Senin, 17 Februari 2020

3 Orang Warga Meninggal Karena Banjir di Cirebon Timur

Populer

Sudah 4 Hari, Anak 4 Tahun Asal Pamengkang Cirebon Masih Koma Akibat Gigitan Ular Berbisa

Cirebon,- Anak perempuan usia 4 tahun asal Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon masih tak sadarkan diri di ruang...

Begini Kronologis Bocah 4 Tahun yang Masih Koma Karena Digigit Ular

Cirebon,- Adila Oktavia bocah 4 tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah, Kecamatan Mundu,...

Mulai 14 Februari 2020, Tiket Mudik Lebaran Sudah Bisa Dipesan

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menjual tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H mulai H-90 sebelum...

Suasana Haru Iringi Pemakaman Adila Bocah 4 Tahun yang Meninggal Akibat Gigitan Ular

Cirebon,- Suasana haru mengiringi pemakaman Adila Oktavia anak perempuan usai empat tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06...

Koma Lima Hari, Bocah 4 Tahun yang Digigit Ular Berbisa Meninggal Dunia

Cirebon,- Anak perempuan Adila Oktavia berusia 4 tahun asal Desa Pamengkan, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah,...

Cirebon,- Menurut data dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, jumlah korban meningal karena bencana banjir di Wilayah Timur Kabupaten Cirebon sebanyak 3 orang.

Menurut Eman Sulaeman, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, korban meningal yang terdata di kami yaitu dua warga asal Desa Jatiseeng dan satunya warga Ciledug Lor.

Eman menjelaskan, satu korban meningal saat itu sedang sakit dan hampir tidak bisa jalan, sehingga kesusahan pada saat datang banjir.

“Awal pertama banjir tidak mau dievakuasi,” ujarnya, Senin (26/2/2018).

Loading...

Kemudia, lanjut dia, untuk 2 korban lainnya sempat dievakuasi karena sakit dan dibawa ke rumah sakit, setiba di rumah sakit meninggal.

Pihaknya baru mendata rumah warga yang terendam banjir, untuk kerusakan akan didata pada saat pasca bencana dan nanti akan ada rehabilitasi rekontruksi dan didata berapa rumah yang rusak.

“Rumah yang terendam ada 9.298 rumah dengan sebanyak 10.649 Kepala Keluarga, dan 43.269 jiwa dari 5 Kecamatan di wilayah Timur Kabupaten Cirebon,” bebernya.

Untuk fasilitas umum yang rusak, kata Eman, ada sekolah, puskesmas yang terendam, jalan-jalan, jembatan, dan tangul-tanggul jebol. Saat ini kita masih penangulangan korban banjir dan pengungsi.

“Kami lebih fokus kejiwanya dulu,” ungkapnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Baso Pentol Jeletot Ambu, Cocok Untuk Para Pecinta Kuliner Pedas

Cirebon,- Bagi para pecinta pedas, tidak ada salahnya coba makanan yang satu ini. Namanya Pentol Jeletot Ambu atau baso...

Sebagai Bentuk Syukur, HUT Sindangkasih FM ke-47 Gelar Bakti Sosial dan Hadirkan Puluhan Artis Pantura Cirebon

Cirebon,- Dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-47, Radio Sindangkasih FM menggelar acara syukuran yang berlangsung di Ramayan Cirebon Square Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu...

D’Classic Barber & Coffee Hadir di Cirebon Dengan Konsep Berbeda

Cirebon,- D’Classic Barber & Coffee yang berlokasi di Jalan Raya Galunggung, No. 171 Perumnas Kota Cirebon hadir dengan konsep yang berbeda. D’Classic Barber & Coffee...

GMC Cirebon Bungkam Tuan Rumah Scorpio Jakarta di Srikandi Cup Seri 2

Jakarta,- Tim basket putri GMC Cirebon memetik kemenangan kedua pada Srikandi Cup seri 2 Jakarta, setelah mereka mengalahkan tuan rumah Scorpio (58-36) di GOR...

Senangnya Puluhan Anak-anak Yatim Saat Diajak Berwisata Edukasi

Cirebon,- Raut muka bahagia terpancar dari puluhan anak-anak yatim saat memasuki Trans Studio Mini Cirebon yang ada di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon,...

More Articles Like This