Kamis, 29 Oktober 2020

3 Orang Warga Meninggal Karena Banjir di Cirebon Timur

Populer

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Mulai Besok Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Kota Cirebon Dicabut

Cirebon,- Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Cirebon rencananya akan berlangsung sampai 31 Oktober 2020. Namun, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis...

Momen Mengharukan Saat Wisuda, Seorang Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Cirebon,- Sebanyak 803 wisudawan/ wisudawati program Sarjana dan Magister Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon mengikuti acara wisuda...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Cirebon,- Menurut data dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, jumlah korban meningal karena bencana banjir di Wilayah Timur Kabupaten Cirebon sebanyak 3 orang.

Menurut Eman Sulaeman, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, korban meningal yang terdata di kami yaitu dua warga asal Desa Jatiseeng dan satunya warga Ciledug Lor.

BACA YUK:  Sepanjang Tahun 2020, PT KAI Daop 3 Cirebon Sudah Menutup 14 Perlintasan Liar⁣⁣⁣⁣

Eman menjelaskan, satu korban meningal saat itu sedang sakit dan hampir tidak bisa jalan, sehingga kesusahan pada saat datang banjir.

Loading...

“Awal pertama banjir tidak mau dievakuasi,” ujarnya, Senin (26/2/2018).

Kemudia, lanjut dia, untuk 2 korban lainnya sempat dievakuasi karena sakit dan dibawa ke rumah sakit, setiba di rumah sakit meninggal.

Pihaknya baru mendata rumah warga yang terendam banjir, untuk kerusakan akan didata pada saat pasca bencana dan nanti akan ada rehabilitasi rekontruksi dan didata berapa rumah yang rusak.

“Rumah yang terendam ada 9.298 rumah dengan sebanyak 10.649 Kepala Keluarga, dan 43.269 jiwa dari 5 Kecamatan di wilayah Timur Kabupaten Cirebon,” bebernya.

Untuk fasilitas umum yang rusak, kata Eman, ada sekolah, puskesmas yang terendam, jalan-jalan, jembatan, dan tangul-tanggul jebol. Saat ini kita masih penangulangan korban banjir dan pengungsi.

“Kami lebih fokus kejiwanya dulu,” ungkapnya. (AC212)

BACA YUK:  Inilah Promo Staycation di Aston Bogor⁣ ⁣
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Maknai Sumpah Pemuda, Telkomsel Gelar Digital Creative Millennials 2020

Jakarta,- Telkomsel kembali menghadirkan program berbasis digital sebagai wadah untuk memacu kewirausahaan di segmen youth atau millennial. Program yang diberi...

Lonjakan Volume Kendaraan Mulai Terjadi di Gerbang Tol Palimanan

Cirebon,- Volume kendaraan di gerbang tol Palimanan pada libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW sudah terjadi peningkatan kendaraan, Rabu (28/10/2020) siang. Kendaraan yang...

Lapas Kesambi Cirebon Bagikan Masker Hasil Karya Warga Binaan

Cirebon,- Dalam rangka Hari Dharma Karyadhika tahun 2020, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Kesambi Kota Cirebon membagikan masker, hand sanitizer, dan juga vitamin kepada...

Momen Mengharukan Saat Wisuda, Seorang Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Cirebon,- Sebanyak 803 wisudawan/ wisudawati program Sarjana dan Magister Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon mengikuti acara wisuda ke-57 Tahun Akademik 2020/2021. Acara wisuda...

More Articles Like This