Rindu 'Lapek Sipuluik', Perantau Ini Berinisiatif Memasarkannya di Cirebon

Cirebon, 26 Februari 2015,- Sudah 24 tahun, Ibu Ardinis, menetap di Kota Cirebon dan mendapat julukan sebagai orang rantauan. Ia merantau dari tempat kelahirannya di Sumatra Barat, dan memutuskan untuk menetap di Cirebon sejak 1991.

 

Darah minang yang terus mengalir dan tak akan hilang di dirinya itu membuat ibu satu anak ini selalu mengingat suasana kampung halamannya dengan menyajikan makanan-makanan khas padang, seperti Rendang, Gulai Paku, Gulai Cubadak, sampai ke jajanan pasar tradisionalnya seperti Lapek Sipuluik, Godog Pisang, Onde-onde Singkong dan Sala Bulek.

BACA YUK:  Selama Seminggu, Satreskrim Polresta Cirebon Berhasil Amankan Empat Tersangka Curanmor

 

Di istana tercintanya, yang bertempat di Villa Intan II Blok J3 No. 11 Cirebon, wanita 52 tahun ini membuat segala macam masakan dan jajanan pasar khas suku minang, seperti yang sedang ia buat kali ini yaitu Lapek Sipuluik.

 

“Lapek itu kalo kata orang sunda nya Lepeut, isinya kelapa parut, gula merah dan kacang.” Tutur Ibu Ardinis.

 

Lapek Sipuluik merupakan ketan kukus yang dibungkus dengan daun pisang, ini juga salah satu jajanan pasar khas Padang. Terbuat dari tepung ketan, santan kelapa, dengan isi kelapa parut, gula merah dan kacang yang membuat rasa Lapek ini manis gurih.

BACA YUK:  Wakil Gubernur Jabar: Ratusan Seni dan Budaya Jawa Barat Diakui Dunia Internasional

 

“Bikinnya gampang aja, adonan tepung ketan dipipihkan diatas daun pisang yang udah diolesin minyak sebelumnya biar gak lengket, lalu letakan adonan isi yang campuran kelapa, gula merah dan kacang, tinggal dibungkus, terus dikukus sekitar 15 sampai 20 menit, sesuai selera aja ngukusnya.” Lanjutnya.

 

Banyak yang menyukai rasa Lapek Sipuluik yang manis dan gurih buatan Ibu ardinis. Hal itu membuat beliau berniat untuk memasarkan Lapek Sipuluik dan kawan-kawannya di Cirebon. Beliau juga menerima pesanan untuk berbagai acara-acara seperti arisan, rapat, dan lain sebagainya. (AC530)

BACA YUK:  Apresiasi dan Kenalkan Karya Lokal, Film Pendek Asli Cirebon Ditayangkan Pada Screening Film Ke-16

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *