Mengenal Lebih Dekat Sekolah Alam Al-Ghiffari Cirebon

0
333
Sekolah Alam Al-Ghiffari di Jalan Perjuangan - Majasem Kota Cirebon.

Cirebon,- Sekolah Alam Al-Ghiffari Cirebon yang berlokasi di Jalan Perjuangan No. 07, Majasem Kota Cirebon, menerapkan kurikulum Konservasi Alam berbasis Kearifan Lokal.

Sutrisno, selaku Kepala Sekolah Al-Ghiffari Cirebon mengatakan, kurikulum yang diterapkan sekolah alam ini sinkron dengan berbagai kurikulum standar anjuran pemerintah seperti K-13, KTSP, KBK, CBSA, Total, dan lain-lain.

Aston Hotel

“Pada kegiatan pembelajaran pun diaplikasikan dengan metode Spider Web Project, secara menyeluruh kesemua bidang ilmu pengetahuan,” ujarnya kepada About Cirebon, Selasa (27/2/2018).

Lanjut dia, memang sekolah alam sudah banyak di seluruh Indonesia, tetapi setiap daerah punya potensi alam masing-masing, baik itu sumber daya manusianya, sumber daya budayanya, atau alam sekitarnya.

“Karena Cirebon identik dengan daerah pesisir, kita sesuaikan kurikulumnya dengan daerah Cirebon,” bebernya.

Kata dia, di Sekolah Alam Al-Ghiffari mempunyai dua jenjang, untuk usia Play Group dan Taman Kanak-kanak. Ditambah lagi dengan berbagai fasilitas yang memadai seperti lingkungan alam sekitarnya 70 persen lebih luas daripada bangunannya.

“Untuk area hijau di Al-Ghiffari paling luas untuk takaran sekolah alam, karena pada tahun 2014 mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kota Cirebon sebagai sekolah tersehat jenjang TK,” jelasnya.

Sekolah Al-Ghiffari Cirebon yang berdiri sejak tahun 2012, selain area hijau yang luas, fasilitas lainnya pun sangat memadai seperti saung belajar, gedung play group, kolam renang, sarana outbond, perpustakaan & multimedia, ruang bermain, hingga play ground.

Selain itu, yang membedakan sekolah lain dengan Sekolah Alam Al-Ghiffari dari kegiatan belajar tidak sepenuhnya di dalam kelas, karena anak harus bersinggungan langsung dengan alam dan berpindah-pindah belajar.

Sekolah Alam Al-Ghiffari dibentuk sesua dengan miniatur alam, sehingga anak-anak bisa terbiasa dan berinteraksi dengan alam dan anak pun menjadi aktif. Dari berinterkasi dengan alam, akan muncul kreativitas anak dan menemukan gagasan dari keaktifan anak tersebut.  (AC212/Advertorial)