Senin, 30 Maret 2020

Dukung Target Ekspor Perikanan Nasional, JAPFA Ekspor Produk Budidaya Perikanan Senilai Rp 13 Miliar Lebih

Populer

Cinema XXI CSB Mall Tutup Sementara Sejak Hari Senin

Cirebon,- Wabah virus Corona atau Covid-19 terus meluas di wilayah Indonesia. Bahkan dampak dari covid-19 ini menjalar hingga sektor...

Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon Tetap Melaksanakan Sholat Jumat, Ini Ketentuannya

Cirebon,- Banyak pertanyaan dari masyarakat, khususnya di Kota Cirebon bahkan wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) tentang sikap...

Ketua MUI Kota Cirebon: Semua Masjid di Kota Cirebon Tetap Melaksanakan Sholat Jumat

Cirebon,- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa Nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah virus...

Wali Kota Cirebon: Masyarakat yang Berkerumun Akan Kami Bubarkan untuk Cegah Virus Corona

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau covid-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon akan meningkatkan Social Distancing...

Wali Kota Cirebon Perpanjang Masa Belajar di Rumah Untuk Siswa Sekolah Se-Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon resmi memperpanjang masa belajar di rumah untuk siswa sekolah di semua tingkatan se-Kota...

Cirebon,- Setelah sukses meningkatkan nilai ekspor sebesar 53 persen pada 2019, PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak perusahaannya PT. Suri Tani Pemuka (STP) dan PT Iroha Sidat Indonesia (ISI), melepaskan ekspor produk budidaya perikanan pada awal 2020.

Pelepasan ekspor produk budidaya perikanan senilai lebih dari Rp 13 Miliar lebih itu terdiri atas produk olahan sidat , produk fillet dan loin ikan tilapia, produk olahan ikan tilapia serta pakan udang. Adapun negara tujuannya yakni Jepang, Amerika, Filipina dan Timor Leste .

Produk tersebut dilepas secara simbolis oleh Dirjen Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Dirjen Kementerian Perdagangan Luar Negeri, serta Bupati Banyuwangi di Pabrik Pengolahan Sidat PT. Iroha Sidat Indonesia, Banyuwangi.

Head of Aquaculture Division JAPFA Group (STP), Ardi Budiono menjelaskan pelepasan ekspor ini merupakan bentuk konsistensi JAPFA dalam mendukung ekspor di berbagai komoditas.

Loading...

Pada tahun 2020 ini JAPFA kembali mengawalinya dengan mengekspor produk budidaya perikanan. Hal ini tidak terlepas dari upaya JAPFA dalam mendukung pemerintah meningkatkan devisa negara.

”Sampai dengan saat ini berbagai produk olahan perikanan JAPFA telah dipasarkan ke 14 negara di benua Amerika, Eropa, Afrika dan Asia. Tercatat sepanjang tahun 2019, Divisi Budidaya Perairan JAPFA mampu memberikan kontribusi ekspor senilai Rp 438 Miliar,” ujar Ardi.

Pencapaian ini, lanjut Ardi, tentunya didukung dengan standar kualitas dan mutu produk budidaya perikanan yang terus dijaga oleh JAPFA.

Disetiap rantai produksinya, JAPFA memastikan kualitas dari mulai pemilihan bahan baku dan pengawasan yang ketat serta melalui proses produksi yang bertanggung jawab serta berkelanjutan

“Sebagai contohnya, kami menggunakan pakan ikan apung yang ramah lingkungan dalam budidaya tilapia di Danau Toba. Proses pemberian pakan juga dilakukan menggunakan feed broadcaster sehingga tepat takaran. Sedangkan untuk produk sidat, kami menjalankan restocking. Sidat yang dibudidayakan, sebagian hasilnya akan dikembalikan ke alam,” jelasnya.

Pelepasan ekspor awal tahun 2020, dilaksanakan serempak di tiga unit bisnis JAPFA yakni Banyuwangi, Cirebon dan Medan. Dan, saat ini acara dipusatkan di Banyuwangi. Setelahnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi Tambak Sidat ISI di Blimbingsari, di mana rombongan dapat melihat langsung proses manajemen budidaya sidat yang baik yang diterapkan oleh JAPFA, serta proses panen sidat tersebut.

JAPFA akan terus berupaya melakukan peningkatan mutu dan layanan untuk membuka peluang agar dapat memasuki pasar internasional yang lebih luas guna mendukung program Pemerintah Indonesia akan target ekspor Perikanan Indonesia.

Ardi mengungkapkan, PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perikanan, serta produksi vaksin dan obat-obatan hewan.

“Diiringi dengan program-program kegiatan sosial yang berkontribusi dalam pengembangan masyarakat, JAPFA terus mendukung pengembangan kualitas hidup, sesuai dengan nilai perusahaan, “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama”,” tutupnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selain Mall, Grage Group Tutup Sementara Unit Bisnis Hotel di Cirebon dan Kuningan

Cirebon,- Setelah mengambil keputusan terkait penutupan sementara Grage Mall dan Grage City Mall, Grage Group kembali memberlakukan penutupan sementara...

Sejak Tanggal 1 Maret, Pembatalan Tiket KA di Daop 3 Cirebon Capai 13.584 Pembatalan

Cirebon,- Kebijakan pengurangan perjalanan KA serta kondisi pandemik corona yang terjadi saat ini, menyebabkan pembatalan sejumlah tiket KA.Secara total terhitung sejak tanggal 1 Maret...

Mulai 1 April sampai 1 Mei 2020, Daop 3 Cirebon Batalkan 15 Perjalanan KA Argo Cheribon, Ini Daftarnya

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon kembali melakukan pembatalan 15...

Dua Mobil Water Canon Dikerahkan Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Cirebon

Cirebon,- Sat Brimob Batalyon C Pelopor Polda Jawa Barat bersama dengan Polres Cirebon Kota, unsur TNI, serta Satpol PP Kota Cirebon melakukan penyemprotan cairan...

Grage Mall dan Grage City Mall Akan Tutup Sementara Selama Dua Pekan

Cirebon,- Mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Grage Group akan menutup sementara Grage Mall dan Grage City Mall selama dua...

More Articles Like This