Jumat, 18 September 2020

ACT Cabang Cirebon Luncurkan Program Nasional Lumbung Sedekah Pangan

Populer

Mulai Besok, Pemkab Cirebon Berlakukan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Cirebon,- Mulai tanggal 15 sampai 19 September 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon akan menerapkan sanksi bagi masyarakat yang melanggar...

Kopi Gincu Hadir Dengan Konsep Alam di Perkebunan Mangga

Cirebon,- Perkebunan mangga gedong gincu yang ada di Desa Sedong Lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon disulap menjadi Kedai Kopi...

5PM Coffee Hadirkan Konsep Rooftop Dengan View Gunung Ciremai

Cirebon,- Jumlah coffee shop semakin hari semakin meningkat di penjuru kota di Indonesia. Mereka tak hanya menyuguhkan kopi sebagai...

Pemkot Cirebon Gencar Razia Masker, Akhir September Perda Masker Disahkan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus melakukan pendisiplinan masyarakat dalam penggunaan masker di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).Walikota Cirebon,...

49 Kasus Baru Positif Covid-19, Ada yang Isolasi Mandiri dan Ada yang Dirawat

Cirebon,- Kasus Terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 49 orang.Sehingga, total kasus konfirmasi positif Covid-19 sampai dengan...

Cirebon,- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cirebon meluncurkan program Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan (GNLSP) yang berlangsung di Kantor ACT Cabang Cirebon, Jalan Ariodinoto No. 10D, Kota Cirebon, Senin (10/8/2020).

Program Gerakan Nasional lumbung sedekah pangan diluncurkan secara serentak di 43 cabang ACT yang ada di Indonesia.

Program GNLSP merupakan pusat seluruh bantuan pangan sahabat dermawan yang disimpan untuk disitribusikan. Program ini hadir untuk memudahkan sahabat dermawan memberikan langsung bantuan terbaiknya.

Loading...
BACA YUK:  Mudah Dibawa, Mesin PCR Portable Siap Periksa Tes Swab Hingga ke Pelosok Desa

Masyarakat yang membutuhkan dan atau terdampak pandemi, dapat mengambil langsung kebutuhan mereka di Lumbung Sedekah Pangan yang akan hadir di berbagai lokasi strategis seperti masjid, perkantoran, pasar, swalayan, dan lain-lain.

Kepala Cabang ACT Cirebon, Ade Ruly S menjelaskan sebagai solusi mengatasi atau membantu warga masyarakat yang terkena dampak Covid-19, sehingga ACT menjalankan lumbung sedekah pangan ini.

“Kehadiran Lumbung Sedekah Pangan ini, bertujuan untuk memberikan ketersediaan pangan bagi mereka yang di bawah garis kemiskinan dan masyarakat yang rawan akan kemiskinan,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di kantor ACT Cabang Cirebon, Senin (10/8/2020).

Ade menjelaskan, Lumbung Sedekah Pangan ini dengan membuka gerai-gerai yang memang disediakan oleh ACT untuk masyarakat yang membutuhkan dan selain itu dapat berkolaborasi dengan warga yang memiliki kelebihan.

“Jadi ada dua konsep dari lumbung sedekah pangan ini, pertama kita akan menempatkan di masjid-masjid, sekolah, tempat keramaian, atau di tempat mitra ACT,” jelasnya.

Untuk awal ini, kata Ade, Lumbung Sedekah Pangan ini akan didistribusikan ke 10 titik. Kalaupun memang respon dari masyarakat Cirebon baik, akan kita tambah terus ketersediaan rak lumbung sedekah pangan ini.

“Kami di Kantor ACT Cirebon juga membuka posko untuk masyarakat yang ingin membantu dari segi menyediakan pangan, kedua kita juga mengajak titik mitra yang memang menyediakan lumbung sedekah pangan untuk memberdayakan warga sekitar,” terangnya.

BACA YUK:  Para Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Sanksi dan Diberi Masker

“Untuk warga yang berlebih silakan memberikan bantuan pangannya. Untuk warga yang membutuhkan silakan ambil seperlunya,” tandasnya.

Sementara itu, Tim Program ACT Cabang Cirebon, Tawwaba menambahkan untuk teknis program Lumbung Sedekah Pangan ini, kami akan menambah jumlah bahan pangannya.

“Untuk peletakannya sesuai dengan kemitraan, baik itu di masjid ataupun di lokasi strategis yang potensi kedermawanannya tinggi dalam mengisi,” ujarnya.

BACA YUK:  Telkomsel Hadirkan Paket Kuota Belajar 10 GB Hanya Rp. 10

Aba menambahkan, dalam satu rak lumbung sedekah pangan akan dipasok beberapa bahan pangan seperti beras, gula, garam, minyak, sayur-sayuran, susu, obat-obatan, telur. Ke depannya, akan terus ditambah bahan pangannya.

“Untuk aktivasinya, kita kolaborasi dengan para mitra, baik itu DKM atapun donatur pada awal akan kita yang mengisinya. Tapi, setelah habis para mitra ataupun donaur yang mengisi selanjutnya,” kata Aba.

“ACT nantinya berperan sebagai monitoring terhadap pelaksanaan program ini. Baik itu pencatatan bahan pangannya, eksekusi di lapangannya,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Hari Keempat, 150 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Petugas Gabungan di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Sebanyak 150 orang terjaring operasi yustisi protokol kesehatan yang digelar oleh petugas gabungan dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten...

Update Terbaru, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 609 Kasus

Cirebon,- Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon terus bertambah. Hal tersebut dikarenakan semakin masifnya pemeriksaan tes usap atau swab.Sampai tanggal 18 September 2020,...

6.194 KPM PKH di Kabupaten Cirebon Mengundurkan Diri

Cirebon,- Sebanyak 6.194 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Cirebon mengundurkan diri dari kepersertaan bansos PKH selama tahun 2020.Banyaknya penerima...

120.000 KPM PKH Kabupaten Cirebon Segera Terima Bansos Beras

Cirebon,- Kementerian Sosial sudah mulai mendistribusikan Bantuan Sosial Beras (BSB) di beberapa wilayah Indonesia. Salah satunya adalah Kabupaten Cirebon,Jawa Barat.Sebanyak 120.000 KPM (Keluarga Penerima...

More Articles Like This