Chefi’s Arabian Cafe & Resto Wakafkan 2,5% Profit ke Pondok Modern Tazakka

Cirebon.- Dalam mencari keberkahan usaha, Chefi’s Arabian Cafe & Resto mewakafkan 2,5% hasil usahanya setiap bulannya, kepada Wakaf Yayasan Tazakka Batang Jawa Tengah. Penandatanganan MoU kerja sama dilakukan oleh Pemilik Chefi’s Arabian Cafe & Resto, Sefi Khirijil Yaman dengan Direktur Wakaf Yayasan Tazakka Batang, Subhi Mahmassani, Jumat (12/11/2021) di Chefi’s Cafe & Resto, Jalan Ampera No. 24, Kota Cirebon.

Penandatanganan juga disaksikan oleh, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tazakka Batang, KH. Anang Rizka Masyhadi, Ketua Baznas Kota Cirebon, M. Taufik, S.Ag., Direktur Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi, M.Ag.

Pemilik Chefi’s Arabian Cafe & Resto, Sefi Khirijil Yaman mengatakan, program wakaf ini berawal dari semua pengalaman hidupnya yang tidak bisa terlepas dari wakaf. Karena, wakaf banyak membantu dan memberikan banyak manfaat untuk orang banyak. Oleh karena itu, Ia memutuskan untuk memberikan 2,5% sebagian keuntungan usahanya untuk diwakafkan.

BACA YUK:  Setelah Rampung, Pemda Kota Cirebon akan Percantik Program Kotaku

“Kebetulan saya mewakafkan kepada wakaf Yayasan Tazakka Batang, 2.5% keuntungan usaha saya. Semoga bisa dimanfaatkan untuk umat yang membutuhkan. Program ini sesuai dengan moto Kami Menyempurnakan Kelezatan dengan Keberkahan,” ujarnya kepada About Cirebon.

Sefi juga menyatakan, wakaf yang dilakukan Chefi’s Arabian Cafe & Resto ini, juga merupakan salah satu program yang sedang trend di masyarakat terkait wakaf. Selain itu juga merupakan upaya untuk mencari keberkahan dunia akhirat.

“Kerja sama wakaf ini tidak ada batas waktunya. Sehingga, manfaatnya pun akan terus dirasakan oleh banyak orang. Saya berharap bisa menginspirasi pengusaha lainnya untuk berwakaf,” ucapnya.

BACA YUK:  Sambut Hari Bhayangkara ke-76, 500 Paket Bantuan Sosial Disalurkan Polresta Cirebon

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tazakka Batang, KH Anang Rizka Masyhadi dalam kesempatan itu mengatakan, wakaf saat ini menjadi lifestyle. Karena, setiap orang tidak bisa terpisah dari wakaf. Wakaf tidak hanya berupa aset tanah, tapi juga bisa berupa uang, manfaat, profesi atau lainnya. Seperti pendidikan yang membutuhkan biaya tinggi, bisa mendapatkan subsidi dari wakaf.

“Diharapkan, wakaf bisa kembali menjadi budaya atau lifestyle di masyarakat. Sehingga, saling membantu yang manfaatnya bisa dinikmati banyak orang. Selain itu juga, merupakan ladang pahala untuk mencari berkah,” ujarnya.

BACA YUK:  Bupati Cirebon : Kepala SKPD Diminta Lebih Intens untuk Koordinasi dengan Saya

Beliau mengapresiasi program Chefi’s Arabian Cafe & Resto ini, yang mewakafkan 2,5% keuntungan usahanya setiap bulan. Dana yang diwakafkan akan disalurkan untuk kepentingan pendidikan. Penggunaan dana wakaf tersebut, akan dilaporkan untuk diketahui kedua belah pihak.

“Semua yang telah diberikan merupakan amanah. Kita harus menjaga amanah itu, agar bisa dipercaya. Makanya, ada pelaporan penggunaan dana yang diketahui bersama,” ucapnya.

Sementara, saat ini Chefi’s Arabian Cafe & Resto menyediakan kuliner khas Timur Tengah Nasi Kebuli/Mandhi Kambing yang tidak diragukan kelezatannya dengan paduan rempah-rempah, sehingga menyesuaikan dengan lidah nusantara. Ada pula beragam jenis minuman khas, seperi kopi kurma, es kurma yoghurt, dan minuman lainnya. (AC300)

(Dilihat: 51 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.