RSIA Cahaya Bunda Cirebon Gelar Seminar Awam Mengenal dan Mencegah Pneumonia

Cirebon,- Infeksi paru-paru adalah penyakit peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme bakteri, jamur, parasit, atau virus. Selain itu, ada banyak jenis penyakit infeksi pada paru-paru, seperti pneumonia (paru-paru basah), bronkitis, TBC, dan lain-lain.

Apalagi, penyakit infeksi paru-paru pneumonia merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian paling tinggi pada anak. Selain pada anak, pneumonia juga banyak terjadi di usia dewasa. Baik pneumonia yang didapat dari komunitas (CAP) atau pun pneumonia yang didapat setelah pasien dirawat di rumah sakit (HAP).

Untuk memberikan informasi kepada orang tua, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda menghadirkan seminar kesehatan awam yang bertajuk “Pentingnya Pencegahan Infeksi Paru pad Anak dan Dewasa”, Minggu (13/11/2022).

Kegiatan yang berlangsung di Megamendung Ballroom Patra Cirebon Hotel & Convention ini menghadirkan dua narasumber yakni dr. Isyanto, Sp. A yang mengangkat tema “Ketahui Deteksi Dini dan Pencegahan Infeksi Saluran Nafas pada Anak. Dan dr. Sulistiana, Sp.PD. mengangkat tema “Pentingnya Pencegahan Pneumonia pada Dewasa.

BACA YUK:  Imbas Kenaikan BBM, BMW Ajak Para Pelaku UMKM Tetap Optimis

Menurut dr. Isyanto, pneumonia merupakan salah satu penyakit yang sering kita temukan, karena salah satu penyakit yang kita sebut dengan infeksi saluran pernafasan akut atau juga ada yang sebut Ispa. Ispa lanjut Isyanto, dibagi menjadi dua yakni Ispa atas dan Ispa bawah dengan batasnya adalah laring atau pita suara.

“Kalau dari pita suara ke atas kita sebut Ispa atas dan kalau ke bawah kita sebut dengan Ispa bawah. Salah satu Ispa bawah adalah Pneumonia ini, jadi pneumonia ini kita sebut dengan Ispa bawah karena biasanya ad gejala tambahan berupa sesak nafas,” ujar Isyanto saat ditemui About Cirebon.

Menurut Isyanto, gejala Pneumonia ini biasanya berupa panas, batuk, pilek, disertai dengan sesak nafas. Pneumonia ini, kata Isyanto, paling sering disebabkan oleh kuman yang kita sebut dengan pneumonia kokus, yang sampai saat ini sudah bisa kita lakukan pencegahan dengan pemberian vaksin PCV atau Pneumococcal Conjugate Vaccine.

BACA YUK:  "AIA Sepak Bola Untuk Negeri" Hadir di Bandung Gandeng Pelatih Tottenham Hotspur Untuk Kembangkan 100 Talenta Muda

“Vaksin PCV ini bisanya kita berikan mulai dari usia dua bualan. Pemberian vaksin ini sebanyak 4 kali ya, mulai dari usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan kemudian diulang pada usia 12 sampai 15 bulan. Harapannya dengan kita melakukan pencegahan dengan imunisasi tadi, maka kejadian pneumonia ini bisa berkurang dengan jauh,” katanya.

“Karena Pneumonia ini salah satu penyebab utama angka kematian yang tinggi pada balita kita,” sambungnya.

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan seminar kesahat awam ini, para orang tua bisa lebih aware dan menjadi lebih waspada terhadap gejala-gejala yang ada pada pneumonia dan berusaha untuk melakukan pencegahan dengan cara imunisasi tadi.

Sementara itu, Direktur RSIA Cahaya Bunda Cirebon, dr. Erwin Didi Purnama mengatakan kegiatan seminar kesehatan awam ini dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 RSIA Cahaya Bunda yang mengangkat tema “Sewindu Seru Semangat Baru”. Setiap ulang tahun, lanjut Erwin, konsepnya selalu berbagi.

BACA YUK:  Diseminasi dan Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting, Wakil Wali Kota Cirebon Singgung Kolaborasi Pentahelix

“Konsepnya setiap ulang tahun kita selalu berbagi, berbagi kebahagian. Karena ulang tahun ini sebagai bentuk rasa syukur kami selama ini kami selalu di support. Diacara ulang tahun ini, kami ingin berbagi lah, berbagi ilmu, berbagi pemeriksaan gratis, berbagi spesial gift, berbagai ke panti dan lainnya,” ujar Erwin.

Dengan seminar kesehatan awam, dr. Erwin menjelaskan karena berkaitan dengan kondisi yang sekarang terjadi. Pertama COVID-19 belum selesai, apalagi COVID-19 ini menyerang paru-paru, sehingga kegiatan seminar ini fokus pada penyakit pneumonia.

“Disamping juga berkaitan dengan obat sirup yang bermasalah, sehingga dengan seminar ini bisa menjelaskan oleh narasumber kita,” ucapnya.

Pihaknya berharap, RSIA Cahaya Bunda bisa bermanfaat bagi masyarakat Cirebon dan RSIA Cahaya Bunda bisa lebih berkembang kedepannya. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *