NusantaRun Gelar Lari Cirebon – Purwokerto

Cirebon, 17 Desember 2016,- Penggalangan dana guna pembangunan sekolah di Purwokerto, event NusantaRun digelar dengan berlari dari Cirebon menuju Purwokerto. Pelepasan NusantaRun dari Cirebon dilepas oleh Kadisbudpar Kota Cirebon, Dana Kartiman di Balaikota Cirebon, Jalan Siliwangi, Jumat malam (17/12/2016).

Christopher Tobing, selaku Co-Founder NusantaRun mengatakan, ini merupakan tahun keempat menggelar event NusantaRun, tahun ini kita lari dari Cirebon hingga Purwokerto dengan jarak tempuh 145 KM.

Tahun pertama NusantaRun berlari dari Jakarta ke Bogor, di tahun kedua dari Bogor ke Bandung, tahun ketiga dari Bandung ke Cirebon dan sekarang di tahun keempat dari Cirebon ke Purwokerto.

BACA YUK:  AMITRA Peroleh Fasilitas Pembiayaan Rp 200 Miliar dari Bank Muamalat

“Disini kita bersama-sama dengan 200 pelari untuk menggalangkan dana membantu pembangunan sekolah di Purwokerto dan dibagi menjadi 3 kategori. Kategori pertama ada Full, lari dari Cirebon ke Purwokerto langsung, kedua Half lari dari tengah  hingga ke finish, dan yang kategori ketiga Relay, lari secara bergantian yakni lari dari awal ke tengah dilanjut temannya ditengah hingga menuju finish,” ujarnya kepada About Cirebon.

Dengan kategori ini totalnya ada 200 pelari, dan semua pelari masing-masing harus menggalang dana agar mendapatkan uang donasi untuk pembangunan sekolah. Total target yang harus terkumpul untuk pembangunan sekolah Rp. 1,5 Milyar.

BACA YUK:  DPRD Kota Cirebon Beri Pemandangan Fraksi atas Dua Raperda dan Usulkan Empat Raperda Baru

“Akhirnya hingga hari ini (16/12) kita berhasil mendapatkan dana lebih dari target dan pengalangan dana masih terus berjalan,” tambahnya.

Peserta yang ikut dalam NusantaRun, didominasi dari dalam negeri seperti dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Makasar dan Sumatra dan ada dua warga negara Amerika yang ikut serta dalam acara NusantaRun.

Untuk perekrutan peserta NusantaRun dengan membuka pendaftaran di bulan September, kemudian dari semua peserta yang mendaftar  diseleksi dengan 3 kriteria.

“Untuk kriteria yang pertama jumlah donasi yang mereka ingin kumpulkan, yang kedua pengalaman berlarinya dalam dua tahun, dan yang ketiga kesehatannya. Mudah-mudah, kedepanya kita akan menyambung kembali hingga Nusantara bersatu,” tutupnya. (AC212)

BACA YUK:  Konsep Pariwisata Cirebon Raya Bisa Bangkitkan Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat
(Dilihat: 19 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.