah dimainkan kembali. Gamelan Degung Banten dimainkan oleh empat nayaga terdiri dari tiga Keraton yakni, Keraton Kasepuhan , Keraton Kanoman , Keraton Kacirebonan, serta pemerhati gamelan Cirebon yang berasal dari Amerika Serikat, Mr. Richard North.

BACA YUK:  Cirebon Katon Tour On Bus Untuk Tingkatkan Pariwisata di Kabupaten Cirebon

Sultan Sepuh ke XIV PRA. Arief Natadiningrat menjelaskan bahwa Gamelan Degung Banten ini peninggalan dari para pendahulu kita di Keraton Kasepuhan ini dan pada hari ini sangat bersejarah bahwa setelah puluhan tahun tidak dimainkan, hampir 60 tahun dan pada hari ini Jum’at  dimainkan kembali.

Loading...

Sultan menambahkan,  sesuai dengan keinginannya bahwa dirinya akan melakukan revitalisasi keraton kasepuhan ini yaitu secara fisik dan non fisik,  dan sudah kita ketahui bahwa secara fisik kita sudah melakukan rehab dan membangun seluruh cagar budaya yang ada Cirebon.

” Dan sekarang salah satunya adalah non fisik yaitu bahwa kita mempunyai adat budaya seni dan sejarah yang nilainya tidak terhingga dan masih terus kita gali,” tutur Sultan.

” Bahwa dimainkannya kembali gamelan Degung Banten ini adalah untuk menyelamatkan peninggalan sejarah dan menyelamatkan lagu-lagu Gamelan Degung Banten ini dan selanjutnya bisa dibunyikan secara rutin di Keraton kasepuhan ini,” pungkasnya. (AC313)

BACA YUK:  Cirebon Katon Tour On Bus Untuk Tingkatkan Pariwisata di Kabupaten Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jelang Libur Panjang, Volume Kendaraan di Gerbang Tol Palimanan Masih Terpantau Lancar

Cirebon,- Situasi kendaraan di gerbang tol Palimanan Cirebon jelang libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW masih terpantau ramai lancar, Selasa (27/10/2020) sekitar pukul 20.30...

Astra Tol Cipali Prediksi Alami Peningkatan Kendaraan Selama Libur Panjang

Cirebon,- PT Lintas Marga Sedaya atau ASTRA Infra Toll Road Cikopo - Palimanan (Astra Tol Cipali) memprediksi peningkatan jumlah volume kendaraan pada libur panjang...

Libur Panjang Maulid Nabi, Penjualan Tiket KA di Daop 3 Cirebon Meningkat 50 Persen

Cirebon,- Libur Panjang Maulud Nabi Muhammad SAW, volume penumpang kereta api di Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mengalami peningkatan. PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman...

Wali Kota Cirebon : Pelaku Usaha Diminta Ingatkan Pengunjung Taati Protokol Kesehatan

Cirebon,- Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan dan pedagang kaki lima di Kota Cirebon. Sidak yang dilakukan...

More Articles Like This