Kamis, 21 Oktober 2021

Keraton Kasepuhan Kembali Dibuka untuk Wisatawan

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Pasca bentrokan yang terjadi di Keraton Kasepuhan Cirebon Rabu (25/8) siang, aktivitas di Keraton Kasepuhan kembali normal, Kamis (26/8/2021). Objek wisata Keraton Kasepuhan tetap dibuka untuk wisatawan.

Pantauan About Cirebon di lokasi, petugas dari kepolisian masih berjaga di area Keraton Kasepuhan. Pengunjung yang datang pun hanya beberapa orang dan melakukan aktivitas foto prawedding.

Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK) Cirebon, Ratu Alexandra Wuryaningrat sejak Rabu kemarin, Keraton Kasepuhan kembali dibuka untuk wisatawan. Pihaknya juga mengaku tidak terganggu dengan adanya konflik yang terjadi di Keraton Kasepuhan.

Loading...
BACA YUK:  Perusahaan Startup Teknologi asal Singapura, Advance Intelligence Group Dapat Pendanaan Baru

“Kejadian kemarin kita hanya menjaga saja, karena belum terlalu rame yah (pengunjung). Sekarang wisatawan masih terdampak karena PPKM, jadi pengunjung tidak terlalu banyak,” ujar Alexandra saat ditemui About Cirebon, Kamis (26/8/2021).

Sebetulnya, menurut Alexandra, kunjungan wisata ke Keraton Kasepuhan Cirebon dari awal PPKM sudah banyak yang pesan untuk paket wisata. Apalagi, kunjungan rombongan sudah banyak yang konfirmasi.

“Sebetulnya kunjungan ke Keraton Kasepuhan sejak awal PPKM sudah banyak yang pesan paket wisata. Namun, karena PPKM terus diperpanjang kita tutup dan banyak yang cancel,” ungkapnya.

Pihaknya berharap ke depan PPKM tidak lagi diperpanjang dan kunjungan wisata ke Keraton Kasepuhan bisa kembali normal.

“Dari kemarin sampai hari ini saja hanya beberapa wisatawan saja. Insyaallah, Mudah-mudahan (kejadian kemarin) tidak terdampak, karena ini kan wisata sejarah,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Perusahaan Startup Teknologi asal Singapura, Advance Intelligence Group Dapat Pendanaan Baru
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Mengenang Para Pahlawan, HUT Partai Golkar ke-57 Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Cirebon,- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cirebon menggelar acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Acara...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

More Articles Like This