Selasa, 21 Januari 2020

Dukung Target Ekspor Perikanan Nasional, JAPFA Ekspor Produk Budidaya Perikanan Senilai Rp 13 Miliar Lebih

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Sultan Sepuh XIV : Keraton Agung Sejagat Tidak Terdaftar Dalam FSKN

Cirebon,- Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo menggegerkan banyak pihak setelah...

Gudang Penyimpanan Popok Bayi di Cirebon Dilalap Si Jago Merah

Cirebon,- Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan popok bayi di Jalan Buyut Pronggol, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu...

Pengembang Perumahan Bersubsidi di Kabupaten Cirebon Terancam Mandeg

Cirebon,- Forum Komunikasi Pengembang Perumahan Cirebon (FKPPC) memberikan pernyataan terkait permasalahan pemberian hak guna bangunan atas tanah yang akan...

Terdakwa Pembunuhan Santri di Cirebon Divonis 13 Tahun dan 10 Tahun, Serta Denda Rp. 1 Milyar

Cirebon,- Masih ingat dengan penusukan salah seorang santri yang terjadi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, pada bulan...

Cirebon,- Setelah sukses meningkatkan nilai ekspor sebesar 53 persen pada 2019, PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak perusahaannya PT. Suri Tani Pemuka (STP) dan PT Iroha Sidat Indonesia (ISI), melepaskan ekspor produk budidaya perikanan pada awal 2020.

Pelepasan ekspor produk budidaya perikanan senilai lebih dari Rp 13 Miliar lebih itu terdiri atas produk olahan sidat , produk fillet dan loin ikan tilapia, produk olahan ikan tilapia serta pakan udang. Adapun negara tujuannya yakni Jepang, Amerika, Filipina dan Timor Leste .

Produk tersebut dilepas secara simbolis oleh Dirjen Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Dirjen Kementerian Perdagangan Luar Negeri, serta Bupati Banyuwangi di Pabrik Pengolahan Sidat PT. Iroha Sidat Indonesia, Banyuwangi.

Head of Aquaculture Division JAPFA Group (STP), Ardi Budiono menjelaskan pelepasan ekspor ini merupakan bentuk konsistensi JAPFA dalam mendukung ekspor di berbagai komoditas.

Loading...

Pada tahun 2020 ini JAPFA kembali mengawalinya dengan mengekspor produk budidaya perikanan. Hal ini tidak terlepas dari upaya JAPFA dalam mendukung pemerintah meningkatkan devisa negara.

”Sampai dengan saat ini berbagai produk olahan perikanan JAPFA telah dipasarkan ke 14 negara di benua Amerika, Eropa, Afrika dan Asia. Tercatat sepanjang tahun 2019, Divisi Budidaya Perairan JAPFA mampu memberikan kontribusi ekspor senilai Rp 438 Miliar,” ujar Ardi.

Pencapaian ini, lanjut Ardi, tentunya didukung dengan standar kualitas dan mutu produk budidaya perikanan yang terus dijaga oleh JAPFA.

Disetiap rantai produksinya, JAPFA memastikan kualitas dari mulai pemilihan bahan baku dan pengawasan yang ketat serta melalui proses produksi yang bertanggung jawab serta berkelanjutan

“Sebagai contohnya, kami menggunakan pakan ikan apung yang ramah lingkungan dalam budidaya tilapia di Danau Toba. Proses pemberian pakan juga dilakukan menggunakan feed broadcaster sehingga tepat takaran. Sedangkan untuk produk sidat, kami menjalankan restocking. Sidat yang dibudidayakan, sebagian hasilnya akan dikembalikan ke alam,” jelasnya.

Pelepasan ekspor awal tahun 2020, dilaksanakan serempak di tiga unit bisnis JAPFA yakni Banyuwangi, Cirebon dan Medan. Dan, saat ini acara dipusatkan di Banyuwangi. Setelahnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi Tambak Sidat ISI di Blimbingsari, di mana rombongan dapat melihat langsung proses manajemen budidaya sidat yang baik yang diterapkan oleh JAPFA, serta proses panen sidat tersebut.

JAPFA akan terus berupaya melakukan peningkatan mutu dan layanan untuk membuka peluang agar dapat memasuki pasar internasional yang lebih luas guna mendukung program Pemerintah Indonesia akan target ekspor Perikanan Indonesia.

Ardi mengungkapkan, PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perikanan, serta produksi vaksin dan obat-obatan hewan.

“Diiringi dengan program-program kegiatan sosial yang berkontribusi dalam pengembangan masyarakat, JAPFA terus mendukung pengembangan kualitas hidup, sesuai dengan nilai perusahaan, “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama”,” tutupnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon,...

Akibat Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Perumahan Gamel Terendam

Cirebon,- Hujan dengan intensitas tinggi lebih dari tiga jam mengakibatkan sungai Sikenanga meluap yang mengakibatkan seratusan rumah di Perumahan Cahaya Permai blok A-H, Desa...

Pemerintah Daerah Kota Cirebon Gelar Ratas Rumpun, Ini yang Dibahas

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus melakukukan koordinasi dengan dinas-dinas melalui Rapat Terbatas (Ratas) untuk memantau kendala dan mengatasinya. Rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh...

Miliki Keahlian Karate, Perampok Ini Minta Ampun Kepada Korban

Cirebon,- Seorang perampok menyatroni rumah anggota Polisi Polda Jawa Barat di Dusun I, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (20/1/2020) pagi sekitar pukul...

Opening Kabobs di Grage City Mall Hadirkan Charly Van Houten dan Firman Siagian

Cirebon,- Kabobs kembali membuka gerainya di Kota Cirebon. Terhitung mulai Sabtu (18/1/2020), Kabobs Premium Kebab kembali membuka di Grage City Mall, Jaln Jend. A....

More Articles Like This