Empat Tenaga Kesehatan di Puskesmas Gunung Sari Kota Cirebon Positif Covid-19

Cirebon,- Empat tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja di Puskesmas Gunung Sari Kota Cirebon terkonfirmasi positif Covid-19.

Keempat Nakes tersebut terdeteksi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab massal tenaga kesehatan di Kota Cirebon yang berlangsung di Diklat KB Kota Cirebon beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto menjelaskan memang benar ada empat kasus baru dari tenaga kesehatan di Puskesmas Gunung Sari Kota Cirebon, namun ber KTP luar Kota Cirebon

“Hasilnya baru keluar kemarin dan ada 4 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Dari empat ini, 1 ber KTP Kabupaten Kuningan, 2 ber KTP Kabupaten Cirebon, dan 1 Kota Cirebon,” ujar Edy, Kamis (16/7/2020).

BACA YUK:  Kepemimpinan itu Profesi yang Tidak Akan Pernah Hilang

Dengan adanya nakes di Puskesmas Gunung Sari, Edy menjelaskan bahwa mulai hari ini sampai hari Sabtu, Puskesmas Gunung Sari tidak beroperasi.

“Hari ini pekerja di Puskesmas Gunung Sari testing semua, dan hari ini juga dilakukan penyemprotan disinfektan,” ungkapnya.

“Ada 99 orang yang dites swab dan hasilnya akan keluar hari Sabtu. Kalau ternyata ada yang positif, Puskesmas Gunung Sari akan diliburkan sampai 10 hari kedepan. Jadi totalnya 14 hari,” imbuhnya.

Edy meminta kepada tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan pemakaian APD (alat pelindung diri) untuk tingkat yang setinggi-tingginya.

BACA YUK:  Tahun 2022, BNN Kota Cirebon Bentuk Lima Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba)

“Jadi, kelengkapannya harus paripurna. APD di seluruh layanan puskesmas wajib memakai APD yang terlengkap,” ungkapnya.

Untuk kejadian seperti ini, menurut Edy, dimungkinkan di setiap kota yang lintasnya orang berlalu lalang atau orang bisa masuk daerah tertentu tanpa batasan peluangnya tinggi.

“Sehingga, satu-satunya proteksi hanya protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer,” tegasnya.

Lanjut Edy, sampai saat ini Kota Cirebon telah melakukan rapid test sebanyak 6.606 orang, yang reaktif sebanyak 70 orang. Sedangkan, untuk pemeriksaan swab sampai hari ini Kota Cirebon telah melakukan sebanyak 1.685 orang dan yang positif 31 orang.

BACA YUK:  Info Loker: Lowongan Kerja Terbaru di Optik Zaloris bulan November 2022

“Dari 31 orang yang positif, 14 orang diantaranya sudah sembuh, masih dalam perawatan 15 orang, dan 2 orang meninggal dunia,” pungkas Edy. (AC212)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *