Hasil Rapid Test, 25 Pengunjuk Rasa di Kota Cirebon Reaktif ⁣

Cirebon,- Polres Cirebon Kota mengamankan sebanyak 129 orang terkait unjuk rasa penolakan Undang-undang Omnibus Law atau Cipta Kerja (Ciptaker) di Kota Cirebon pada tanggal 8 Oktober 2020 lalu yang berujung anarkis.⁣

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda mengatakan setelah dilakukan pendataan mengamankan sebanyak 129 orang dari berbagai element seperti pelajar, mahasiswa, ormas, dan lainnya.⁣

“Dari 129 orang, 49 orang diantaranya dari kelompok pelajar dibawah usia 17 tahun, 27 orang mahasiswa, 15 orang geng motor, sisanya dari masyarakat tidak memiliki pekerjaan,” ujar Syamsul kepada awak media, Jumat (9/10/2020).⁣

Lanjut Syamsul, 129 orang yang diamankan sudah dilakukan rapid test dan ada 25 orang yang reaktif. Sehingga, pihaknya menghimbau untuk tidak melakukan unjuk rasa.⁣

“Dari hasi rapid test ada 25 orang yang reaktif dan kita rujuk ke Satgas Covid-19 untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.⁣

Menurut Syamsul, 129 orang yang diamankan dilakukan pemeriksaan secara maraton dan setelah dilakukan pemeriksaan dikembalikan kepada keluarganya.⁣

“Rata-rata yang diamankankan di bawah umur, sehingga kita syaratkan ada keluarga yang menjemput untuk memastikan diserahterimakan dalam keadaan sehat dan baik,” bebernya.⁣

Syamsul menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan ada yang membawa senjata tajam dan ada 2 orang yang positif pengguna narkoba.⁣

BACA YUK:  STEI Al-Ishlah Cirebon Gelar Wisuda dan Cetak Lulusan yang Berkompeten di Bidang Ekonomi Syariah



“Hasil random sampling pemeriksaan urine, kami menemukan 2 orang positif menggunakan narkoba. Untuk status masih didalami karena sedang pengumpulan barang bukti,” katanya.⁣

Untuk anggota Polres Cirebon Kota, kata Syamsul, ada 4 anggota yang mengalami luka-luka terkena lemparan dan sudah dilakukan pengobatan.⁣

Sementara itu, pihaknya juga belum mendapatkan data dari pihak rumah sakit, apakah ada massa unjuk rasa yang masuk rumah sakit.⁣

“Tapi, kita sambil melihat ke rumah sakit sekitar, apabila ada yang terluka akan kita bantu untuk perawatannya,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Pelaku Penganiayaan Anak Disabilitas yang Viral di Medsos Telah Diamankan Polresta Cirebon

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *