11 Pasangan Jaka Rara Kota Cirebon Tahun 2022 Lolos ke Tahap Lanjutan

Cirebon,- Sebanyak 68 peserta mengikuti seleksi even kreatif Jaka – Rara Kota Cirebon tahun 2022. Dari 68 peserta, terpilih 11 pasang Jaka Rara Kota Cirebon yang akan masuk ke tahap selanjutnya.

Seleksi pemilihan Jaka – Rara tahun 2022 tersebut diselenggarakan di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Jalan Brigjen Darsono, Kota Cirebon, Minggu (29/5/2022).

“Kita sudah mulai masuk fase seleksi untuk even kreatif Jaka – Rara Kota Cirebon tahun 2022. Dari 68 peserta, sudah terpilih 11 pasangan atau 22 peserta,” ujar Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya.

11 pasangan Jaka – Rara Kota Cirebon, kata Agus, sudah mengikuti berbagai tahapan, mulai dari seleksi wawancara hingga kesiapan menjadi Jaka – Rara Kota Cirebon tahun 2022. Dari hasil wawancara yang dibagi menjadi beberapa divisi, khususnya di bidang pemerintahan dan ideologi, pihaknya mencoba menggali ide-ide kreatif mereka.

BACA YUK:  Wakil Wali Kota: Perwakilan Jaka Rara 2022 Bisa Bawa Nama Baik Kota Cirebon

“Saya juga ikut menyeleksi terkait pemerintahan dan ideologi. Saya mencoba menggali ide-ide kreatif mereka, bagaimana ke depan ketika mereka menjadi duta dari Jaka Rara ini, apa yang akan mereka lakukan untuk kebudayaan dan kepariwisataan Cirebon,” ungkap Agus.

Dari hasil seleksi wawancara, kata Agus, banyak sekali ide-ide kreatif yang masuk dari peserta untuk kemajuan Kebudayaan dan Kepariwisataan Cirebon. Maka, dari 68 peserta yang tidak masuk menjadi 11 pasangan Jaka – Rara Kota Cirebon akan diberdayakan untuk kegiatan lain.

“Nanti akan kita petakan dan kami sudah meminta kepada panitia terkait data base mereka harus terus rapih. Dan mereka akan kita jadikan volunteer di pemerintah daerah, khususnya Disbudpar. Karena mereka punya semangat ketika ia mendaftar Jaka Rara,” kata Agus.

BACA YUK:  9 Bayi Lahir Tepat di HUT ke-77 Kemerdekaan RI di RSIA Cahaya Bunda

Untuk kriteria, tambah Agus, penilaian tersebut berdasarkan hasil komulatif peserta, mulai dari kemampuan bahasa, kemampuan intelektual, akademisi, kemampuan bakat, karena ada unjuk kabisa dan ada juga dari sisi yang sifatnya fisik, seperti goodlooking, tinggi badan, dan lain sebagainya.

“Itu menjadi bagian penilaian yang komperhensif dari semua sisi. Kami sendiri sepenuhnya menyerahkan kepada paguyuban Jaka Rara yang tahu betul mekanisme penjurian seperti apa. Dan ini menjadi langkah persiapan untuk kita kirim ke event lebih tinggi seperti Mojang Jajaka tingkat Jawa Barat,” beber Agus.

Pihaknya akan menguatkan dengan paguyuban bagaimana ke depan keberadaan mereka lebih manfaat untuk masyarakat banyak. Mereka bukan ditampilan secara fisik di event-event menjadi penerima tamu.

“Tapi saya ingin, ilmu mereka itu bisa diterapkan. Maka kolaborasi kami dengan jajaran TNI-Polri, Pemerintahan, BUMN. Toh, itu untuk pengalaman dan wawasan mereka atau menjadi jalan karir mereka, tapi ikhtiar kita akan coba berdayakan mereka semaksimal mungkin sesuai kapasitasnya,” pungkas Agus.

BACA YUK:  Komisi III Dorong Pemkot Cirebon Optimalkan Potensi Wisata Sejarah dan Budaya

Sementara itu, Ketua Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon, Anwar Fauzi menambahkan 11 pasangan Jaka Rara Kota Cirebon 2022 yang terpilih akan melaksanakan kegiatan outbond pada 5 Juni 2022 mendatang. Setelah itu, lanjut Anwar, akan melakukan pengabdian masyarakat pada 6-17 Juni 2022.

“11 pasangan ini setelah kegiatan outbond pada 5 Juni 2022 akan melaksanakan pengabdian masyarakat pada 6-17 Juni 2022. Pengabdian masyarakat ini akan kita sebar di 22 kelurahan. Setelah itu, ada Unjuk Kabisa pada 18 Juni dan pra karantina 20-25 Juni, serta karantina 1 Juli, dan Grand Final pada 2 Juli 2022,” ujarnya. (HSY)

(Dilihat: 106 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.