Archipelago International Semarakkan Earth Hour 2019

0
32

Indonesia,- Archipelago International, perusahaan manajemen perhotelan terkemuka di Indonesia, akan mendukung gerakan melawan perubahan iklim terbesar, Earth Hour, dengan mematikan pencahayaan yang tidak penting di 140 propertinya, pada hari Sabtu, 30 Maret, selama satu jam pada jam 8.30 malam waktu setempat.

Semua hotel di Indonesia & Malaysia berpartisipasi dalam Earth Hour, dari Penang – Malaysia ke Kupang – Indonesia, bergabung dengan 7000 kota di 178 negara dalam pergerakan global ini.

Aston Hotel

Untuk merayakan Earth Hour, hotel-hotel mematikan lampu yang tidak perlu selama satu jam pada 30 Maret 2019, serta mengundang semua tamu untuk melakukan hal yang sama dan berpartisipasi dalam acara tersebut.

Untuk mempromosikan kampanye ini, hotel-hotel Archipelago International juga menyelenggarakan berbagai acara pendahulu, seperti roadshow kampanye Earth Hour di sekolah, lokakarya tentang cara mendaur ulang, yoga dalam kegelapan dan juga banyak promosi F&B – semua dengan tujuan untuk menggambarkan bagaimana langkah-langkah kecil yang diambil hari ini dapat membuat dampak besar pada keberlanjutan bumi di masa depan.

Beberapa properti Archipelago International mengadakan sejumlah acara untuk para tamu yang menginap, serta mengajak mereka berbagi dalam gerakan global yang menginspirasi dan bergabung dalam aksi nyata menuju lingkungan yang lebih hijau.

1. Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center

Untuk menunjukkan komitmennya dalam melindungi lingkungan dan mencegah perubahan iklim, Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center berpartisipasi dalam Earth Hour 2019 dengan acara berjudul “Earth Hour 2019: Glow In The Dark as a Light on Climate Action”.

Aston Priority Simatupang & Conference Center mematikan lampu di beberapa area seperti restoran, lobby dan area luar hotel. Selain itu, terdapat berbagai penampilan spesial dari salah satu sekolah dasar di area sekitar Aston Priority Simatupang, SD Kebagusan 01 yang akan membawakan penampilan musik akustik dengan menggunakan bahan daur ulang sebagai instrumen musik.

Sarnadi Adam yang merupakan salah satu pelukis terkenal Indonesia juga menyemarakkan perayaan Earth Hour dengan melukis lukisan Glow-In-The-Dark.

2. The Alana Hotel & Conference Center Sentul City

Dalam peringatan Earth Hour 2019, semua penerangan yang tidak diperlukan di The Alana Hotel & Conference Center Sentul City dimatikan, baik di restoran maupun lobby, selama satu jam dari pukul 08.30 hingga 09.30 malam.

Green Canyon Restaurant juga menawarkan diskon hingga 25 persenpada jamuan makan malam Earth Hour-nya, di samping pertunjukan akustik langsung.

Selain mematikan lampu, hotel ini juga mengajak beberapa komunitas untuk melakukan sesi yoga di tepi kolam renang. Sesi yoga glow-in-the-dark diikuti oleh orang tua, anak-anak, tamu hotel dan masyarakat umum sebagai aksi memperingati acara khusus ini dengan penuh perhatian.

3. Aston Samarinda Hotel & Convention Center

Selama pemadaman lampu dalam aksi Earth Hour, Aston Samarinda Hotel & Convention Center mengundang para tamu untuk berkumpul di lobi dan menikmati beberapa pertunjukan dari seniman lokal, termasuk tarian tradisional Dayak dan pertunjukan band akustik.

Hotel ini juga menyiapkan spanduk raksasa bagi para tamu untuk menuliskan tindakan dan niat mereka untuk membantu menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi bumi.

Untuk menambah semarak perayaan, diskon khusus untuk minuman diberikan kepada tamu yang membawa sedotan yang dapat digunakan ulang sebagai langkah mengurangi limbah plastik.

4. Aston Banua Hotel & Convention Center

Aston Banua Hotel and Convention Center berpartisipasi dalam Earth Hour dengan mematikan lampu selama 60 menit. Untuk membuat para tamu terhibur, diadakan banyak kegiatan yang menyenangkan dengan melibatkan tamu, seperti mencicipi bermacam-macam masakan tradisional di Angkringan (sebuah kedai makanan tradisional) disertai musik tradisional Pantin, berbalas pantun, pembacaan dongeng untuk anak-anak, dan pertunjukan musik akustik.

5. Aston Sunset Beach Resort – Gili Trawangan

Selama perayaan Earth Hour ini, Aston Sunset Beach Resort – Gili Trawangan mengadakan berbagai kegiatan hemat-energi, termasuk mematikan lampu area luar hotel, meredupkan atau mematikan lampu yang tidak diperlukan.

Para tamu hotel dan masyarakat umum juga diundang untuk dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seperti workshop cara mengolah baju selam yang tidak terpakai dan sampah plastik menjadi gelang dan tas, bersih-bersih pantai, sunset yoga serta penampilan musik akustik di area pantai.

6. Harper Perintis Makassar

Untuk mendukung kegiatan Earth Hour, Harper Perintis Makassar mengawali kegiatan selama seminggu penuh dengan roadshow ke berbagai sekolah dengan tema “Harper Goes To School” dan membagi pengetahuan tentang Earth Hour.

Pada tanggal 30 Maret, lampu-lampu yang tidak terpakai akan dimatikan di area hotel dan para tamu diundang untuk dapat mematikan atau meredupkan lampu dalam kamarnya dan menikmati promosi F&B spesial: Satur-yay BBQ di D’Veranda Terrace.

“Perubahan lingkungan menjadi salah satu perhatian terbesar bagi karyawan, tamu, serta kelangsungan bisnis kami. Earth Hour adalah sebuah forum yang luar biasa yang selalu mengingatkan tentang komitmen kami dan juga membantu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya tanggung jawab terhadap lingkungan di seluruh dunia. Kami berkomitmen untuk mewujudkan masa depan lingkungan yang berkelanjutan, dengan mempertahankan sumber daya alam dan meminimalisir dampak bisnis kami terhadap lingkungan. Partisipasi kami dalam Earth Hour merepresentasikan komitmen kami untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan dan memperkuat dedikasi kami untuk membangun pelayanan yang ramah lingkungan serta meningkatkan pengalaman tamu. Semua orang memainkan peran yang penting untuk melindungi dan menjaga planet ini.“ ungkap John M. Flood, President & CEO Archipelago International. (Rls)