AquaEasy Lakukan Perjanjian Kemitraan dengan eFishery untuk Digitalisasi Industri Udang

Bandung, – AquaEasy, perusahaan spin-off di bawah pusat inovasi Bosch, Grow, baru-baru ini menandatangani perjanjian kemitraan dengan eFishery, startup teknologi akuakultur di Indonesia, untuk mengimplementasikan solusi Artificial Intelligence (AI), didukung oleh sensor kualitas air IoT yang telah dikembangkan selama lebih dari 5 tahun khusus untuk budi daya udang vaname di Indonesia. Jalinan kemitraan ini bertujuan mendigitalkan industri budi daya udang dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) guna meningkatkan produktivitas, profitabilitas, dan keberlanjutan industri budi daya udang di Indonesia.

“Didukung oleh sensor dan AI yang terintegrasi, teknologi AquaEasy tidak hanya mampu memberikan peningkatan hasil panen secara signifikan, tetapi juga membantu meningkatkan keberlanjutan usaha budi daya udang,” ujar Pirmin Riegger, Managing Director Bosch di Indonesia.

BACA YUK:  Warga Pegajahan Selatan Kota Cirebon Bisa Raup Rupiah dari Program Bank Sampah

Budi daya udang dengan cara tradisional sangat bergantung pada intuisi dan pengalaman petani serta teknisi dalam memantau kondisi tambak dan udang. Ditambah lagi, kualitas air berperan penting dalam budi daya udang sehingga membuat metode ini memiliki risiko kegagalan tinggi yang disebabkan oleh penyakit dan respons yang tertunda. Air yang keruh juga menyulitkan pembudidaya untuk mengetahui apakah pakannya telah dikonsumsi oleh udang.

Dengan sistem pemantauan akuakultur yang cerdas dan berbasis teknologi dari AquaEasy, petani udang dapat mengurangi ketergantungan pada pekerjaan manual dan penilaian subjektif. Solusi ini mampu meningkatkan produktivitas hingga dua kali lipat, mengurangi biaya pakan hingga 30 persen dan meminimalkan dampak lingkungan di industri peternakan berisiko tinggi. Petani udang dapat memantau operasi mereka dari jarak jauh menggunakan aplikasi di ponsel, dengan pengukuran harian real time berpresisi tinggi, disertai peringatan dan rekomendasi.

BACA YUK:  26 PPPK di Kota Cirebon Dilantik, Walikota: Tunjukan Kinerja Terbaik

“Kerja sama dengan AquaEasy akan mendorong komitmen eFishery dalam membantu petani udang dan ikan di Indonesia melalui inovasi teknologi. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap industri budi daya udang dalam mendorong peningkatan produksi dan profitabilitas, sekaligus meminimalkan risiko,” tambah Ade Kamayana, Vice President eFishery Farm.

Solusi AquaEasy telah diimplementasikan secara komersial di tiga negara – Indonesia, Singapura dan Vietnam, serta telah membantu para petambak udang di 27 kota untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas. Melalui kemitraan ini, AquaEasy dan eFishery berharap dapat meningkatkan taraf hidup para petambak udang di Indonesia. (*)

BACA YUK:  Jelang Idul Fitri DKPPP Kota Cirebon Periksa Kandungan Bahan Pangan, Ini Hasilnya

 

(Dilihat: 123 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.