Selasa, 19 November 2019

Gali Potensi Hasil Hutan, West Java Forest Festival 2019 Kembali Digelar di Cirebon

Populer

Sebagai Icon Baru, PT. KAI Daop 3 Cirebon Resmikan Monumen Mesin Mekanik VDM 800 GS, Ini Bentuknya

Cirebon,- Bertepatan Hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November 2019, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3...

Tradisi Panjang Jimat Muncul Sejak Masa Pemerintahan Pangeran Cakrabuwana

Cirebon,- Tradisi Maulid Nabi Saw, merupakan tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah Islamisasi di nusantara. Tradisi ini muncul...

Tanpa Penghalang Jalan, Tol Cipali Kembali Telan Korban

Cirebon- Kecelakaan yang melibatkan dua bus di Tol Cipali menewaskan 7 orang. Selain itu, 6 orang mengalami luka berat.Menurut...

Andra & The Backbone Meriahkan Puncak HUT ke-5 RSIA Cahaya Bunda Cirebon

Cirebon,- Perayaan puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda berlangsung meriah,...

Inilah Daftar Korban Kecelakaan Dua Bus di Tol Cipali

Cirebon - Kecelakaan maut di Tol Cikopo-Palimanan menewaskan tujuh orang. Penumpang bus lainnya mengalami luka berat dan ringan.Dari informasi...

Cirebon,- Dalam rangka peningkatan wawasan masyarakat tentang pentingnya fungsi hutan, produk hasil hutan unggulan, meningkatkan nilai tambah produk hasil hutan, serta pemanfaatan hasil hutan lestari, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat kembali menggelar Produk Hasil Hutan Unggulan dan Gelar Teknologi Pengolahan Hasil Hutan atau dengan nama lain “West Java Forest Festival 2019” (WJFF 2019).

Kegiatan West Java Forest Festival 2019 berlangsung selama satu hari di Atrium Utama Grage City Mall, Jalan Jend. A. Yani, Kota Cirebon, Sabtu (24/8/2019).

Gelaran Produk Hasil Hutan Unggulan dan Gelar Teknologi Pengolahan Hasil Hutan ini merupakan kolaborasi pemangku kepentingan pembangunan sektor kehutanan melalui implementasi pendekatan pentahelix, ABCGM (Academic, Business, Community, Government, and Media).

1. Memperkenalkan Hasil Hutan

Loading...

Kepala UPTD Pelayanan Pengolahan Hasil Hutan, Endik Casdika yang juga panitia WJFF 2019 mengatakan yang melatarbelakangi diadakannya kegiatan WJFF 2019 adalah untuk memperkenalkan kepada khalayak, bahwa hasil hutan bukan hanya kayu saja, tetapi ada hasil hutan bukan kayu (HBK) yang potensinya jauh lebih besar dari nilai kayu itu sendiri.

“Produk hasil hutan bukan kayu cukup beragam jenisnya, dan bisa dikembangkan serta diusahakan di luar kawasan hutan,” ujar Endik dalam sambutannya.

Sambutan Panitia WJFF 2019

Menurut Endik, hal ini sangat tepat bagi pemberdayaan masyarakat di desa sekitar hutan sebagai ladang usaha dan peluang bisnis yang mampu bersaing dan menguntungkan dari sisi bisnis dan meningkatkan pendapatan dalam rangka perbaikan ekonomi masyarakat.

“Sehingga, ketergantungan dan tekanan terhadap hutan menjadi berkurang,” ugkapnya.

2. Menggali Potensi Hasil Hutan

Sebagaimana visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam rangka mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin, dengan inovasi dan kolaborasi, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat terus mendorong upaya-upaya yang mengarah pada hutan yang lestari dan masyarakat yang sejahtera.

“Salah satu upaya tersebut adalah dengan terus menggali potensi hasil hutan bukan kayu dengan mengembangkan usaha yang dilakukan oleh masyarakat desa sekitar hutan, seperti usaha jamur kayu dan madu,” bebernya.

Namun, kata Endik, permasalahan dalam bidang usaha perhutanan yang umumnya terkait dengan teknologi pengolahan, permodalan, akses pasar yang terbatas, dan pemanfaatan teknologi informasi yang belum tersampaikan.

Sambutan Kepala Dinas Perhutanan Provinsi Jawa Barat

“Berkenaan dengan hal tersebut, UPTD Pelayanan Pengelolaan Hasil Hutan Provinsi Jawa Barat berinisiasi dan memfasilitasi dengan adanya kegiatan gelar hasil hutan unggulan dan gelar teknologi hasil hutan di Jawa Barat,” jelasnya.

3. Rangkaian Kegiatan WJFF 2019

Gelar Produk Hasil Hutan Unggulan dan Gelar Teknologi Pengolahan Hasil Hutan merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jawa Barat yang ke-74 Tahun 2019.

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut, tambah Endik, sebagai media silaturahmi dan informasi bagi multistakeholder kehutanan di Jawa Barat, sarana promosi, transaksi, negosiasi, edukasi dan transformasi baik pengetahuan, produk, teknologi, kelembagaan maupun program bidang kehutanan.

“Ini juga sebagai sarana meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk hasil hutan kayu di Jawa Barat,” bebernya.

Adapun jenis kegiatan meliputi pameran pembangunan kehutanan, pameran produk hasil hutan kayu dan hasil hutan bukan kayu, talkshow, seminar, demo pengolahan produk kehutanan, lomba design produk hasil hutan, lomba-lomba yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan dan hutan, seni dan budaya, atraksi kehutanan, donor darah serta kuliner.

“Digelaran WJFF tahun ini ada lomba design produk hasil hutan yang merupakan terobosan baru dan sebelumnya belum pernah dilaksanakan,” terangnya.

Pihaknya berharap, kegiatan ini bisa menjadi intensitas kontinuitas pembangunan kehutanan akan selalu terjaga, terciptanya peningkatan nilai tambah produk hasil hutan dan kesempatan berusaha di sektor kehutanan, serta meningkatkan pendapatan petani hutan.

“Sehingga dapat mewujudkan Petani Juara dan Hutan Lestari menuju Jawa Barat Juara Lahir dan Batin,” harapnya.

4. Peserta yang Terlibat

Kegiatan Gelar Produk Hasil Hutan Unggulan dan Gelar Teknologi Pengolahan Hasil Hutan/West Java Forest Festival 2019 merupakan agenda tahunan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

Pameran dikemas dalam bentuk galeri (Forest Galery) untuk menarik pengunjung, yang terdiri dari Program Pengembangan Kehutanan, Industri Hasil Hutan, Industri Kecil Pengolahan Hasil Hutan Bukan Kayu, Komunitas Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Ciayumajakuning, Hobi Bidang Kehutanan, dan swasta, BUMN, serta BUMD.

“Semua yang terlibat di kegiatan ini ada sebanyak 40 peserta,” kata Endik.

Kegiatan ini juga bisa terlaksana atas dukungan dari WarnaWarni EO Cirebon, Rijal Aerobic Family (RAF), Satya Gaura Svara Choir, Skiddos Photography Community, PMI Kabupaten Cirebon, Mountoya, BT Batik Trusmi, Daihatsu, Hotel Satria, Gokana Ramen&Tepan, Ayam Gepuk Cipto, Hani’s Kukiss, Fish Skin Crackers, Klinik Estetika dr Affandi Cirebon, Garuda Indonesia Cargo, The Jungle Preanger Coffee, Tectona, Volker Studio, Kino, IAI Bunga Bangsa, dan Waterboom Grage City Mall.

About Cirebon juga merupakan salah satu media partner dalam kegiatan West Java Forest Festival 2019. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Patra Cirebon Hotel Siap Rayakan Malam Pergantian Tahun, Ini Konsepnya

Cirebon,- Patra Cirebon Hotel & Convention yang berlokasi di Jalan Tuparev, Cirebon siap menggelar event pergantian tahun 2019 menuju...

Ulang tahun ke-8 CSB Mall Berlangsung Meriah, Undian Mobil hingga Penampilan Project Pop

Cirebon,- Pusat perbelanjaan CSB Mall yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-8, di atrium utama...

ADV150 Urban Exploride, Ajak Konsumen dan Komunitas Kunjungi Tempat Bersejarah di Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda Jawa Barat mengajak 100 bikers yang terdiri dari konsumen...

Cirebon Technopreneurship Kembali Gelar Seminar Nasional di Universitas Kuningan

Kuningan,- Revolusi industri 4.0 ada tantangan dan ada peluang yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kuningan (Uniku) bekerja...

DAM Tawarkan Berbagai Program Spesial di Honda Premium Matic Day Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat bekerja sama dengan PT Astra Honda...

More Articles Like This