Rabu, 29 Januari 2020

PT. Indocement Palimanan Kembangkan Embung Pengendapan, Ini Manfaatnya

Populer

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir...

Khawatir Virus Corona, Pasien di RS Waled Cirebon Dirawat di Ruang Isolasi

Cirebon,-Seorang warga Desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon harus dirawat di ruang khusus isolasi Rumah Sakit Umum Waled, Senin...

Grab Hadirkan Layanan Baru “Grab Express Nalangin” di Kota Cirebon

Cirebon,- Mendukung pertumbuhan ekonomi para wirausaha di wilayah Cirebon, Grab meluncurkan layanan terbaru yakni “Grab Express Nalangin Cirebon”, yang...

Jelang Imlek, Bank Indonesia Cirebon Hadirkan Layanan Penukaran Uang

Cirebon,- Dalam rangka Hari Imlek tahun 2020, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menghadirkan mobil penukaran uang, yang...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan...

Cirebon,- Sembilan embung pengendapan dengan kapasitas lebih dari 864 ribu meter kubik tengah dikembangkan PT. Indocement Tunggal Prakasa Tbk, Palimanan, Cirebon.

Dari 864 ribu meter kubik tersebut dapat dimanfaatkan oleh lebih dari 2.500 masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga, bahkan bisa digunakan untuk mengaliri sawah.

Direktur Indocement, Antonius Marcos mengatakan pengembangan embung pengendapan tersebut tengah dikembangan di seluruh pabrik.

“Di komplek Pabrik Palimanan sudah ada enam embung pengendapan,” ujarnya, Jumat (25/1/2019).

Loading...

1. Lokasi Endapan 

Dari enam embung pengendapan yang berada di Komplek Pabrik Palimanan Cirebon, tiga diantaranya berada di wilayah area tambang dengan kapasitas 220 ribu meter kubik dengan luat total 11 hektare.

Sedangkan tiga embung pengendapan lainnya berada di beberapa lokasi dengan total luas 5,5 hektare dan kapasitas mencapai 110 ribu meter kubik.

Berdasarkan Kepmen ESDM/1827/K/30/MEN/2018, kata Antonius, reklamasi didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai dengan peruntukannnya kemudian.

2. Kegiatan Reklamasi

Selain embung pengendapan, di area Kompleks Pabrik Indocement Palimanan juga dilakukan kegiatan reklamasi di zona penyangga dan Pusat Pelatihan dan Penelitian Pemberdayaan Masyarakat (P4M).

Melalui Kepmen ESDM, Indocement bahkan mengembangkan zona keanekaragaman hayati Gunung Blindis seluas 50 hektar di tengah area tambang aktifnya yang diperuntukkan sebagai area konservasi.

“Gunung Blindis merupakan model bagi kegiatan pasca-tambang Indocement karena mewakili kondisi zona awal sebelum kegiatan tambang dilakukan,” terangnya.

“Bahkan, manfaat dari reklamasi ini sudah dapat dirasakan saat ini, termasuk area penyangga dan P4M,” imbuh Antonius.

3. Pasca Tambang dimulai tahun 2025

Untuk kegiatan pasca-tambang, kata Antonius, sesuai dengan Kepmen ESDM, akan dimulai pada tahun 2025 dan wajib selesai pada tahun 2038 mendatang.

“Apa yang kami lakukan di area tambang dan area penyangga ini, bukan saja hanya sekadar memenuhi perundangan yang ada, tetapi bahkan melampauinya,” ujar Antonius.

Lanjut Antonius, karena komitmen yang kuat, Indocement melakukan secara sukarela untuk melakukan kegiatan yang melampaui perundangan.

“Apalagi, kami merupakan objek vital nasional yang harus menjadi contoh bagi perusahaan lain,” terangnya.

4. Program P4M

Pabrik Indocement Palimanan, Cirebon secara langsung telah meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar dari program P4M.

Lanjut Antonius, kelompok tersebut diantaranya kelompok tani jamur di Desa Palimanan Barat, budi daya Padi Jarwo semi organik dan budi daya ternak domba di tujuh desa mitra.

Dari program P4M, kata Antonius, telah dilakukan pengkajian dan penerapan beragam tanaman, baik tanaman keras maupun tanaman energi, hingga tanaman toga yang dipergunakan untuk penghijauan dan sebagai sumber bahan bakar terbarukan.

“Bahkan, hasilnya sudah dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah di wilayah desa mitra, bank sampah, Kelompok Wanita Tani, dan kelompok peduli lingkungan lainnya,” tutup Antonius. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Koperasi Jasa Transportasi Online Ciayumajakuning Gelar Rapat RAT

Cirebon,- Koperasi Jasa Transportasi Online Ciayumajakuning (KTOC) melaksanakan kewajiban organisasinya sebagai badan hukum berbentuk koperasi yakni menyelenggarakan Rapat Anggota...

CARfix Cirebon Dipercaya Sebagai Bengkel Official Partnership BMW

Cirebon,- Bengkel Modern CARfix kini hadir di Cirebon. Setelah sukses membuka outlet ke-27 pada bulan Desember 2019 lalu, kini CARfix melebarkan sayapnya dengan membuka...

Bengkel Modern CARfix Hadir di Cirebon, Ini Lho Kelebihannya

Cirebon,- Setelah sukses membuka outlet ke-27 pada bulan Desember 2019 lalu, CARfix Bengkel Modern kembali memperluas jaringan pelayanannya dengan membuka outlet ke-28 di Cirebon,...

Serunya Laga Persahabatan Gama FC Tegalgubug Lor dan Perisai Gintung Ciwaringin

Cirebon,- Pertandingan persahabatan sepak bola antara Gama FC Tegalgubug Lor melawan Perisai Gintung Ciwaringin merupakan pertandingan sepak bola yang baru pertama kali digelar pada...

Awal Tahun 2020, Bentani Hotel Cirebon Hadirkan BBQ Dinner dengan Konsep Tematik

Cirebon,- Sejak bulan Januari ini, Bentani Hotel and Residence yang berlokasi di Jalan Siliwangi No 69 Kota Cirebon, menghadirkan BBQ Thematic.Public Relation Bentani Hotel...

More Articles Like This