Minggu, 16 Februari 2020

Rizka Aulia Rahmana : Passion Saya Ingin Menjadi Pengusaha

Populer

Sudah 4 Hari, Anak 4 Tahun Asal Pamengkang Cirebon Masih Koma Akibat Gigitan Ular Berbisa

Cirebon,- Anak perempuan usia 4 tahun asal Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon masih tak sadarkan diri di ruang...

Begini Kronologis Bocah 4 Tahun yang Masih Koma Karena Digigit Ular

Cirebon,- Adila Oktavia bocah 4 tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah, Kecamatan Mundu,...

Mulai 14 Februari 2020, Tiket Mudik Lebaran Sudah Bisa Dipesan

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menjual tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H mulai H-90 sebelum...

Suasana Haru Iringi Pemakaman Adila Bocah 4 Tahun yang Meninggal Akibat Gigitan Ular

Cirebon,- Suasana haru mengiringi pemakaman Adila Oktavia anak perempuan usai empat tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06...

Koma Lima Hari, Bocah 4 Tahun yang Digigit Ular Berbisa Meninggal Dunia

Cirebon,- Anak perempuan Adila Oktavia berusia 4 tahun asal Desa Pamengkan, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah,...

Cirebon, 4 Nopember 2014,- Wanita cantik ini bernama Rizka Aulia Rahmana yang setiap hari harus pandai membagi waktu antara berwirausaha dan kuliah.

Tentu anda pernah mendengar tempat kuliner di Cirebon yang bernama Waroeng Ndeso yang berlokasi di Jalan Perjuangan? Nah, gadis kelahiran 18 Desember 1993 ini sebagai salah satu pengelolanya.

“Waroeng Ndeso ini saya kelola bekerja sama berdua dengan sang mama,” tutur pemilik akun twitter @rikahanafi saat berbincang dengan About Cirebon.

Rika menjelaskan bahwa dia dipercaya untuk mengelola warung mulai dari belanja sambil membawa mobil bak sendiri, mengatur SDM, promosi, operasional warung bahkan sampai ke urusan kasir.

Loading...

“Untuk produksi masih ada campur tangan mama, selepas produksi itu bagian Rika,” ujar gadis yang hobi main ke pantai dan membaca buku.

Dulu, Rika berusaha fokus keduanya antara kuliah sambil dagang, namun hasilnya tidak berjalan dengan baik karena waktu kuliah dan dagang berbarengan. Menginjak semester 4 akhirnya pindah ke kelas karyawan.

“Passion saya ingin menjadi pengusaha,” lanjut penghobi kuliner ini.

Saat ini lebih memprioritaskan untuk mengurusi warung karena butuh pengorbanan dan banyak belajar untuk menjalani keduanya.

“Insya Allah selepas S1 mau melanjutkan ke S2 karena untuk berbisnis kita gak cuma butuh ambisi tetapi juga amunisi yang berisikan pendidikan dan strategi,” ujar mahasiswi tingkat akhir ini. (AC400)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Baso Pentol Jeletot Ambu, Cocok Untuk Para Pecinta Kuliner Pedas

Cirebon,- Bagi para pecinta pedas, tidak ada salahnya coba makanan yang satu ini. Namanya Pentol Jeletot Ambu atau baso...

Sebagai Bentuk Syukur, HUT Sindangkasih FM ke-47 Gelar Bakti Sosial dan Hadirkan Puluhan Artis Pantura Cirebon

Cirebon,- Dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-47, Radio Sindangkasih FM menggelar acara syukuran yang berlangsung di Ramayan Cirebon Square Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu...

D’Classic Barber & Coffee Hadir di Cirebon Dengan Konsep Berbeda

Cirebon,- D’Classic Barber & Coffee yang berlokasi di Jalan Raya Galunggung, No. 171 Perumnas Kota Cirebon hadir dengan konsep yang berbeda. D’Classic Barber & Coffee...

GMC Cirebon Bungkam Tuan Rumah Scorpio Jakarta di Srikandi Cup Seri 2

Jakarta,- Tim basket putri GMC Cirebon memetik kemenangan kedua pada Srikandi Cup seri 2 Jakarta, setelah mereka mengalahkan tuan rumah Scorpio (58-36) di GOR...

Senangnya Puluhan Anak-anak Yatim Saat Diajak Berwisata Edukasi

Cirebon,- Raut muka bahagia terpancar dari puluhan anak-anak yatim saat memasuki Trans Studio Mini Cirebon yang ada di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon,...

More Articles Like This