Jumat, 23 Oktober 2020

Kopi Kita Hadir Untuk Mengembangkan Bisnis Kopi Dari Hulu ke Hilir

Populer

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan. Penutupan sementara untuk...

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

8 Petugas Positif Covid-19, RSD Gunung Jati Tutup Sementara Pelayanan

Cirebon,- Sehubungan dengan kegiatan pelacakan kontak erat para pegawai yang terpapar Covid-19, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota...

Walikota Cirebon Menolak Wacana Perubahan Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda

Cirebon,- Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda mulai mencuat. Wacana tersebut muncul saat Kongres Sunda 2020...

Indonesia Fortuner Community Gelar Bakti Sosial di Objek Wisata Telaga Biru

Kuningan,- Indonesia Fortuner Community (IFC) menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako untuk warga Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan Kabupaten...

Cirebon,- Permintaan akan kopi semakin meningkat, hal tersebut disebabkan karena konsumsi kopi semakin hari mengalami peningkatan.

Konsumsi kopi yang sangat tinggi, namun produksi kopi sangat turun. Sehingga, terjadi seolah ada salah satu demand yang naik dan prosesnya turun. Hal tersebut karena, prosesnya masih menggunakan manual atau masih tradisional.

Melihat fenomena tersebut, Kopi Kita salah satu perusahaan yang bergerak di bidang usaha kopi dari hulu sampai hilir, mengambil peluang tersebut.

Loading...

Kopi Kita yang berada di Jalan Elang Raya Nomor 77 Kota Cirebon, mengembangkan usaha jasa pengelolaan paska panen kopi, pengembangan usaha jasa roastery dan coffee shop, pengembangan barista school dan bisnis kopi.

BACA YUK:  Wali Kota Cirebon: Kami Belum Mengambil Keputusan Penerapan Jam Malam

Aris Susanto, selaku tim pengembangan usaha Kopi Kita mengatakan secara objektivitas Kopi Kita yaitu lebih kepada specialty coffee processing, menjalin kemitraan dalam pengembangan usaha kedai dan coffee booth, serta inkubator specialty coffee (Kopi lokal).

“Kopi Kita ingin membangun sebuah sistem bisnis kopi, mengembangkan bisnis kopi ini dari hulu sampai ke hilir,” ujar Aris kepada About Cirebon saat Grand Opening Kopi Kita, Senin (31/8/2020) malam.

Menurut Aris, secara objektivitas Kopi Kita menawarkan produk kopi, Kopi Kita yang empowering petani kopi itu sendiri. Karena, mereka (petani kopi) dari segi pertaniannya masih tradisional dan masih kurangnya pemahaman mengenai pertanian kopi.

“Oleh karena itu, Kopi Kita ini terjun sampai ke empowering petani kopi kemudian sampai proses dengan berbagai macam ada natural, Washed, hingga Honey process. Sementara, kita menggunakan Washed untuk menghadirkan rasa original kopi tersebut,” bebernya.

“Yang jelas, biji kopi langsung diperoleh dari pertanian berupa roast bean. Disini ada roast bean Arabica Darma, ada juga yang sudah bubuk, dan ada yang sudah cross atau kasar, serta sudah espresso,” tambahnya.

BACA YUK:  Wali Kota Cirebon: Kami Belum Mengambil Keputusan Penerapan Jam Malam

Selain produk-produk kopi, Kopi Kita juga menyediakan peralatan untuk kebutuhan seduh kopi untuk usaha maupun untuk personal dan paket coffee booth dengan kisaran harga Rp. 20 jutaan.

“Di paket Coffee booth ini kita sudah siapkan boothnya, disediakan peralatannya, bahan-bahan kopi, dan juga disediakan fasilitas barista guide. Selain itu, operator dilatih termasuk ke pemilik yang akan di latih terkait bisnis kopinya,” bebernya.

Tak hanya menawarkan produk kopi, Kopi Kita juga menghadirkan program Community Coffee Engagement, Seperti penikmat kopi yang ingin mengetahui kopinya dan ada juga yang ingin memiliki skill menjadi barista.

“Kita juga arahkan untuk sertifikasi dan dikasih clue berdasarkan SKKNI (standar kompetensi kerja nasional indonesia), dimana untuk sertifikasi bisa mendaftar secara personal melalui online,” katanya.

BACA YUK:  Pemerintah dan DPRD Kabupaten Cirebon Mendukung Penolakan UU Omnibus Law

Sesuai dengan Jargonnya Coffee specialty, Kopi Kita akan empowering kopi-kopi lokal, sehingga kata Aris, jangan sampai yang mengempowering kopi lokal kalah pasar dengan kopi pabrikan. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Kantor BRI Cabang Cirebon Kartini Gelar Undian Panen Hadiah Simpedes Secara Virtual⁣

⁣Cirebon,- Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) periode pertama tahun 2020 secara virtual, Kamis (22/10/2020).⁣ ⁣ Pengundian hadiah...

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi Parlemen Remaja DPR RI tahun...

LKP Mawar Sharon Gelar Pelatihan Tata Rias Pengantin ⁣⁣ ⁣⁣

Cirebon,- LKP Mawar Sharon menggelar Pelatihan Program Pendidikan Kecakapan Kerja Keterampilan Tata Rias Pengantin Sunda Puteri di Aula Cirebon Power . Rabu 21/10/2020.⁣⁣ ⁣⁣ Rebecca Gracia,...

More Articles Like This