Rabu, 29 September 2021

Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, BSI Fasilitasi Layanan Perbankan Syariah Untuk PLN

Populer

Gangguan Kelistrikan Wilayah Karawang dan Cirebon, PLN Minta Maaf dan Terus Upayakan Perbaikan

Bandung,- Telah terjadi Gangguan Listrik pukul 17:53 WIB di Sebagian wilayah Karawang & Cirebon. Sampai dengan saat ini PLN...

Kampoeng Photography dan Videography (KPV) Merayakan Anniversary yang Kedua

Cirebon,- Kampung Photographer adalah sebutan dari Komunitas Photography dan Videography (KPV) yang terletak di Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin...

Telusur Tajug Tua Kota Cirebon Lewat Lawang Sanga dan Kali Kriyan

Penulis : Syaeful Badar (Marbot Masjid Raya At Taqwa dan Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon) Cirebon,- Menyusuri sudut demi sudut...

KAI Buka Lowongan Kerja dan Tidak Dipungut Biaya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat...

Karawang New Industry City (KNIC) Terpilih Menjadi Lokasi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara

Karawang,- Karawang New Industry City (KNIC) menyambut pembangunan PT HKML Battery Indonesia, pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle /...

Jakarta,- PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau (BSI) terus menggandeng dan bersinergi dengan berbagai pihak guna mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan menumbuhkan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Program dilakukan menyeluruh dari berbagai aspek diantaranya bisnis wholesale, retail, UMKM, consumer, korporasi baik dalam dan luar negeri, pendanaan serta pengelolaan ZISWAF.

Kali ini Bank Syariah Indonesia kembali melanjutkan kerjasamanya dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dalam bentuk penandatangan perjanjian kerjasama layanan cash management dan penerbit jaminan pengadaan barang/jasa di lingkungan PLN. Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi, jajaran manajemen BSI serta Direktur Keuangan PLN, Sinthya Roesly.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi menyampaikan bahwa Bank Syariah Indonesia berupaya mengoptimalkan peran bank syariah untuk membantu pemulihan ekonomi nasional.

Loading...

“Melalui integrasi layanan perbankan syariah satu atap untuk PLN, kami berharap BSI menjadi solusi layanan syariah bagi korporasi serta supply-chain di PLN. Keberadaan BSI ini mudah-mudahan dapat memberikan nilai tambah dan manfaat bagi PLN dan seluruh pegawainya melalui produk dan layanan digital yang dimiliki BSI,” ujar Hery Gunardi.

BACA YUK:  Telusur Tajug Tua Kota Cirebon Lewat Lawang Sanga dan Kali Kriyan

Dari sisi korporasi sendiri, Hery menambahkan, BSI memberikan kemudahan dan layanan kepada nasabah yang bersinggungan erat dengan proyek-proyek yang membutuhkan penjaminan. Selain memberikan kemudahan layanan cash management yang terintegrasi dengan layanan keuangan yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun, aman, cepat dan didukung IT yang modern.

“BSI menjadi bank syariah pertama sebagai Bank Imprest atas pengeloaan dana operasional di PLN,” ungkapnya.

Layanan Cash Management ini, kata Hery, bertujuan untuk memudahkan pengelolaan operasional keuangan sekaligus pemeliharaan posisi likuiditas PLN secara efektif dan efisien per 1 Juni 2021 di Wilayah Aceh.

BACA YUK:  Vaksinasi Drive Thru untuk Mempercepat Pembentukan Herd Immunity di Kabupaten Cirebon

Sedangkan layanan trade finance BSI sebagai Penerbit Jaminan (Bank Garansi) Pengadaan Barang dan Jasa berfungsi untuk verifikasi dan kontrol atas Bank Garansi vendor / kontraktor yang telah diterbitkan. Dilengkapi dengan sistem BG Online Access yang aman diakses dimanapun dan kapanpun.

Sementara dari sisi kinerja, per Maret 2021 BSI mencatatkan aset mencapai Rp234,4 Triliun dan laba sebesar Rp742 Triliun yang ditopang pembiayaan sebesar Rp159 Triliun, dan penghimpunan dana pihak ketiga sebesar Rp205,5 Triliun.

“Dengan catatan pertumbuhan positif ini, kami optimis mampu menjadi mitra strategis bagi PLN ke depannya,” ungkap Hery Gunardi.

Melalui inisiatif ini, BSI berharap perbankan syariah dapat mendukung peran PLN sebagai perusahaan yang strategis melalui percepatan dan digitalisasi layanan perbankan syariah terintegrasi. Juga kemudahan akses bank garansi secara online guna memudahkan PLN memantau proses pengadaan barang dan jasa, serta layanan pembiayaan syariah yang kompetitif dan nyaman bagi lebih dari 7 ribu pegawai.

Selain itu, kerjasama ini diharapkan dapat membantu perekonomian nasional dan menjadi stimulus bagi seluruh stakeholders dan pelaku usaha untuk bangkit mengembangkan usahanya. Tentunya dengan prinsip kehati-hatian, aman dan tepat sasaran.

Direktur Keuangan PLN, Sinthya Roesli menyampaikan bahwa dengan adanya sinergi kedua belah pihak semakin menguatkan dan mempermudah PLN dalam kontrol trading process yang melibatkan kontraktor, layanan keuangan terintegrasi dalam layanan syariah yang menyeluruh.

“Tentu kerjasama ini menjadi komitmen kami untuk bersama membangun negeri melalui sinergi BUMN,” ujarnya.

BACA YUK:  OJK Perpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2023

Sebagai informasi, BSI dan PLN telah menjalin kerjasama meliputi pembiayaan korporasi baik fasilitas capex maupun fasilitas dengan surat jaminan pemerintah.

Selain itu, pengelolaan keuangan operasional PLN melalui layanan cash management, pengadaan penyedia jasa pembiayaan syariah program bantuan fasilitas kendaraan operasional (BFKO), layanan payroll, pembiayaan consumer yakni mitraguna, griya, oto, cicil emas dan gadai emas untuk pegawai PLN, serta kerjasama kerjasama penerbit jaminan pengadaan barang/jasa untuk proyek PLN. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Capaian Vaksinasi di Kabupaten Cirebon Masih Rendah, ini Kata Kadinkes

Cirebon,- Capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Cirebon baru tercapai 23 persen. Target vaksinasi Kabupaten Cirebon harus mencapai 1.782.964 jiwa...

Rayakan Ulang Tahun ke-4 di Indonesia, Kredit Pintar Perluas Literasi Keuangan Bagi Masyarakat

Jakarta,- Kredit Pintar, sebuah platform fintech terdepan yang telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), merayakan tahun keempat aktif melayani kebutuhan finansial masyarakat...

Kabupaten Cirebon Kini Miliki Tim Akselerasi Pembangunan Daerah dan Segera Miliki Mal Pelayanan Publik

Cirebon,- Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyebutkan, Kabupaten Cirebon kini memiliki Tim Akselerasi Pembangunan Daerah (TAPD). Tim itu nantinya bergerak untuk merancang pembangunan, sehingga nantinya...

Anggota Komisi VIII DPR RI Nilai Pembentukan Provinsi Cirebon Raya Penting

Cirebon,- Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jabar IX, Maman Imanulhaq menilai pembentukan Provinsi Cirebon Raya sangatlah penting untuk tiga hal. Tiga hal tersebut,...

More Articles Like This